Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Institut Teknologi PLN (ITPLN) berperan aktif dalam upaya pemberantasan demam berdarah dengue (DBD) dengan memfasilitasi pengembangbiakan nyamuk ber-Wolbachia di lingkungan kampus. Program orang tua asuh (OTA) Wolbachia tersebut menjadi bagian dari upaya pengendalian DBD sekaligus mendukung pemantauan populasi nyamuk di kawasan kampus ITPLN, Jakarta Barat.

Manajer Humas dan Stakeholder ITPLN, Abdul Farid, mengatakan pihak kampus menyambut baik program tersebut dan berkomitmen mendukung pelaksanaannya secara berkelanjutan.

“ITPLN menyambut baik dan berperan aktif dalam mendukung upaya pengendalian DBD di Jakarta Barat, khususnya di lingkungan kampus. Kami memfasilitasi pelaksanaan program OTA Wolbachia ini untuk memastikan media pengembangbiakan nyamuk Wolbachia terpelihara dengan baik serta dapat dipantau secara berkala,” ujar Farid saat berbincang, Rabu, 7 Oktober 2026.

Menurut Farid, keterlibatan ITPLN tidak sebatas menyediakan lokasi, tetapi juga memastikan sarana yang digunakan dalam program tersebut mendapatkan perawatan sesuai kebutuhan.

“Kami akan terus mendukung pemantauan dan pemeliharaan fasilitas pengembangbiakan Wolbachia di lingkungan kampus. Kolaborasi antara ITPLN, Kelurahan dan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesadaran serta memperkuat upaya pencegahan DBD di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar,” katanya.

Farid menambahkan, pemantauan berkala menunjukkan perkembangan nyamuk Wolbachia di sejumlah wadah yang ditempatkan di lingkungan kampus berjalan dengan baik. Saat ini terdapat 13 wadah pengembangbiakan yang dipantau di kawasan ITPLN.

“Perawatan dilakukan secara berkala, antara lain dengan mengganti air, membersihkan wadah, serta menambahkan kembali media dan pakan untuk mendukung perkembangan telur hingga menjadi nyamuk dewasa,” ungkapnya.

Pemantauan Dinkes

Petugas Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Dinda Nara, mengatakan pemantauan di ITPLN telah dilakukan beberapa kali. Setiap kunjungan dilakukan pengisian kembali media pengembangbiakan sekaligus penghitungan selongsong pupa untuk mengetahui perkembangan nyamuk dewasa.

See also  Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026 Kembali Diraih, Tegaskan Komitmen PLN Icon Plus pada Tata Kelola

“Ini sudah empat kali kami melakukan pemantauan di sini. Setiap kali datang, kami melakukan pengisian kembali media dan menghitung selongsong pupa skin. Dari hasil pemantauan hari ini, nyamuknya sudah berkembang dan sebagian sudah terbang. Dari tiga ember sampel, kami hitung selongsong pupa skin ada yang mencapai 221, 336, 238 pupa. Artinya, Wolbachia di ITPLN berhasil berkembang dengan baik,” ungkapnya.

Dinda menjelaskan, Wolbachia merupakan nama bakteri yang secara alami dapat ditemukan pada sejumlah serangga. Dalam program pengendalian DBD, bakteri tersebut digunakan untuk membantu menekan kemampuan nyamuk Aedes aegypti dalam menularkan virus dengue.

Proses pengembangbiakan dimulai dari telur yang ditempatkan pada media tertentu. Telur kemudian menetas menjadi larva atau jentik, berkembang melalui beberapa tahap, lalu berubah menjadi pupa sebelum menjadi nyamuk dewasa. Siklus tersebut dipantau secara berkala oleh petugas.

“Setelah telur menetas menjadi jentik, proses perkembangannya berlangsung hingga menjadi pupa dan kemudian nyamuk dewasa. Kami melakukan penghitungan selongsong pupa untuk melihat keberhasilan perkembangan nyamuk. Parameternya, apabila jumlah selongsong sudah lebih dari 100, berarti perkembangannya dinilai baik,” ujar Dinda.

