Kado Hari Listrik Nasional ke-81, PLN EPI Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam

Tuesday, 27 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLN EPI memperkuat integrasi sumber pasokan dan infrastruktur energi primer melalui pengaliran gas Natuna ke Batam untuk mendukung penyediaan listrik yang andal, berkelanjutan, dan efisien sekaligus mengoptimalkan potensi energi dalam negeri guna mendorong pertumbuhan ekonomi serta mewujudkan kemandirian energi nasional.

PLN EPI memperkuat integrasi sumber pasokan dan infrastruktur energi primer melalui pengaliran gas Natuna ke Batam untuk mendukung penyediaan listrik yang andal, berkelanjutan, dan efisien sekaligus mengoptimalkan potensi energi dalam negeri guna mendorong pertumbuhan ekonomi serta mewujudkan kemandirian energi nasional.

daelpos.com – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) berhasil mengalirkan gas bumi dari Natuna melalui pipa West Natuna Transportation System (WNTS)–Pemping untuk mendukung kebutuhan pembangkit listrik PLN Batam pada Selasa (27/10) pukul 00.25 WIB. Bertepatan dengan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, capaian ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat keandalan pasokan energi primer sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya gas bumi dalam negeri untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Pengaliran gas dilanjutkan dengan peningkatan laju alir secara bertahap atau ramping up hingga mencapai 15 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) menuju Tanjung Uncang pada pukul 01.01 WIB. Keberhasilan tersebut sejalan dengan tema HLN ke-81, “Energi untuk Semua, Kemandirian bagi Indonesia”, sekaligus menandai semakin kuatnya konektivitas infrastruktur gas domestik dalam mendukung keandalan sistem kelistrikan Batam.

PLH. Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan langkah strategis dalam menindaklanjuti penugasan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk membangun dan mengoperasikan infrastruktur pipa WNTS–Pemping sebagai bagian dari penguatan akses pasokan gas bumi bagi kebutuhan domestik.

“Alhamdulillah, bertepatan dengan Hari Listrik Nasional ke-81, gas Natuna telah berhasil mengalir ke Batam. Capaian ini menjadi kado bagi kelistrikan nasional sekaligus wujud komitmen PLN EPI dalam menjalankan penugasan pemerintah. Konektivitas WNTS–Pemping membuka akses pemanfaatan gas bumi dalam negeri untuk memperkuat keandalan pembangkit serta mendukung kebutuhan listrik masyarakat dan dunia usaha,” ujar Rakhmad.

Dalam jangka pendek, pengaliran gas melalui WNTS–Pemping diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gas pembangkit PLN Batam selama pelaksanaan pemeliharaan terencana atau turnaround fasilitas Jambi Merang pada 24 Oktober hingga 3 November 2026. Kehadiran jalur pasokan alternatif ini memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan pasokan energi primer sekaligus mendukung kontinuitas operasional pembangkit listrik di Batam.

See also  Kementerian PUPR Mulai Pembangunan Ruas-Ruas Tol Baru di Akhir 2020

Infrastruktur WNTS–Pemping menghubungkan titik sambung jaringan pipa WNTS dengan fasilitas penerima gas atau Onshore Receiving Facility (ORF) di Pulau Pemping, Kepulauan Riau. Pipa sepanjang sekitar 4,5 kilometer dengan diameter 16 inci dan kapasitas desain mencapai 300 MMSCFD tersebut menjadi penghubung strategis yang membuka akses penyaluran gas dari wilayah Natuna untuk memenuhi kebutuhan energi domestik, khususnya di Batam.

PLN EPI telah memperoleh dua persetujuan, yakni Hak Khusus Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) berdasarkan Keputusan Nomor 088/KT.KOM/BPH.DGB/2026 yang berlaku hingga 17 Oktober 2046, serta Izin Usaha Sementara Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa dari Kementerian ESDM yang diterbitkan pada 26 Oktober 2026.

