Indonesia-Belanda Sepakat Kerjasama Perkuat Koperasi Pertanian

Thursday, 12 March 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Belanda sepakat bekerjasama memperkuat dan mengembangkan koperasi pertanian dengan mengadopsi keunggulan yang dimiliki oleh kedua negara.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki melakukan pertemuan bilateral dengan delegasi pemerintah Kerajaan Belanda yang dipimpin oleh Wakil Menteri Pertanian, Alam dan Kualitas Pangan Kerajaan Belanda Jan-Kees Goet.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, pihaknya menawarkan kerja sama pengembangan koperasi pertanian Indonesia dengan koperasi agriculture di Belanda. Menteri Teten ingin mengadopsi kesuksesan koperasi pertanian Belanda untuk diterapkan di Indonesia. Karena menurutnya, koperasi pertanian di Belanda telah banyak yang besar dan berkembang pesat. Bahkan telah menjadi salah satu perusahaan besar di dunia.

“Kita tawarkan kerja sama pengembangan koperasi pertanian di Indonesia dengan koperasi pertanian di Belanda. Koperasi pertanian di Belanda besar dan berkembang pesat, bahkan menjadi perusahaan besar. Kita ingin mengadopsi model koperasi Belanda untuk disesuaikan di Indonesia,” tegas Menkop dan UKM Teten Masduki di Gedung Smesco Indonesia, Kamis (12/3/2020).

Pihaknya juga mendorong adanya investasi dari koperasi Belanda dengan koperasi Indonesia. Agar bisa terwujud adanya transfer pengetahuan, inovasi, dan manajemen.

Ia mengatakan, koperasi Indonesia yang masih kurang berkembang adalah koperasi yang bergerak di sektor riil. Sehingga diharapkan dengan kerja sama itu, maka produksi pertanian Indonesia bisa masuk ke Belanda.

Menteri Teten menjelaskan, delegasi Belanda di antaranya tertarik dengan kokopit untuk media pertanian di Negeri Kincir Angin tersebut. Karena isu lingkungan di pasar negara-negara Eropa merupakan isu yang sensitif.

“Mereka tertarik dengan produk kokopit yang ada di Smesco, untuk media pertanian. Tapi kita harus perhatikan bahwa pasar Eropa sensitif dengan isu lingkungan,” tambah Teten.

See also  IATPI Dukung Penguatan Tata Kelola Lingkungan Perkotaan Lewat Benyamin S Award 2025

Menkop dan UKM mengaku telah menginformasikan hal tersebut kepada Kementerian Luar Negeri, untuk segera ditindaklanjuti menjadi kerja sama bilateral Indonesia dengan Kerajaan Belanda.

“Ini akan dijadikan kerja sama bilateral dengan Belanda. Sudah diinformasikan dengan Kemlu,” ujarnya.

Perkenalkan Smesco Indonesia

Sebelum melakukan pertemuan bilateral, Menkop dan UKM Teten Masduki mengajak delegasi Kerajaan Belanda untuk melihat produk produk unggulan UMKM Indonesia di Gedung Smesco Indonesia Jakarta.

Menkop dan UKM Teten Masduki memperkenalkan gedung Smesco sebagai pusat pengembangan UKM di Indonesia, tempat dimana seluruh informasi, fasilitas, dan promosi disediakan bagi UKM dan Koperasi.

“Gedung ini, SMESCO merupakan singkatan dari SMEs and Cooperatives. Kami menyebut tempat ini sebagai The Center of Excellence of SMEs and Cooperatives yang melaksanakan fungsi sebagai pusat pengembangan UKM di Indonesia, tempat dimana seluruh informasi, fasilitas, dan promosi disediakan bagi UKM dan Koperasi,” kilahnya.

Ia juga menjelaskan tentang kondisi UMKM di Indonesia. “Berdasarkan data 2018, Indonesia memiliki 64 juta unit usaha mikro, kecil, dan menengah yang merupakan penyumbang 60% PDB negara ini. Dan dalam era digitalisasi, kami fokuskan program pengembangan UKM untuk go global agar mampu melahirkan UKM yang berdaya saing,” kata Teten.

Sementara itu Wakil Menteri Pertanian, Alam dan Kualitas Pangan Kerajaan Belanda Jan-Kees Goet mengatakan, bahwa kerja sama antara Indonesia dan Belanda akan menguntungkan sektor UMKM di Indonesia. Ia juga optimistis, jika kerja sama itu terwujud maka akan membuat UMKM Indonesia lebih berkembang, inovatif, dan akan lebih mudah masuk ke pasar Internasional.

“Kerja sama ini bisa menguntungkan UMKM di Indonesia. UMKM akan bisa berkembang, inovatif, dan masuk ke pasar internernasional,” tegasnya.

See also  Jalani Penempatan Tugas, Sekjen Kemendagri Berikan Pesan kepada Lulusan IPDN Angkatan XXVIII

Hadir mendampingi Menkop dan UKM di antaranya Deputi Produksi dan Pemasaran Victoria Simanungkalit, Deputi Pengawasan Suparno, Staf Khusus Menteri bidang Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan Riza Damanik, Direktur Utama SMESCO Leo Sabrata, dan Direktur Utama LPDB Soepomo.

Sementara delegasi Belanda dipimpin oleh Wakil Menteri Pertanian, Alam dan Kualitas Pangan Kerajaan Belanda Jan-Kees Goet bersama dengan director general Guido Landheer, agriculture counselor Wouter Verhey dan policy advisor Ana Saleh.

Berita Terkait

Kapal Kayu Lapuk, Ekspedisi Patriot Ajari Warga Segun Bikin Kapal Fiberglas
Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi
Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Patriot Transmigrasi dan Warga Mamasa Buka Akses Pengeringan Kopi
Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang
Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027
Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo
Kementerian PU Pulihkan Layanan Air dan Sanitasi di Lima Daerah Sumut
Kementerian PU Siapkan 160 Ribu Meter Kubik Air Jelang Panen Raya di Wanam

Berita Terkait

Monday, 5 October 2026 - 15:08 WIB

Kapal Kayu Lapuk, Ekspedisi Patriot Ajari Warga Segun Bikin Kapal Fiberglas

Saturday, 3 October 2026 - 21:44 WIB

Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi

Saturday, 3 October 2026 - 16:20 WIB

Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Patriot Transmigrasi dan Warga Mamasa Buka Akses Pengeringan Kopi

Friday, 2 October 2026 - 07:53 WIB

Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang

Thursday, 1 October 2026 - 19:01 WIB

Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027

Berita Terbaru

foto ist

Berita Utama

HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir

Monday, 5 Oct 2026 - 13:26 WIB