Dari pemantauan terhadap tiga wadah yang diperiksa, Dinda menyebut jumlah selongsong pupa berada di atas 200. Bahkan, salah satu wadah tercatat mencapai sekitar 300 selongsong. Setelah pemeriksaan, wadah dibersihkan dan diisi kembali untuk melanjutkan siklus pengembangbiakan.

Program tersebut, kata Dinda, tidak hanya dijalankan di ITPLN. Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat juga melakukan pemantauan di sejumlah wilayah dengan pendekatan bertahap karena keterbatasan sumber daya manusia.

“Untuk Jakarta Barat, program ini saat ini sudah berjalan di Kecamatan Kembangan dan sedang berjalan di Kecamatan Cengkareng,” kata Dinda.

See also  Gas Natuna Selangkah Lagi Mengalir ke Batam, PLN EPI Berhasil Laksanakan Gas-In Commissioning untuk Perkuat Keandalan Pasokan Energi Dalam Negeri

Menurut Dinda, karakteristik wilayah turut memengaruhi pelaksanaan program. Kecamatan Cengkareng, misalnya, membutuhkan waktu lebih panjang karena jumlah kasus dan kepadatan wilayah yang harus dipantau cukup tinggi. Sementara di wilayah tertentu, koordinasi dengan kelurahan, RW, dan puskesmas dapat dilakukan lebih cepat.

Di ITPLN sendiri, pemantauan dilakukan secara berkala untuk memastikan wadah pengembangbiakan tetap berfungsi dan perkembangan nyamuk berjalan sesuai target. Program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menekan risiko penularan DBD di lingkungan kampus dan kawasan sekitarnya.*

Berita Terkait

Buka Investasi Berkelanjutan di Indonesia, PLN dan The Climate Group Teken MoU Kembangkan Produk Energi Hijau
PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon
Semarak Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Terasa Sejak di Bandara Lombok
Gas Natuna Selangkah Lagi Mengalir ke Batam, PLN EPI Berhasil Laksanakan Gas-In Commissioning untuk Perkuat Keandalan Pasokan Energi Dalam Negeri
Keep Going, Keep Impacting: 26 Tahun Perjalanan PLN Icon Plus
Pertamax dan Avtur Ditahan, Harga Oktober Tak Naik
ITPLN Perkuat Kolaborasi Global, Terima Mahasiswa UTP Malaysia
Pertamina SMEXPO “Pulang Kampung” ke Ngasem, Bawa 47 UMKM Makin Vokal

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 17:43 WIB

Buka Investasi Berkelanjutan di Indonesia, PLN dan The Climate Group Teken MoU Kembangkan Produk Energi Hijau

Wednesday, 7 October 2026 - 16:39 WIB

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 October 2026 - 12:29 WIB

Semarak Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Terasa Sejak di Bandara Lombok

Tuesday, 6 October 2026 - 22:21 WIB

Gas Natuna Selangkah Lagi Mengalir ke Batam, PLN EPI Berhasil Laksanakan Gas-In Commissioning untuk Perkuat Keandalan Pasokan Energi Dalam Negeri

Tuesday, 6 October 2026 - 22:15 WIB

Keep Going, Keep Impacting: 26 Tahun Perjalanan PLN Icon Plus

Berita Terbaru

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB

Ekonomi - Bisnis

Epson Hadirkan SureColor V4000, Printer UV Flatbed Ringkas untuk Bisnis

Wednesday, 7 Oct 2026 - 15:48 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara, serta penyerahan hasil penguasaan kembali kawasan hutan tahap kedelapan, yang digelar di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, pada Selasa, 6 Oktober 2026. Foto Istimewa

Berita Terbaru

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 12:50 WIB