Tingkatkan Ekonomi Nasional, KOPITU Dukung Program Gratieks Kementan

Wednesday, 9 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Ketua Umum Komite Pengusaha UMKM Indonesia Bersatu (KOPITU) Yoyok Pitoyo mendukung program Kementerian Pertanian (Kementan) terkait Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian (Gratieks).

Dukungan ini disampaikan Yoyok saat menghadiri silaturahmi dengan Menteri Pertanian (Mentan RI) SyahruI Yasin Limpo di kantor Kementan RI, Jalan Harsono RM, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu, 9 September 2020.

“Bagi UMKM yang sudah melakukan ekspor perlu ada pengembangan pasar, salah satunya melakukan penetrasi market di luar negeri. Untuk itu kami akan mensukseskan dan bersinergi dalam program Gratikes,” ujar Yoyok.

Menurutnya, sinergitas yang dilakukan tersebut akan membuat suatu parameter terukur terhadap kebutuhan ekspor yang ada di negara-negara yang sudah ditentukan.

“Kami sudah bicarakan gagasan kami ke pak Mentan untuk membentuk suatu Indonesia groseri yang langsung end user untuk bisa langsung ada parameter terukurnya,” tandasnya.

Lebih lanjut, Yoyok mengatakan bahwa saat ini UMKM di sektor pertanian berjumlah hampir 100 ribu. Bahkan di tengah pandemi covid-19, hanya UMKM pertanian yang mengalami peningkatan permintaan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Eksistensi UMKM pertanian saat pandemi ini sangat luar biasa sekali, selebihnya UMKM yang diluar pertanian mengalami stagnan,” terang Yoyok.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam beberapa kesempatan kerap menyampaikan bahwa Gratieks merupakan upaya untuk mengakselerasi kinerja sektor pertanian sehingga berkontribusi positif terhadap perekonomian nasional.

“Kita berharap semua elemen bangsa mendorong sektor pertanian untuk terus bekerja dan berproduksi serta meningkatkan kualitas supaya mampu bersaing dengan produk luar negeri,” ungkap SYL.

Oleh karena itu, UMKM yang ada menurut Yoyok harus bertansfomasi ke sektor pertanian yang berdasarkan kebutuhan marketnya sekarang sangat tinggi dan menjadi prioritas utama masyarakat di tengah pandemi.

See also  Klarifikasi Menpora Terkait Pernyataan Ganda Putra Fajar/Rian Tak Dikenal

“UMKM pertanian bisa dikembangkan sebagai tolak ukur kebangkitan. Yang selama ini diluar pertanian kita ajak ke bidang pertanian yang saat ini kebutuhan pasarnya sangta besar baik di hulu hingga hilirnya. Dengan situasi saat ini, momen yang dibutuhkan adalah peningkatan ekspor,” tutur Yoyok.

Berita Terkait

Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa
Ubah Limbah Jadi Biogas, Warga Manokwari Selatan Hemat Energi & Biaya
Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan
Kementerian PU Salurkan 136 Ribu Liter Air untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong
DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang
Kementerian PU Suplesi Air untuk Jaga 8.845 Hektare Sawah di Nganjuk
Kementerian PU Perkuat Jembatan Kr Tingkeum untuk Mudahkan Konektivitas dan Lindungi Dari Daya Rusak Sungai
Kementerian PU Kerahkan Pompa hingga Sumur Bor untuk Jaga Ketersediaan Air bagi 3.330 Hektare Sawah di Jatim

Berita Terkait

Thursday, 8 October 2026 - 12:48 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa

Wednesday, 7 October 2026 - 18:48 WIB

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 October 2026 - 18:45 WIB

Kementerian PU Salurkan 136 Ribu Liter Air untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong

Wednesday, 7 October 2026 - 09:59 WIB

DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang

Wednesday, 7 October 2026 - 08:19 WIB

Kementerian PU Suplesi Air untuk Jaga 8.845 Hektare Sawah di Nganjuk

Berita Terbaru