84,99 Persen Perempuan Jakarta Terhubung Internet, AI Jadi Alat Pemberdayaan

Friday, 2 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com — Sebanyak 84,99 persen perempuan berusia 5 tahun ke atas di DKI Jakarta telah mengakses internet dalam tiga bulan terakhir pada 2023. Angka tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar perempuan Jakarta telah terhubung dengan ruang digital. Tantangannya kini adalah memastikan teknologi tidak hanya hadir dalam keseharian, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas, membuka peluang ekonomi, dan memperkuat keberdayaan perempuan. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, dalam Pelatihan HerTech: Perempuan Berdaya AI di Jakarta, pada Kamis (1/10).

“Tantangan kita hari ini bukan lagi sekadar bagaimana perempuan dapat terhubung dengan teknologi, tetapi bagaimana memastikan perempuan mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, aman, kreatif, dan memberikan nilai tambah,” ujar Kadis Dwi.

Pelatihan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas PPAPP, bekerja sama dengan Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi DKI Jakarta, ICT Watch, BPW Indonesia, dan LKBN ANTARA ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas perempuan dalam menghadapi perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI).

Menurut Kadis Dwi, AI kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari dunia kerja, usaha, pendidikan, hingga pelayanan publik. Karena itu, perempuan tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi perlu didorong menjadi pengguna yang cerdas, pencipta nilai, inovator, sekaligus bagian dari talenta digital Jakarta.

“Melalui AI, perempuan dapat meningkatkan produktivitas kerja, mengembangkan usaha dan pemasaran, menghasilkan konten kreatif, memperoleh informasi dan pengetahuan dengan lebih cepat, serta membuka peluang-peluang ekonomi baru,” ungkapnya.

Di sisi lain, pemanfaatan AI perlu diiringi dengan literasi digital, etika, keamanan, perlindungan data pribadi, dan kemampuan berpikir kritis. Karena itu, HerTech tidak hanya memperkenalkan berbagai perangkat dan aplikasi AI, tetapi juga mendorong peserta memahami cara memanfaatkannya secara bijak untuk mendukung pekerjaan, usaha, organisasi, keluarga, dan kehidupan sehari-hari.

See also  Kolaborasi Kementrans-Kemdiktisaintek, Wamen Viva Yoga: Kita Bangun Sekolah Unggulan Untuk Anak Transmigran

Pemberdayaan perempuan melalui teknologi juga menjadi bagian dari perjalanan Jakarta menuju kota global. Melalui Jakarta RISE#20, Pemprov DKI Jakarta menargetkan Jakarta masuk dalam 20 kota global teratas dunia pada 2045. Posisi Jakarta dalam Global Cities Index juga meningkat dari peringkat ke-74 pada 2024 menjadi peringkat ke-71 pada 2025.

Kadis Dwi menegaskan, perjalanan Jakarta menuju kota global tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusianya, termasuk perempuan.

“Menuju Top 20 Global City bukan hanya tentang seberapa maju kotanya, tetapi juga tentang seberapa siap manusianya. Dan perempuan harus menjadi bagian penting dari perjalanan Jakarta tersebut,” ungkap Kadis Dwi.

Ketua Umum BKOW Provinsi DKI Jakarta, Dewi Indriati Rano Karno, mengatakan bahwa sinergi ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat peran dan kapasitas perempuan dalam menghadapi perkembangan teknologi, termasuk AI yang kini membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan.

Menurut Dewi, literasi digital penting agar perempuan tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga memahami manfaat dan risikonya serta menggunakannya secara produktif, aman, dan bertanggung jawab. Pelatihan HerTech menjadi ruang bagi perempuan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan AI, baik untuk mendukung aktivitas organisasi, pekerjaan, usaha, maupun kehidupan sehari-hari.

“Semangat tersebut sejalan dengan peran BKOW sebagai rumah bersama berbagai organisasi perempuan di Jakarta untuk saling belajar, memperluas jejaring, dan memperkuat kolaborasi. Saya berharap pengetahuan yang diperoleh melalui Pelatihan HerTech: Perempuan Berdaya AI dapat diterapkan dan dibagikan kembali di lingkungan masing-masing, sehingga semakin banyak perempuan Jakarta yang adaptif, percaya diri, melek teknologi, dan mampu mengambil peran dalam mendukung pembangunan kota yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar Dewi.

See also  Pentingnya Kesesuaian Sasaran Kinerja Pegawai dengan Target Kinerja Organisasi

Direktur Eksekutif ICT Watch, Indriyatno Banyumurti, menambahkan bahwa pemahaman mengenai AI juga penting dalam lingkungan keluarga. Menurutnya, perempuan perlu memiliki bekal yang cukup untuk mendampingi anak dan anggota keluarga lainnya dalam memahami cara kerja AI, sekaligus mengenali potensi manfaat dan risikonya.

Melalui HerTech, Dinas PPAPP berharap pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh peserta tidak berhenti di ruang pelatihan. Peserta diharapkan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sekaligus membagikan pengetahuan tersebut kepada perempuan lain di lingkungan masing-masing.

Perempuan berdaya bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga bagian penting dari penggerak transformasi Jakarta menuju kota global yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Pelatihan ini turut dihadiri oleh Presiden BPW Indonesia Giwo Rubianto Wiyogo, Direktur Komersil, Pengembangan Bisnis, dan Teknologi Informasi LKBN Antara, Rachmat Hidayat, serta para fasilitator, dan peserta pelatihan.

Berita Terkait

Dua Agenda Besar, Satu Komando: Bahlil
Data Transmigrasi di Malaka Bermasalah, TEP ITS Bikin Sistem Digital
Kementerian PU Pulihkan Fungsi Embung Ulu Benua
Menteri PU Bantu Penanganan Gedung Pemerintahan di Solok yang Rusak Akibat Banjir Bandang
Silaturahmi Alumni Sunan Drajat, Wamen Viva Yoga Ajak Alumni Santri Kembangkan Perekonomian di Kawasan Transmigrasi
Datang Malam-Malam ke Solok, Menteri Dody Cek Langsung Penanganan Pascabanjir
Menteri Dody Instruksikan Penanganan Cepat Kekeringan Dan Banjir Rob di Demak
Sumur Bor Ubah Rutinitas Warga Bowi Subur

Berita Terkait

Friday, 2 October 2026 - 07:15 WIB

Dua Agenda Besar, Satu Komando: Bahlil

Friday, 2 October 2026 - 07:05 WIB

Data Transmigrasi di Malaka Bermasalah, TEP ITS Bikin Sistem Digital

Friday, 2 October 2026 - 07:00 WIB

Kementerian PU Pulihkan Fungsi Embung Ulu Benua

Thursday, 1 October 2026 - 14:51 WIB

Menteri PU Bantu Penanganan Gedung Pemerintahan di Solok yang Rusak Akibat Banjir Bandang

Thursday, 1 October 2026 - 14:46 WIB

Silaturahmi Alumni Sunan Drajat, Wamen Viva Yoga Ajak Alumni Santri Kembangkan Perekonomian di Kawasan Transmigrasi

Berita Terbaru

foto ist

News

Dua Agenda Besar, Satu Komando: Bahlil

Friday, 2 Oct 2026 - 07:15 WIB

News

Kementerian PU Pulihkan Fungsi Embung Ulu Benua

Friday, 2 Oct 2026 - 07:00 WIB