Wakaf, Sebuah Wujud Pengabdian ASN Kepada Masyarakat

Monday, 28 December 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pengabdian kepada negara dan rakyat Indonesia serta menjunjung tinggi etika yang luhur, adalah salah satu nilai dasar aparatur sipil negara (ASN). Wujud nyata dari pengabdian kepada rakyat bisa diwujudkan dalam banyak cara, salah satunya adalah wakaf.

Selain itu, nilai dasar ASN juga meliputi ungkapan rasa syukur dari yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada ASN melalui negara. “ASN dapat mengekspresikan rasa syukur tersebut dalam ibadah-ibadah yang tidak hanya bersifat individual namun juga bersifat sosial,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo saat memberikan sambutan dalam acara Launching Wakaf Uang ASN oleh Kementerian Agama RI, Senin (28/12).

Pengabdian kepada negara dan menjunjung etika luhur mempunyai makna luas yang tidak terbatas pada pelaksanaan tugas semata. Makna lainnya adalah kepekaan sosial atas apa yang terjadi di lingkungannya. Lebih dari itu, ASN diharapkan memiliki rasa kesediaan untuk memberi lebih dari tugas yang ditetapkan. Bahkan jika diperlukan, lebih dari apa yang dimiliki secara pribadi.

Potensi wakaf di Indonesia cukup besar dan perlu didayagunakan untuk kemaslahatan masyarakat Indonesia secara luas. Untuk itu, Menteri Tjahjo mendukung upaya Kementerian Agama bersama Badan Wakaf Indonesia agar dapat terus memberi pemahaman dan literasi wakaf kepada ASN serta masyarakat. Harapannya, dapat terjadi peningkatan jumlah partisipasi umat beragama dalam berwakaf, peningkatan pengelolaan aset wakaf, dan peningkatan wakaf produktif.

Menteri Tjahjo turut mendorong para ASN untuk berpartisipasi dalam Gerakan Wakaf Uang ASN sebagai sarana ibadah sosial. “Rekan-rekan ASN, dimana pun berada, dapat berpartisipasi dalam program wakaf yang diinisiasi oleh Kementerian Agama,” ajaknya.

Sementara itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebutkan wakaf adalah instrumen penting dalam sistem kesejahteraan Islam, diharapkan pula dapat mendukung kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Kehadiran negara menjadi kunci utama untuk menjamin pengelolaan wakaf tepat dan terukur, dijalankan secara akuntabel, transparan, dan profesional. Negara memfasilitasi pengelolaan wakaf sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata.

See also  Wapres Tekankan Tiga Transformasi untuk Percepatan Penyederhanaan Birokrasi

Dijelaskan bahwa wakaf tak selalu identik dengan tanah, masjid, atau fasilitas pendidikan. Kini, wakaf uang menjadi isu penting program penguatan ekonomi dan keuangan syariah.

Lebih lanjut, gerakan wakaf uang sejalan dengan grand design rencana strategis Kementerian Agama 2020-2024. Terdapat empat isu rencana strategis yang berkaitan erat dengan bimbingan masyarakat Islam.

Pertama, meningkatkan kerukunan umat beragama. Kedua, meningkatnya keselarasan relasi agama dan budaya. Ketiga, meningkatnya kualitas pelayanan kehidupan beragama. Serta keempat, adalah meningkatnya pemanfaatan ekonomi keagamaan umat.

Gerakan wakaf uang yang telah diluncurkan diharapkan menjadi awalan implementasi wakaf bagi ASN di lingkungan Kementerian Agama sebelum diduplikasi oleh lembaga lainnya dan masyarakat umum. “Wakaf uang adalah bukti nyata dedikasi dan loyalitas ASN Kementerian Agama terhadap umat,” pungkas Yaqut.

Berita Terkait

Kementerian PU Percepat Pemulihan Pascabanjir di Padang, Fasilitas Umum dan Permukiman Dibersihkan
Kementerian PU Percepat Pemulihan 121 Fasilitas Kesehatan Pascabencana Sumatera
Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal
Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan
Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada
Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau
Dari Kacang Hijau hingga Rumput Laut, Kementrans Jajaki Hilirisasi dengan Empat Perusahaan Tiongkok
Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana di Sumatera Barat, Rampungkan Tanggul Darurat di Padang dan Pulihkan Akses Jalan Tapan- Batas Jambi

Berita Terkait

Thursday, 15 October 2026 - 17:25 WIB

Kementerian PU Percepat Pemulihan Pascabanjir di Padang, Fasilitas Umum dan Permukiman Dibersihkan

Thursday, 15 October 2026 - 13:06 WIB

Kementerian PU Percepat Pemulihan 121 Fasilitas Kesehatan Pascabencana Sumatera

Wednesday, 14 October 2026 - 17:27 WIB

Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal

Wednesday, 14 October 2026 - 15:55 WIB

Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan

Wednesday, 14 October 2026 - 11:12 WIB

Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada

Berita Terbaru