Diklat Aktivis Mahasiswa: Pemimpin Mendatang Harus Lakukan Perubahan Radikal

Friday, 25 December 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menjadi pemimpin yang handal di masa depan harus melakukan perubahan radikal dan itu sudah dicontohkan oleh Soekarno, Muhammad Hatta, dan Gus Dur. 

Hal ini dikatakan Ahmad Suaedy, Dekan Fakultas Islam Nusantara Universitas Nahdlatul Ulama (UNUSIA) Jakarta, saat berbicara pada Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (Diklatpimnas) yang diikuti 80 aktivis mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Kamis (24/12).

Di awal kemerdekaan Indonesia, lanjut Suaidy, Soekarno dan Muhamad Hatta melakukan langkah-langkah perubahan mendasar. Yaitu, menyatukan berbagai elemen bangsa, suku dan bahasa dari berbagai daerah yang terhampar dari Sabang hingga Merauke.

“Semangat kemerdekaan yang menjadi cita-cita seluruh bangsa di nusantara menjadi penyemangat mengusir penjajah dari bumi Indonesia adalah bukti perubahan radikal, yang dilakujkan Soekarno-Hatta,” papar Suaidy.

“Deklarasi kemerdekaan Indonesia menjadi pintu kesuksesan bangsa Indonesia dalam membangun bangsa besar di masa depan,” terang Direktur Eksekutif Wahid Institut Jakarta ini. Dia memaparkan materi tentang “Belajar dari Kepemimpinan Soekarno Hatta dan Gus Dur”.

Di hadapan para aktivis mahasiswa, Suaidy juga memaparkan kepemimpinan Gus Dur. Menurutnya, sebagai pemimpin, Gus Dur juga telah melakukan berbagai perubahan radikal khususnya dalam penegakan good governance.

“Di antara perubahan yang dilakjukan Gus Dur adalah pemberantasan korupsi dengan membentuk KPKPN (Komisi Pemeriksa Kekayaan Pejabat Negara) dan membentuk lembaga Ombudsman yang saat ini menjadi KPK dan Ombudsman,” terang Ahmad Suaidy. 

Lebih lanjut, dikatakan Suaidy, Gus Dur juga melakukan perubahan politik mendasar dengan melucuti dwi fungsi TNI. Di samping itu, Gus Dur juga mengambil langkah penyelesaian Papua dan Aceh dengan menjadikan rakyat Papua dan Aceh sebagai partner pemerintahan pusat.

Kegiatan Diklatpimnas Direktorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI bekerja dengan Rumah Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang pada 20-30 Desember secara online dan offline dengan bobot materi 70 jam tatap muka dan maya.

See also  Halal Bihalal Bersama Pegawai Kementerian PU, Menteri Dody: Alhamdulillah Arus Mudik/Balik Lebaran 2025 Lebih Baik

Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan Diktis Ditjen Pendidikan Islam Ruchman Basori mengatakan aktivis mahasiswa bisa menjadikan figure Soekarno, Muhammad Hatta dan Gus Dur sebagai bestpractices model kepemimpinan nasional.

Tampil pada hari ke-5 Diklatpimnas, Ketua Lakpesdam NU Rumadi Ahmad. Dia membawakan tema “Mahasiswa dan Perubahan Sosial: Refleksi dan Proyeksi”. 

Narasumber lainnya adalah Sigit Pamungkas Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staf Presiden (KSP). Dia memaparkan materi tentang “Peran Mahasiswa dalam Konteks Kepemimpinan Nasional”.

Ketua Rumah Moderasi UIN Walisongo Semarang Imam Yahya mengatakan, mahasiswa penting memahami bagaimana cara berfikir tokoh-tokoh nasional menjalankan praktik-praktik kepemimpinan. “Mereka adalah contoh pemimpin terbaik yang dimiliki bangsa ini yang layak dijadikan uswah hasanah bagi kehidupan kebangsaan,” kata Imam.

Berita Terkait

Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Hingga Akhir Tahun
Menteri Dody Tinjau Penanganan Longsoran Tebing di Aceh Tengah, Fokus Perkuatan Lereng
Hutama Karya Uji Laik Fungsi Jembatan Musi V Jelang Lebaran 2026
Diskon Tol 30 Persen di 29 Ruas, Kementerian PU–BUJT Manjakan Pemudik Lebaran 2026
Peneliti CNRRI Sebut Kawasan Transmigrasi Salor Papua Selatan Berpotensi Jadi Sentra Padi Baru
Grab Kucurkan BHR 2026 hingga Rp110 Miliar untuk 400 Ribu Mitra
Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Lanjutkan Kolaborasi Strategis Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia
Kemendes Raih WTP ke-10 Kali dari BPK

Berita Terkait

Tuesday, 10 March 2026 - 01:01 WIB

Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Hingga Akhir Tahun

Tuesday, 10 March 2026 - 00:36 WIB

Menteri Dody Tinjau Penanganan Longsoran Tebing di Aceh Tengah, Fokus Perkuatan Lereng

Tuesday, 10 March 2026 - 00:23 WIB

Hutama Karya Uji Laik Fungsi Jembatan Musi V Jelang Lebaran 2026

Saturday, 7 March 2026 - 00:02 WIB

Diskon Tol 30 Persen di 29 Ruas, Kementerian PU–BUJT Manjakan Pemudik Lebaran 2026

Friday, 6 March 2026 - 13:52 WIB

Peneliti CNRRI Sebut Kawasan Transmigrasi Salor Papua Selatan Berpotensi Jadi Sentra Padi Baru

Berita Terbaru

Berita Utama

Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Hingga Akhir Tahun

Tuesday, 10 Mar 2026 - 01:01 WIB

ilustrasi / foto ist

Ekonomi - Bisnis

OJK: Kinerja Perbankan Diproyeksikan Tetap Solid pada Triwulan I 2026

Tuesday, 10 Mar 2026 - 00:55 WIB

Ekonomi - Bisnis

BNI Bawa 10 UMKM Binaan Tampil di Dhawafest Pesona 2026

Tuesday, 10 Mar 2026 - 00:45 WIB

ilustrasi / foto ist

News

Pramono Dukung Kebijakan Pembatasan Medsos bagi Anak

Tuesday, 10 Mar 2026 - 00:43 WIB