Gus Halim: Pegiat Desa Harus Siap Jadi Narasumber Usai Refreshment Training

Saturday, 12 August 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar membuka kegiatan Refreshment Training Penguatan Kapasitas Partisipasi Pegiat Desa Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Tahun Anggaran 2023 di Surabaya, Sabtu (12/8/2023).
Foto : Angga/KemendesPdtt

Surabaya - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar membuka kegiatan Refreshment Training Penguatan Kapasitas Partisipasi Pegiat Desa Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Tahun Anggaran 2023 di Surabaya, Sabtu (12/8/2023). Foto : Angga/KemendesPdtt

DAELPOS.com – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar meminta kualitas pegiat desa terus ditingkatkan. Pasca refreshment training, pegiat desa harus semakin berkualitas dan layak menjadi narasumber

“Kegiatan ini biar pegiat desa ingat kembali semua tugasnya kemudian melaksanakannya. Saya yakin refreshment ini tidak terlalu bertele-tele pasti akan menghasilkan satu kapasitas untuk pegiat desa segera menjadi narasumber, pengajar dan pelatih,” kata menteri yang akrab disapa Gus Halim saat membuka kegiatan Refreshment Training Penguatan Kapasitas Partisipasi Pegiat Desa Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Tahun Anggaran 2023 di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (12/8/2023).

Meningkatnya kualitas pegiat desa termasuk pendamping desa menjadi salah satu fokus utama Gus Halim selama menjabat sebagai Mendes PDTT.

Hal itu karena baik tidaknya kualitas sumber daya manusia (SDM) pendamping desa menjadi faktor penting dalam percepatan pencapaian status desa-desa menjadi mandiri.

Gus Halim berharap semua pelatihan yang dilaksanakan tidak hanya formalitas namun harus memberikan manfaat dan pengaruh besar di desa.

Di antaranya adalah semakin dirasakannya dana desa khususnya bagi masyarakat kalangan bawah dan menengah.

“Satu hal pesan saya outcome tidak hanya output. Penyampaian materi bisa singkat tapi harus ada tindak lanjut, outcome. Pegiat desa setelah melakukan ini bertugas apa gitu. Ini harus bisa diukur,” tegas Gus Halim.

“Pegiat desa setelah mengikuti pelatihan ini adalah mendukung upaya maksimal menghadirkan kebijakan dana desa di seluruh warga masyarakat desa, dan menjadikan dana desa dirasakan manfaatnya oleh warga desa utamanya kelas menengah ke bawah,” imbuhnya.

Selama pelatihan berlangsung ada empat materi penting yang dibahas. Materi tersebut meliputi citra diri pegiat desa, pemetaan sosial untuk perencanaan pembangunan inklusif, transparansi dan akuntabilitas APB Desa, dan, dan mitigasi bencana dalam pembangunan desa.

See also  Didukung Stakeholder Semua Level, Mendes Yandri Optimis Target Ketahanan Pangan 2027 Tercapai

Gus Halim menghadiri pelatihan didampingi Kepala BPSDM Luthfiyah Nurlaela, Staf Khusus Mendes PDTT Nasrun Annahar, Korprov Jawa Timur Muhammad Ashari, tenaga pengajar/pelatih, TAPM kabupaten/kota, pendamping desa, dan pendamping lokal desa se-Provinsi Jawa Timur.

Pada hari pertama peserta refreshment berasal dari Nganjuk, Lamongan, Blitar, Malang, Tuban, Bangkalan, Kediri, Pasuruan, Tulungagung, Sidoarjo, Jombang dengan total 307 orang.

Sementara refreshment hari kedua diikuti oleh 269 orang dari Lumajang, Situbondo, Pamekasan, Sumenep, Pacitan, Trenggalek, Probolinggo, Banyuwangi, Bondowoso, Magetan, Ponorogo, dan Ngawi.

Berita Terkait

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa
Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya
Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra
Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Lampung Selatan
Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok

Berita Terkait

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Thursday, 24 September 2026 - 13:59 WIB

Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

Thursday, 24 September 2026 - 07:38 WIB

Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat

Wednesday, 23 September 2026 - 23:53 WIB

KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa

Wednesday, 23 September 2026 - 18:30 WIB

Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya

Berita Terbaru

Energy

Siapkan SDM Nuklir, ITPLN Luncurkan Buku Teknologi PLTN

Friday, 25 Sep 2026 - 06:45 WIB

Olahraga

Timnas Voli Putra Bidik Perunggu Asian Games 2026

Thursday, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB