MenkopUKM Gandeng ITB Susun Platform Model Kewirausahaan

Monday, 1 March 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan bahwa pihaknya mengapresiasi usulan terkait dengan platform kewirausahaan nasional yang digulirkan kalangan akademisi dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

“Platform model kewirausahaan tersebut juga dipakai di Jepang. Dan pemerintah akan menyediakan biaya untuk start-up buatan mahasiswa yang masuk dalam program inkubator,” ucap Teten pada acara diskusi Potensi Kerjasama Pengembangan Kewirausahaan, secara daring, Senin (1/3).

MenkopUKM berharap dengan adanya program ini juga diharapkan mampu menjadi jawaban atas pertanyaan arah ekonomi Indonesia ke depan, di mana teknologi digital menjadi salah satu kuncinya.

Teten juga memberikan usulan nantinya dalam program Pra-Inkubasi diperlukan penyaringan untuk produk atau model bisnis mana yang sudah unggul dan mana produk yang perlu dilakukan pendampingan secara serius.

“Secara keseluruhan, saya merasa cocok dan setuju dengan program-program usulan yang diberikan ITB”, tandas Teten.

Teten pun meminta Deputi Kewirausahaan untuk mengakomodir usulan tersebut untuk diteruskan menjadi usulan Kementerian Koperasi dan UKM kepada Bappenas.

“Pasalnya, hal tersebut sejalan dengan output dari KemenkopUKM yang ingin mencetak wirausaha unggul berbasis teknologi sehingga UMKM kita dapat lebih bersaing,” ungkap MenkopUKM.

Dalam kesempatan itu, Kepala Unit Pengembangan SDM Pelatihan ITB Dr Yuni Ros menjelaskan bahwa  ITB sudah menyusun beberapa strategi terkait dengan pengembangan kewirausahaan secara nasional.

Diantaranya, melalui penyusunan kebijakan, menciptakan ekosistem kewirausahaan secara kelembagaan, meningkatkan talent atau SDM dengan sertifikasi, hingga promosi dan sosialisasi program atau penyuluhan.

Beberapa usulan program tersebut adalah Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BB 2021), Bangga Perusahaan Rintisan Indonesia, Peluncuran Jaringan Kewirausahaan Nasional (National Enterpreneurship Network/NEN), Peluncuran Platform, Kewirausahaan Nasional (National Enterpreneurship Platform), ajang penghargaan Inkubator dan Akselerator (Minister’s Awards), dan National Startup Awards 2020 (Minister’s Awards).

See also  Dukcapil Kemendagri Supervisi Penerbitan 1.776 Dokumen Kependudukan Korban Gempa Cianjur

“Usulan tersebut dilatarbelakangi dengan beberapa poin. Seperti rasio kewirausahaan di Indonesia yang masih jauh dari target, besarnya minat masyarakat Indonesia terhadap wirausaha, hingga adanya tren ekonomi digital,” jelas Yuni.

Selain itu, lanjut Yuni, tidak adanya pengetahuan terkait kewirausahaan secara terpadu bahkan, belum tumbuhnya budaya komersialisasi inovasi.

“ITB juga memberikan usulan untuk membuat desain sebuah platform kewirausahaan nasional, dimana platform tersebut nantinya diproyeksikan untuk memantau segala aktifitas dari program kewirausahaan yang ada,” kata Yuni.

Menurut Yuni, itu dapat dijalankan mulai dari kementerian hingga seluruh Provinsi di Indonesia, dengan Kementerian Koperasi dan UKM sebagai akseleratornya.

Sertifikasi Internasional

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) ITB Santi Novani Ph.D menambahkan, hal tersebut sebenarnya sudah diterapkan di skala ITB. Yakni, dengan adanya LPIK ITB yang sudah bersertifikasi internasional.

“Yang mana di dalam LPIK ITB ini sudah berjalan program inkubasi dengan beberapa tahapan, seperti Pra-Inkubasi, Inkubasi, hingga Graduation,” ujar Santi.

Tahapan-tahapan tersebut pula diharapkan nantinya dapat diadopsi KemenkopUKM dalam mengembangkan kewirausahaan di Indonesia.

Sedangkan Deputi Bidang Kewirausahaan KemenkopUKM  Victoria Br Simanungkalit mengatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti hal tersebut. “Kami menyambut baik usulan dari pihak ITB dan kami siap untuk berkolaborasi bersama, setelah itu kita akan bersama – sama menyusun detail apa saja yang diperlukan untuk dijadikan usulan yang matang kepada Bappenas dan diproyeksikan ke dalam Perpres yang akan berlaku dalam jangka 3 tahun ke depan,” pungkas Victoria.

Berita Terkait

Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta
Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa
Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya
Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra
Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Lampung Selatan

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 17:38 WIB

Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Thursday, 24 September 2026 - 13:59 WIB

Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

Thursday, 24 September 2026 - 07:38 WIB

Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat

Wednesday, 23 September 2026 - 23:53 WIB

KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa

Berita Terbaru