Kementerian PU Tangani Akses Jembatan Wae Dampek untuk Pulihkan Konektivitas Reo–Dampek-Pota Pascagempa

Sunday, 23 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur melakukan penanganan pada akses menuju Jembatan Wae Dampek di ruas jalan provinsi Reo–Dampek-Pota, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai bagian dari upaya menjaga konektivitas masyarakat pascagempa yang melanda wilayah tersebut.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, penanganan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah terdampak bencana menjadi bagian penting dalam memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga. Menurutnya, akses yang tetap terbuka dibutuhkan agar mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta proses penanganan dan pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan baik.

“Dalam kondisi bencana, yang paling penting adalah memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga. Jalan dan jembatan harus segera ditangani agar masyarakat tidak terisolasi dan mobilitas bantuan serta kebutuhan dasar dapat terus berjalan,” kata Menteri Dody.

Penanganan dilakukan pada dua titik, yakni jalan menuju jembatan sepanjang 100 meter dan oprit jembatan sepanjang 45 meter. Pekerjaan ini dilakukan untuk memulihkan kondisi badan jalan serta memperkuat akses menuju jembatan agar dapat kembali mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah tersebut.

Pada titik pertama, penanganan dilakukan pada jalan menuju jembatan sepanjang 100 meter melalui pembongkaran lapisan aspal yang mengalami kerusakan, kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan timbunan menggunakan material urpil untuk membentuk kembali badan jalan.

Sementara itu, pada titik oprit jembatan sepanjang 45 meter, penanganan dilakukan melalui pekerjaan timbunan urpil pada badan jalan serta pemasangan cerucuk sebagai perkuatan. Pemasangan cerucuk diperlukan untuk meningkatkan stabilitas badan jalan pada area oprit sehingga akses menuju jembatan dapat kembali berfungsi dengan lebih baik.

Hingga Sabtu (22/8), pekerjaan penimbunan pada kedua titik tersebut telah selesai. Selanjutnya, pada Minggu (23/8), tim akan melanjutkan pekerjaan dengan pemasangan cerucuk pada area oprit jembatan.

See also  Hanya 22 Persen Warga Jakarta Manfaatkan Angkutan Umum, Bang Azran Sebut Sejumlah Faktor

Penanganan di lapangan terus dipercepat dengan tetap memperhatikan kondisi dan keamanan konstruksi. Penanganan ini diharapkan dapat menjaga akses masyarakat di sepanjang koridor Reo–Dampek, terutama dalam mendukung mobilitas warga serta kelancaran distribusi kebutuhan dan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa.

Kementerian PU Siaga 24 Jam Pascagempa

Di tengah masih terjadinya gempa susulan yang berpotensi memicu longsoran, Kementerian PU melalui Ditjen Bina Marga terus menyiagakan tim selama 24 jam untuk memantau kondisi jalan dan jembatan serta melakukan penanganan apabila terjadi gangguan.

Penanganan lain yang telah dilaksanakan pada hari Sabtu (22/8) antara lain, penanganan retakan jalan pada junction – Wolowaru (KM 51+700) dan Danga – Nila – Marapokot (STA5+050), penanganan Plat Deukeur pada ruas jalan Danga – Nila – Marokopot (STA 7+225) serta penanganan debris longsoran pada ruas jalan Aegela – Batas Kota Ende (STA 4+300).

Kementerian PU juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah terdampak gempa NTT untuk memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga dan akses masyarakat dapat segera dipulihkan apabila terjadi gangguan. (#PU608)

Berita Terkait

Belajar dari Wuchen, Kementrans Dorong Wisata Berbasis Budaya di Kawasan Transmigrasi
Kementerian PU Pulihkan Infrastruktur Sanitasi di 7 Kabupaten Terdampak Bencana Aceh
Kementerian PU Tangani 137 Prasarana Peribadatan Pascabencana Aceh
Pemerintah Perluas Penjualan Obat di Koperasi Merah Putih, Target 10.000 Gerai
Kementerian PU Percepat Penanganan Longsor di Pesisir Selatan, Pulihkan Akses dan Salurkan 8.000 Liter Air Bersih
Kementerian PU Perbaiki 1.900 meter Alur Sungai Batang Baliang di Solok
Bank Mandiri Raih Penghargaan CX100, Dinobatkan sebagai BUMN dengan Layanan Terbaik
Kementerian PU Salurkan 20.000 Liter Bantuan Air untuk Penanganan Karhutla dan Krisis Air Bersih di Kota Tarakan

Berita Terkait

Monday, 19 October 2026 - 13:10 WIB

Belajar dari Wuchen, Kementrans Dorong Wisata Berbasis Budaya di Kawasan Transmigrasi

Monday, 19 October 2026 - 06:47 WIB

Kementerian PU Pulihkan Infrastruktur Sanitasi di 7 Kabupaten Terdampak Bencana Aceh

Sunday, 18 October 2026 - 17:35 WIB

Kementerian PU Tangani 137 Prasarana Peribadatan Pascabencana Aceh

Saturday, 17 October 2026 - 18:27 WIB

Pemerintah Perluas Penjualan Obat di Koperasi Merah Putih, Target 10.000 Gerai

Saturday, 17 October 2026 - 13:11 WIB

Kementerian PU Percepat Penanganan Longsor di Pesisir Selatan, Pulihkan Akses dan Salurkan 8.000 Liter Air Bersih

Berita Terbaru