Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman

Monday, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan transmigrasi Muting, Kampung Bupul Indah, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, berhasil dipadamkan setelah Tim Ekspedisi Patriot Universitas Gadjah Mada (TEP UGM) turun tangan bersama warga setempat.

Aksi gotong royong ini berbuah manis setelah api yang sempat berkobar hingga berjarak 100 meter dari posko tim berhasil dipadamkan total. Titik api sempat melebar dan mengancam dua rumah warga di sekitarnya akibat vegetasi sabana yang mengering diterpa kemarau ekstrem, sehingga kobaran api begitu cepat menjalar.

“Karhutla ini sangat dekat dengan pemukiman warga. Sejak semalam warga sudah bersiap mengamankan barang-barang penting,” ujar Alfi Syahri Lubis, Ketua Tim Ekspedisi Patriot UGM.

Pada awal kejadian, warga bersama tim berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Keterbatasan alat mendorong tim bergerak cepat melapor melalui kanal keamanan Tim Ekspedisi Patriot yang dipantau langsung oleh Kementerian Transmigrasi.

Laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan menerjunkan Satgas Gabungan Karhutla yang terdiri dari personel Polsek Elikobel, tim pemadam PT IJS, warga setempat, serta anggota TEP UGM. Berkat kolaborasi cepat ini, api berhasil didorong menjauh dan permukiman warga terselamatkan.

Meski permukiman berhasil diamankan, musibah ini menghanguskan delapan ladang transmigran seluas hampir 10 hektare berstatus Lahan Usaha 1. Tanaman rambutan, jeruk, hingga cabai yang sebagian besar sudah mendekati masa panen habis terbakar.

Upaya penanganan dan langkah antisipasi terhadap risiko gagal panen akibat musibah kebakaran tersebut kini tengah dikoordinasikan oleh para pihak terkait.

“Musim kemarau ekstrem begini, warga memang inisiatif gotong royong gantian berjaga untuk melindungi tanaman satu sama lain, apalagi ini mau panen. Jadi kami swadaya saja, gotong royong yang kami andalkan,” tutur Kasmanto, salah satu pemilik ladang terdampak.

See also  Dukung Swasembada Pangan, Menteri Dody Dorong Percepatan Jaringan Irigasi di Aceh

Upaya penyelamatan lingkungan dan permukiman warga ini memperkuat arahan Presiden Prabowo Subianto yang menaruh perhatian serius pada pencegahan karhutla.

“Tidak boleh ada lagi pembakaran hutan dan lahan dengan alasan apa pun. Penanganan karhutla harus tegas, menyeluruh, dan diperkuat dengan pencegahan sejak dari sumbernya,” tegas Presiden Prabowo.

Semangat melindungi lahan pertanian warga di lapangan turut mencerminkan penegasan Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono tentang pentingnya menjaga kelestarian alam di tengah upaya pembangunan.

“Sumber daya alam harus kita olah menjadi nilai tambah dan pekerjaan. Tetapi pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan,” kata Menko Agus Harimurti Yudhoyono.

Aksi tanggap darurat ini menjadi cerminan nyata dari pesan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara kepada seluruh tim pendamping di lapangan.

“Saya memberikan satu dorongan kepada seluruh peserta Tim Ekspedisi Patriot: bergeraklah setiap hari. Waktu kita terbatas, hanya empat bulan. Berikan totalitas dan lakukan yang terbaik selama berada di kawasan transmigrasi. Harus ada sesuatu yang dikerjakan, ada dampaknya, dan ada manfaatnya,” pesan Menteri Iftitah.

Langkah ini menjadi bukti hadirnya Tim Ekspedisi Patriot UGM dan Kementerian Transmigrasi yang bahu-membahu bersama warga, tak hanya menjaga keselamatan jiwa tetapi juga melindungi ruang hidup dan sumber penghidupan masyarakat di tanah transmigrasi.

Berita Terkait

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung
Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan
Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih
Tag :

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 20:50 WIB

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola

Monday, 21 September 2026 - 19:42 WIB

Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman

Monday, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Sunday, 20 September 2026 - 12:20 WIB

Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta

Berita Terbaru

foto istimewa

Olahraga

Indonesia Tekuk Vietnam 3-0, Bidik Posisi Kelima

Monday, 21 Sep 2026 - 19:16 WIB

Berita Terbaru

DPD RI, BRIN dan ICMI Siapkan Kajian RUU Kecerdasan Artifisial

Monday, 21 Sep 2026 - 18:27 WIB