Kejar Target Bebas Emisi Karbon, KBUMN Kembangkan 5 Inisiatif Strategis

Monday, 17 October 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (Kemen BUMN) mengembangkan 5 (lima) inisiatif strategis untuk mendorong BUMN membangun portofolio dan ekosistem dalam rangka mendukung dekarbonisasi dan mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060.

Wakil Menteri BUMN I, Pahala N. Mansyuri dalam Panel III SOE International Conference menjelaskan salah satu fokus besar Kementerian BUMN adalah mendorong BUMN agar tidak hanya memberikan nilai dan dampak positif bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga berinovasi dan mengubah model bisnisnya.

“Jadi kami melihat perubahan dekarbonisasi sebagai peluang bagi BUMN Indonesia. Karena kami melihat itu sebagai peluang untuk benar-benar meningkatkan ketahanan energi dan kemandirian energi kita,”ucap Pahala.

Dalam konferensi yang mengangkat tema “Energy Transition and Green Development for Sustainable Growth”, Pahala menguraikan dalam jangka pendek perubahan akan mengalami percepatan sebagai dampak krisis Rusia-Ukraina. Namun Kementerian BUMN melihat pada tren jangka menengah, dengan menawarkan 5 inisiatif utama. Pertama, membentuk ekosistem pasar karbon antar BUMN untuk mempercepat agenda dekarbonisasi dan menetapkan role model bagi pembentukan pasar karbon nasional serta menjalankan Nature Base Solution (NBS). Kedua, mengembangkan kapasitas EBT, antara lain Geothermal, Biomassa, Biofuel, dan lainnya. Ketiga, membangun ekosistem EV untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak, mengurangi impor dan subsidi bahan bakar. Keempat, mekanisme transisi energi melalui upaya mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga batubara. Kelima, mengembangkan klaster industri hijau. 

Lebih lanjut menurut Pahala, Pemerintah telah menetapkan bahwa Indonesia benar-benar dapat mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 dan mengurangi emisi sekitar 32% pada sekitar tahun 2030. Untuk itu, BUMN harus mampu mengembangkan portofolio inisiatif, baik untuk masing-masing BUMN atau sebagai ekosistem BUMN atau BUMN bekerja sama dengan yang lain untuk membantu mencapai National Determined Contribution (NDC).

See also  Hingga Juli 2023, Tol Trans Sumatera 596 km Telah Beroperasi dan 361 km Dalam Tahap Konstruksi

“Di lingkungan Kementerian BUMN, sejak tahun lalu, kita sudah menetapkan bahwa setiap tahun harus memiliki KPI. Setidaknya telah ditetapkan apa yang akan menjadi target pengurangan emisi. Yang kedua apa yang harus dilakukan dan apa inisiatifnya untuk membangun peluang bisnis,”ujarnya.

Dalam panel konferensi tersebut, President of Schlumberger Asia, Amy Chua mengungkapkan perusahaan migas yang ia pimpin melakukan tiga pendekatan untuk dekarbonisasi yakni mengurangi emisi sendiri, membantu klien/pelanggan dalam pengurangan emisi dan memulai berinvestasi dalam energi baru. 

“Jadi saya pikir portofolio yang akan datang ini pada akhirnya akan menjadi bagian dari transisi energi kita,”kata Amy Chua.

Namun menurutnya, regulasi pasti memainkan peran besar. Ia mencontohkan di Eropa, pada tahun 2005, ketika Komisi Uni Eropa menciptakan sistem transisi. Eropa mengalami kemajuan cepat 15-17 tahun kemudian. Pengurangan emisi yang mereka lakukan sangat fenomenal karena emisinya berkurang hampir 43% dan melakukan penelurusan hingga 42,8%. Ia menilai tanpa kebijakan yang jelas, pengurangan emisi akan memakan waktu lebih lama. 

“Kolaborasi dan kemitraan menjadi penting. Tidak ada satu entitas pun yang dapat melakukannya sendiri. Kami terbiasa melakukan itu, jadi kami memiliki banyak kemitraan dan kolaborasi di seluruh dunia sekarang,”ujarnya.**

Berita Terkait

​Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga Buka Ruang Potensi Opsi Buyback Saham
Hutama Karya Jaga Kinerja Keuangan Tetap Tumbuh hingga Triwulan III 2026
Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T
Bank Mandiri Perkuat Fundamental Bisnis dengan Neraca yang Tetap Sehat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Capai Rp3.923 Triliun dan Serap 5,49 Juta Tenaga Kerja
Dorong Peningkatan Investasi di Indonesia, Menkeu Suahasil Perkuat Kemitraan Global
Indonesia–Timor-Leste Perkuat Kerja Sama Investasi
Dorong UMK Binaan Naik Kelas, Hutama Karya Grup Bukukan Penjualan Produk Kriya Berkelanjutan di INACRAFT 2026

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 22:19 WIB

​Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga Buka Ruang Potensi Opsi Buyback Saham

Wednesday, 21 October 2026 - 21:05 WIB

Hutama Karya Jaga Kinerja Keuangan Tetap Tumbuh hingga Triwulan III 2026

Wednesday, 21 October 2026 - 20:58 WIB

Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T

Tuesday, 20 October 2026 - 16:10 WIB

Bank Mandiri Perkuat Fundamental Bisnis dengan Neraca yang Tetap Sehat

Tuesday, 20 October 2026 - 06:02 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Capai Rp3.923 Triliun dan Serap 5,49 Juta Tenaga Kerja

Berita Terbaru

News

ITPLN Perkuat Tridharma Lewat Kolaborasi Strategis

Thursday, 22 Oct 2026 - 09:13 WIB

Ekonomi - Bisnis

​Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga Buka Ruang Potensi Opsi Buyback Saham

Wednesday, 21 Oct 2026 - 22:19 WIB

Ekonomi - Bisnis

Hutama Karya Jaga Kinerja Keuangan Tetap Tumbuh hingga Triwulan III 2026

Wednesday, 21 Oct 2026 - 21:05 WIB

Ekonomi - Bisnis

Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T

Wednesday, 21 Oct 2026 - 20:58 WIB

Berita Utama

BNI Jalankan Aksi Korporasi Terukur, Fundamental Bisnis Tetap Solid

Wednesday, 21 Oct 2026 - 20:52 WIB