Samator Tumbang Atas BNI 46

Saturday, 15 January 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Juara bertahan putra, Surabaya Bhayangkara Samator kalah 2-3 (30-32, 33-31, 20-25, 26-24, 15-17) atas Jakarta BNI 46 dalam laga ketat seri kedua putaran pertama PLN Mobile Proliga 2022 yang berlangsung di GOR Kawah Candradimuka, Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Jumat (14/1/2022).

Pertandingan berlangsung sangat ketat sejak awal. Selisih angka antara kedua tim tidak jauh. Sehingga laga yang banyak diwarnai protes dengan kepemimpinan wasit itu berlangsung selama tiga jam tiga menit.

Bagi Samator, ini kekalahan pertama pada musim ini. Sebelumnya, dalam dua laga yang dijalani, Samator meraih kemenangan yakni atas Palembang Bank SumselBabel (3-1) dan Kudus Sukun Badak (3-1).

Sedang bagi BNI 46, ini merupakan kemenangan pertama. Sebelumnya pada seri pertama, pekan lalu, tim besutan Samsul Jais ini kalah dari Jakarta Pertamina Pertamax 0-3.

“Pertandingan ini pertama dalam sejarah Proliga banyak kesalahan yang dibuat. Pertandingan berjalan ketat selisih poin dua setiap pertandingannya. Secara psikologi, secara tim kami sudah mengerti strategi yang ingin kami jalani,” ungkap Pelatih Jakarta BNI 46 Samsul Jaiz usai laga.

Jakarta BNI 46 sempat melakukan protes terhadap kepemimpinan wasit. Dimaz Saputra dan kolega merasa dirugikan wasit Haryono karena sejumlah keputusannya di set ke empat dan kelima. Bahkan tim milik BUMN ini sempat menolak bertanding karena merasa dirugikan wasit.

Menurut Samsul Jaiz, keputusan wasit tersebut memberi dampak pada para pemainnya.

“Saya rasa ke depannya Proliga harus evaluasi karena kepemimpinan wasit kurang baik malam hari ini. Kepemimpinan wasit malam ini sejatinya mempengaruhi penampilan anak-anak. Seharusnya bisa menjadi evaluasi ke depannya,” tambah Samsul.

Sementara itu  pelatih Surabaya Bhayangkara Samator,  Sigit Ari Widodo mengaku kurang beruntung pada laga ini. Di set ke lima BNI 46 bisa memanfaatkan sejumlah momentun sehingga bisa unggul. Sebaliknya mereka malah melakukan sejumlah kesalahan.

See also  PLN Mobile Proliga 2025, Jakarta Livin Redam Petro di Kandang

“Kami kurang keberuntungan pada laga ini, di set kelima BNI punya momentum dan secara teknis kami melakukan beberapa kesalahan,” katanya.

Sigit juga menilai penampilan pemain asingnya, Marco Sindelic kurang maksimal pada pertandigan kali ini. Pemain asal Serbia itu dinilai kurang memberikan permainan yang diharapkan.

“Pemain asing kami Sindelic kurang berpartisipasi banyak pada laga ini. Kami juga dirugikan pada laga ini beberapa kali, menurut saya wasit kedua kurang banyak memberikan bantuan untuk wasit utama. Kekalahan ini membuat kami evaluasi khususnya dalam masalah mental bertanding dan taktik,” tambah Sigit.(*)

Berita Terkait

Timnas Indonesia Akhiri Penantian 35 Tahun
Bintang Cedera, Indonesia Raih Perak Voli Pantai Asian Games
Final Asian Games, Bintang/Sofyan Tantang Pasangan Tangguh Qatar
Sempat Tertekan, Bintang/Sofyan Tembus 8 Besar Asian Games 2026
Dramatis Lima Set, Indonesia Takluk dari Thailand
Bintang/Sofyan Sempurna, Melaju ke 16 Besar Asian Games
Menpora Erick: Atlet Tak Boleh Berjuang Sendirian
Timnas Voli Putra Bidik Perunggu Asian Games 2026

Berita Terkait

Tuesday, 6 October 2026 - 09:05 WIB

Timnas Indonesia Akhiri Penantian 35 Tahun

Saturday, 3 October 2026 - 18:15 WIB

Bintang Cedera, Indonesia Raih Perak Voli Pantai Asian Games

Thursday, 1 October 2026 - 16:06 WIB

Final Asian Games, Bintang/Sofyan Tantang Pasangan Tangguh Qatar

Tuesday, 29 September 2026 - 13:31 WIB

Sempat Tertekan, Bintang/Sofyan Tembus 8 Besar Asian Games 2026

Monday, 28 September 2026 - 09:54 WIB

Dramatis Lima Set, Indonesia Takluk dari Thailand

Berita Terbaru

Nasional

DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang

Wednesday, 7 Oct 2026 - 09:59 WIB

News

Wamen Viva Yoga Dorong Balai Transmigrasi Denpasar Go Global

Wednesday, 7 Oct 2026 - 08:23 WIB