Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang

Friday, 2 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang terus melakukan langkah cepat dalam penanganan dampak kekeringan pada lahan pertanian di wilayah Daerah Irigasi (DI) Saddang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Upaya tersebut dilakukan melalui pemompaan air irigasi untuk membantu memenuhi kebutuhan air tanaman dan menjaga keberlangsungan pertanaman pada areal sawah yang terdampak kekeringan.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan kekeringan bukan hanya persoalan berkurangnya air, tetapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari.

“Kami tidak ingin masyarakat harus menunggu sampai kondisi semakin sulit untuk mendapatkan air. Penanganan di lapangan harus cepat, tepat sasaran, dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah,” kata Menteri Dody.

Kegiatan pemompaan dilaksanakan Kamis (1/10) di dua lokasi, yaitu Desa Makkawaru, Kecamatan Mattiro Bulu, dengan luas areal sawah sekitar 8 hektare, serta Desa Mallongi-Longi, Kecamatan Lanrisang, dengan luas areal sekitar 7 hektare. Secara keseluruhan, Pemompaan dilakukan untuk menjaga ketersediaan air pada area 15 ha sawah.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh BBWS Pompengan Jeneberang bersama Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) wilayah UPT Alita Carawali. Dalam pelaksanaannya digunakan dua unit pompa Alcon berdiameter 3 inci, dengan kapasitas pemompaan mencapai 15 liter per detik.

Pemompaan dilakukan untuk mengalirkan air menuju jaringan dan areal persawahan yang membutuhkan pasokan air.

Kementerian PU terus mendorong pengelolaan sumber daya air yang responsif terhadap kondisi lapangan, termasuk melalui optimalisasi sarana dan prasarana pengairan serta dukungan pemompaan pada daerah yang mengalami keterbatasan pasokan air.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga layanan irigasi dan mendukung keberlanjutan produksi pertanian, khususnya pada wilayah yang mengalami tekanan akibat kondisi hidrologis dan keterbatasan ketersediaan air.

See also  Gelar Konsultasi Publik, KLHK Susun Manual Serial Forestry And Other Land Use (FOLU)

Melalui kolaborasi antara pemerintah, pengelola jaringan irigasi, dan P3A, penanganan kekeringan di wilayah DI Saddang diharapkan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran sehingga air yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk mempertahankan produktivitas lahan pertanian.(#PU608)

Berita Terkait

Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027
Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo
Kementerian PU Pulihkan Layanan Air dan Sanitasi di Lima Daerah Sumut
Kementerian PU Siapkan 160 Ribu Meter Kubik Air Jelang Panen Raya di Wanam
Ekspedisi Patriot Bantu Warga Klamono Atasi Krisis Air Kolam
Pascabanjir Tapanuli Tengah, Kementerian PU Perkuat Tebing Sungai
Kementerian PU Percepat Penanganan Permanen 5 Klaster Jalan Nasional Terdampak Banjir di Sumut
Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh

Berita Terkait

Friday, 2 October 2026 - 07:53 WIB

Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang

Thursday, 1 October 2026 - 19:01 WIB

Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027

Wednesday, 30 September 2026 - 22:44 WIB

Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo

Tuesday, 29 September 2026 - 22:57 WIB

Kementerian PU Pulihkan Layanan Air dan Sanitasi di Lima Daerah Sumut

Tuesday, 29 September 2026 - 09:58 WIB

Kementerian PU Siapkan 160 Ribu Meter Kubik Air Jelang Panen Raya di Wanam

Berita Terbaru

foto ist

News

Dua Agenda Besar, Satu Komando: Bahlil

Friday, 2 Oct 2026 - 07:15 WIB

News

Kementerian PU Pulihkan Fungsi Embung Ulu Benua

Friday, 2 Oct 2026 - 07:00 WIB