Menteri Basuki: Nilai – Nilai Pelatihan Bela Negara Implementasikan Dalam Tugas Pembangunan Infrastruktur

Wednesday, 25 May 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono secara resmi menutup penyelenggaraan Pelatihan Bela Negara Batch 1 bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2021 di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, Rabu (25/5/2022). Pelatihan Bela Negara bertujuan untuk mempersiapkan insan-insan PUPR yang berdedikasi, berkarakter kuat, berjiwa pantang menyerah sekaligus menumbuhkan nilai-nilai patriotisme, kepemimpinan, kedisiplinan, militansi dan cinta Tanah Air.

Menteri Basuki mengatakan pelatihan Bela Negara yang dilaksanakan di Pusdiklatpassus Kopassus akan menanamkan nilai – nilai kedisiplinan, militansi, dan nasionalisme para CPNS Kementerian PUPR, sehingga menjadi motivasi dan penggerak dalam pelaksanaan tugas dalam pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia.

“Saya sangat berharap kontribusi saudara – saudara sekalian dalam penyelenggaraan infrastruktur melalui Kementerian PUPR. Apa yang sudah Anda dapatkan dalam pelatihan ini mungkin hanya sedikit saja, inilah harapan saya untuk mengisi renung di pojok hati saudara-saudara sekalian. Saya tahu kemampuan teknis saudara sekalian sudah lulus passing grade, tetapi saya ingin berkontribusi dalam membentuk watak dan karakter saudara sekalian,” kata Menteri dalam arahannya sebagai Inspektur Upacara.

Menteri Basuki juga berpesan setelah para CPNS peserta Bela Negara lulus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian PUPR dapat mengimplementasikan semangat dan tekad pantang menyerah menghadapi tantangan di tempat kerja ke depan. Yakinlah semua akan dapat dilalui dan menjadikan semua tantangan yang ada sebagai peluang untuk mengukur dan mengembangkan potensi diri. ‘You are more than what you think’.

“Jadi PNS Kementerian PUPR bukan leha-leha (Santai), tetapi justru lebih keras lagi menghadapi tugas-tugas ke depan. Saya yakin dan saya sangat berharap dengan pelatihan Bela Negara di Pusdiklatpassus akan ada yang melekat dan bawa pulang, bawa ke kantor untuk melaksanakan tugas keseharian kedepan. Kedisiplinan bukan hanya saat latihan, kedisiplinan, militansi, keteraturan, nasionalisme harus Anda bawa dalam tugas ke depan,” tutur Menteri Basuki.

See also  Soal Kepastian Penyelenggaraan Haji 2021, Ace Hasan Desak Menteri Agama Lapor Presiden

Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus Mayjen TNI Iwan Setiawan menyampaikan ucapan Terima kasih kepada Kementerian PUPR atas kepercayaannya dalam membina CPNS Formasi Tahun 2021 dalam kegiatan Bela Negara. Pendidikan dan pelatihan yang sudah didapat di Pusdiklat Kopassus diharapkan dapat dibawa di manapun dalam bertugas.

“Yakin dan percaya dengan niat yang tulus, dengan keikhlasan, dengan pengabdian, dengan pengorbanan saudara akan bisa membawa Kementerian PUPR lebih baik lagi untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia,” kata Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan.

Pelatihan Bela Negara dilaksanakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian PUPR yang diikuti oleh 519 CPNS Formasi Tahun 2021 selama 15 hari yang terdiri dari 2 gelombang (batch), yakni Batch 1 pada 11 hingga 25 Mei 2022 dan Batch 2 pada 25 Mei hingga 8 Juni 2022. Pada acara seremoni penutupan Bela Negara Batch 1 juga diisi dengan kegiatan demonstrasi ketangkasan oleh para CPNS Formasi 2021 seperti kalisteknik, peraturan baris berbaris, bela diri militer, mountaineering, bongkar pasang senjata, lempar pisau dan kapak serta pematahan besi dragon dan hebel. Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki juga mempraktektan demonstrasi ketangkasan lempar pisau dan mematahkan hebel.

Hadir dalam acara, Komandan Pusdiklatpassus Kopassus (Danpusdiklatpassus) Brigjen TNI Agus Sasmita, Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah, Inspektur Jenderal T Iskandar, Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Khalawi Abdul Hamid, dan Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja. (*)

Berita Terkait

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan
Tamsil Linrung Pimpin Delegasi DPD Pantau Langsung Pemilu Rusia
Nono Sampono: Kampus Harus Jadi Ruang Tumbuh Generasi Bangsa
Ombudsman Bongkar Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Kementerian PU Bangun 9 Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan, Tampung 11.340 Siswa

Berita Terkait

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Wednesday, 30 September 2026 - 10:23 WIB

Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan

Tuesday, 29 September 2026 - 13:14 WIB

Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat

Sunday, 27 September 2026 - 10:26 WIB

Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan

Saturday, 26 September 2026 - 18:23 WIB

Tamsil Linrung Pimpin Delegasi DPD Pantau Langsung Pemilu Rusia

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Friday, 2 Oct 2026 - 12:41 WIB