Kementerian PU Targetkan Bendali Hulu Sungai Ampal Tuntas Desember 2026, Reduksi 15% Banjir Balikpapan

Wednesday, 28 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat sistem pengendalian banjir di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur dengan membangun Bendali Hulu Sungai Ampal. Infrastruktur ini dibangun sebagai bagian dari rencana induk sistem pengendalian banjir Kota Balikpapan yang dirancang untuk menahan dan mengatur debit air dari kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal sebelum mengalir ke wilayah hilir, sehingga dapat mengurangi risiko banjir serta melindungi permukiman dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat.

Secara geografis, Kota Balikpapan berada di pesisir timur Pulau Kalimantan yang berbatasan dengan Teluk Balikpapan dengan kondisi wilayah yang didominasi kawasan berbukit. Dengan topografi tersebut, pengelolaan aliran air Sungai Ampal dari hulu ke hilir menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian banjir Kota Balikpapan, terlebih kapasitas tampung pada sejumlah saluran drainase saat menerima debit banjir masih terbatas.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan infrastruktur tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan konektivitas, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk mendukung pengendalian banjir dan penataan kawasan.

“Kementerian PU berkomitmen terus mengawal pelaksanaan infrastruktur secara optimal dengan selalu memastikan kualitas, keberlanjutan, dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat,” kata Menteri Dody.

Bendali Hulu Sungai Ampal dibangun sebagai bagian dari skema pengendalian banjir Sungai Ampal secara terpadu yang mampu mereduksi banjir sebesar 15,70% atau sekitar 40 hektare pada wilayah hilir. Infrastruktur ini diharapkan dapat melengkapi fungsi infrastruktur pengendali banjir yang telah tersedia, sekaligus memperkuat sistem pengelolaan aliran air Sungai Ampal.

Selain bendali atau kolam retensi, dalam sistem pengelolaan banjir Sungai Ampal juga dibangun tanggul, sistem pompa, peningkatan kapasitas saluran, hingga penanganan di kawasan muara. Sebelumnya, di kawasan Sungai Ampal juga telah terdapat Bendali Wonorejo, Bendali III, dan Bendali IV, serta sejumlah penanganan lainnya yang telah dikerjakan Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Samarinda untuk mendukung pengurangan risiko banjir Kota Balikpapan.

See also  Jawab Tantangan Bonus Demografi, Penciptaan Lapangan Kerja Dinilai Menjadi Faktor Penting

Pembangunan Bendali Hulu Sungai Ampal dikerjakan oleh kotraktor pelaksana PT Aura Sinar Baru dengan biaya APBN Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp46,56 miliar. Pekerjaan dilaksanakan selama 270 hari kalender sejak kontrak 26 Maret dan ditargetkan selesai pada 21 Desember 2026. Saat ini hingga 27 Oktober 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai 62%.

Bendali Hulu Sungai Ampal dibangun di atas lahan seluas 9,8 hektare berlokasi di belakang Pasar Segar, Kota Balikpapan. Infrastruktur ini diharapkan juga dapat menampung aliran air saat musim hujan dari wilayah Balikpapan Utara dan Jalan MT Haryono, termasuk dari tiga saluran air, yakni Strat 3, Sumberejo, dan Depsos Bawah.

Selain berfungsi sebagai infrastruktur pengendalian banjir, kawasan Bendali Hulu Sungai Ampal juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau (RTH) bagi masyarakat. Pemerintah Kota Balikpapan memproyeksikan kawasan tersebut dilengkapi fasilitas pendukung seperti jogging track sehingga dapat menjadi ruang publik dan lokasi rekreasi keluarga yang memberikan manfaat tambahan bagi warga.

Berita Terkait

Kinerja Solid dan Sehat, BNI Catat Laba Operasional Sebesar Rp27,5 Triliun
Ketua DPD RI Sultan Dorong REI Jadi Motor Percepatan Program 3 Juta Rumah
“Dua Kekuatan, Satu Tujuan: Indonesia Maju”
Transisi Energi Jadi Peluang Emas Riset Mahasiswa ITPLN
Butuh 5,5 Juta Tenaga untuk Proyek PLTS 100 GWp, ITPLN Siapkan Lulusan Terampil
Ade Yuliasih Serahkan 10 Ribu Bibit Tanaman untuk Masyarakat Baduy, Cegah Bencana Alam
Pangkas Jarak dan Biaya, Tim Ekspedisi Patriot ITS Hadirkan Kemudahan Mendapatkan Layanan Beasiswa
Perkuat SDM Infrastruktur Berkualitas, Kementerian PU Cetak 41.824 Tenaga Kerja Konstruksi

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 09:42 WIB

Kinerja Solid dan Sehat, BNI Catat Laba Operasional Sebesar Rp27,5 Triliun

Wednesday, 28 October 2026 - 08:47 WIB

Ketua DPD RI Sultan Dorong REI Jadi Motor Percepatan Program 3 Juta Rumah

Wednesday, 28 October 2026 - 08:37 WIB

Kementerian PU Targetkan Bendali Hulu Sungai Ampal Tuntas Desember 2026, Reduksi 15% Banjir Balikpapan

Tuesday, 27 October 2026 - 16:29 WIB

“Dua Kekuatan, Satu Tujuan: Indonesia Maju”

Tuesday, 27 October 2026 - 08:56 WIB

Transisi Energi Jadi Peluang Emas Riset Mahasiswa ITPLN

Berita Terbaru