Kunjungi Sentra Ekonomi, PEPC Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Sunday, 19 July 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fto Istimewa

Fto Istimewa

DAELPOS.com – Krisis kesehatan yang tengah melanda dunia masih berlangsung hingga saat ini. Beberapa negara bahkan masih menghadapi tingginya angka penyebaran confirm corona pada fase pertama. Termasuk Indonesia yang saat ini mengalami peningkatan kasus confirm hariannya masih tinggi. Dan Provinsi Jawa Timur merupakan daerah dengan penyebaran paling tinggi di Indonesia. Hal ini tentu membuat dampak ke berbagai sektor kehidupan masyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat yang mengalami guncangan cukup keras.

Menyikapi hal tersebut, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) sebagai KKKS  yang memiliki wilayah kerja di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur kembali memberi perhatian terhadap dampak pandemi ini dari sisi ekonomi masyarakat sekitar wilayah operasinya dengan mengunjungi mitra binaan program pemberdayaan yang sudah berjalan. Meskipun sebelum ada pandemi PEPC secara rutin dan konsisten menjalankan program pemberdayaan ekonomi masyarakat, di tengah situasi pandemic ini PEPC merasa perlu untuk meninjau kembali ke lapangan dengan melibatkan pihak eksternal melakukan kunjungan ke masyarakat binaan supaya dapat bersinergi lebih baik kedepannya.

Program CSR/ PPM ini sendiri sebenarnya telah diinisiasi oleh PEPC sejak sebelum pengembangan lapangan gas Jambaran Tiung Biru dimulai, salah satunya adalah program diversifikasi produk batik kepada 5 kelompok perajin batik yang telah dimulai sejak tahun 2014 yang lalu dan telah mampu mandiri hingga kini. Program pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi lainya yang telah berhasil meningkatkan mata pencaharian masyarakat di sekitar area operasi PEPC yaitu program budidaya ayam petelur. Program yang dimulai sejak tahun 2017 ini merupakan salah satu unit bisnis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang hingga saat ini terus meningkat walaupun dalam situasi krisis ekonomi akibat pandemi ini. Terdapat 3 BUMDes yang menjadikan budidaya ayam petelur ini sebagai unit bisnisnya, yaitu; BUMDes Makmur Rejo di Desa Bandungrejo, BUMDes Bumi Makmur di Desa Dolokgede dan BUMDes Cakra Mandiri di Desa Kacangan. Budidaya ayam petelur menjadi pilihannya karena komoditas telur yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat banyak diminati pasar. Pesanan yang banyak serta produksi yang berjalan baik selama ini membuat anggota  kelompok usaha ini bersyukur lantaran mereka bisa melalui krisis ekonomi dengan usaha budi daya ayam petelurnya.  

See also  BRI Optimalkan Layanan Keuangan Lewat 1 Juta AgenBRILink saat Nataru

Manager JTB Site Office & PGA PT Pertamina EP Cepu, Edy Purnomo saat mendampingi kunjungan pelaksanaan kegiatan CSR/ PPM di Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, Jawa Timur pada Jumat (17/07) lalu menjelaskan bahwasannya program ini memiliki nilai yang strategis dalam memberikan support kepada masyarakat sekitar terlebih dalam situasi seperti ini. “Program ini sudah lama berjalan, namun kita ingin memberikan porsi perhatian yang lebih dalam pelaksanaan program ini terlebih situasi saat ini penting bagi kita untuk mendorong masyarakat agar bisa survive di tengah lesunya ekonomi global. Kita turut aktif berpartisipasi mewujudkan ketahanan ekonomi masayarakat sekitar dengan program CSR. Kita berharap dengan kunjungan ini bersama Pemda Bojonegoro kedepan dapat bersinergi lebih baik,” terangnya.

Dalam kegiatan peninjauan ini juga diikuti oleh perwakilan Pemda Bojonegoro antara lain Bappeda, Dinas Budpar, Dinas Peternakan dan perikanan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Pemdes Dolokgede, Pemdes Kacangan serta Babinsa & Babinkamtibmas Dolokgede. Adapun mitra binaan yang dikunjungi yakni Kelompok Perajin Batik Sekar Rinambat, Unit Usaha Budi Daya Ayam Petelur (Kapsitas 1500 ekor) di BUMDes Bumi Makmur, Unit Usaha Budi Daya Ayam Petelur (Kapasitas 2.500 ekor) di BUMDes Cakra Mandiri, yang seluruhnya berada di Kec Tambakrejo.

Sementara itu pihak Pemda Bojonegoro berharap setelah mengikuti kunjungan ini kedepannya dapat menyusun perumusan kebijakan pembanguan ekonomi secara partisipatif sehingga program pendanaan CSR/ PPM benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Bojonegoro dengan optimal. 

Program CSR/PPM PEPC ini diakui telah memberi banyak manfaat bagi masyatakat di wilayah Bojonegoro. Apalagi dalam situasi pandemi ini, progrom yang telah lama berjalan ini mampu menggerakan perekonomian di simpul-simpul masyarakat desa. Sedikit banyak sudah membantu pemerintah untuk meningkatkan kualitas ekonomi sosial masyarakat.**

Berita Terkait

Indonesia–Timor-Leste Perkuat Kerja Sama Investasi
Dorong UMK Binaan Naik Kelas, Hutama Karya Grup Bukukan Penjualan Produk Kriya Berkelanjutan di INACRAFT 2026
Bidik Pertumbuhan 6 Persen, Pemerintah Genjot Investasi pada 2027
Di Balik Deru Motor MotoGP Mandalika, Ratusan Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan Lingkungan
Rayakan Anniversary Epson, Nikmati Promo Spesial untuk Projector Serba Bisa hingga Cashback Rp300 Ribu
Danantara Siapkan PT Kawasan Industri Indonesia, Kelola 35.000 Hektare
Menkeu: Defisit APBN 2027 Ditargetkan Turun Jadi 2,4 Persen
Bersama Melangkah Menuju Keemasan, Bank Mandiri Perkuat Layanan Emas Terintegrasi di Livin’ by Mandiri

Berita Terkait

Friday, 16 October 2026 - 06:46 WIB

Indonesia–Timor-Leste Perkuat Kerja Sama Investasi

Wednesday, 14 October 2026 - 17:07 WIB

Dorong UMK Binaan Naik Kelas, Hutama Karya Grup Bukukan Penjualan Produk Kriya Berkelanjutan di INACRAFT 2026

Wednesday, 14 October 2026 - 15:28 WIB

Bidik Pertumbuhan 6 Persen, Pemerintah Genjot Investasi pada 2027

Tuesday, 13 October 2026 - 18:48 WIB

Di Balik Deru Motor MotoGP Mandalika, Ratusan Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan Lingkungan

Tuesday, 13 October 2026 - 11:34 WIB

Rayakan Anniversary Epson, Nikmati Promo Spesial untuk Projector Serba Bisa hingga Cashback Rp300 Ribu

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Saturday, 17 Oct 2026 - 18:22 WIB