Kedua persetujuan tersebut memperkuat kepastian pengusahaan infrastruktur WNTS–Pemping. Capaian ini juga menjadi bagian dari transformasi PLN EPI dari penyedia energi primer menuju penyedia solusi energi primer terintegrasi untuk memberikan pasokan energi primer yang andal dan efisien.

Keberhasilan pengaliran gas Natuna ke Batam tidak terlepas dari dukungan dan sinergi berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kementerian ESDM, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), BPH Migas, serta SKK Migas. Kolaborasi ini turut melibatkan PT PLN (Persero), PT PLN Batam, para produsen gas wilayah Natuna, PT Transportasi Gas Indonesia (TGI), PT Medco E&P Natuna Ltd, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), PT Pelayanan Energi Batam (PEB), dan PT Batam Trans Gasindo (BTG).

Direktur Gas dan BBM PLN EPI, Erma Melina Sarahwati, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur hingga keberhasilan pengaliran gas Natuna ke Batam. Menurutnya, koordinasi lintas pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memastikan setiap tahapan pekerjaan dapat terlaksana dengan mengutamakan aspek keselamatan, keandalan, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

See also  Pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Tahap I Dimulai, Menteri Basuki: Ruas Pamungkas Trans Jawa

“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah, PLN Group, seluruh mitra, serta dedikasi tim yang mengawal setiap tahapan pekerjaan. Kolaborasi ini menjadi kunci keberhasilan pengaliran gas Natuna untuk mendukung keandalan kelistrikan Batam,” ujar Erma.

Penyelesaian WNTS-Pemping ditujukan untuk memperkuat kepastian pasokan gas jangka panjang bagi kelistrikan untuk menyalurkan gas dari Perjanjian Jual Beli Gas Bumi (PJBG) dengan West Natuna Exploration Limited (WNEL) yang ditandatangani pada 11 Juli 2025 untuk pemanfaatan gas dari Lapangan Mako di Wilayah Kerja Duyung yang direncanakan mulai mengalir pada 2027 sebesar 111 MMSCFD selama delapan tahun. Dengan terhubungnya WNTS-Pemping, pengembangan lapangan-lapangan baru di wilayah Natuna dapat disalurkan untuk kebutuhan domestik.

PLN EPI terus memperkuat integrasi sumber pasokan dan infrastruktur energi primer guna mendukung penyediaan listrik yang andal, berkelanjutan, dan efisien. Pengaliran gas Natuna ke Batam menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan potensi energi dalam negeri untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta mewujudkan kemandirian energi nasional.

Berita Terkait

Sulap Air Berkarat Jadi Layak Minum, TEP Unpad Bangun 6 Instalasi Air di Fakfak
JRF 2026 dan Konser Ye Live Gerakkan Ekonomi Jakarta Rp625 Miliar
Bank Jakarta Borong Dua Penghargaan di Jakarta Financial Festival 2026
Menteri PU Tinjau Pembangunan Tol Semarang – Demak, Ditargetkan Selesai Tahun 2027
Closing Ceremony Hutan.ID Fest Chapter Sumatera
BNI Perkuat Intermediasi Perbankan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Wamen Todotua Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44
Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 16:18 WIB

Sulap Air Berkarat Jadi Layak Minum, TEP Unpad Bangun 6 Instalasi Air di Fakfak

Tuesday, 27 October 2026 - 16:01 WIB

Kado Hari Listrik Nasional ke-81, PLN EPI Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam

Monday, 26 October 2026 - 13:10 WIB

JRF 2026 dan Konser Ye Live Gerakkan Ekonomi Jakarta Rp625 Miliar

Monday, 26 October 2026 - 12:59 WIB

Bank Jakarta Borong Dua Penghargaan di Jakarta Financial Festival 2026

Sunday, 25 October 2026 - 14:37 WIB

Menteri PU Tinjau Pembangunan Tol Semarang – Demak, Ditargetkan Selesai Tahun 2027

Berita Terbaru

Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara / foto ist

News

“Dua Kekuatan, Satu Tujuan: Indonesia Maju”

Tuesday, 27 Oct 2026 - 16:29 WIB