DAELPOS.com – Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Rulli Nuryanto mengatakan bahwa inovasi dan daya saing adalah dua hal yang saling berkaitan. “Inovasi akan membantu meningkatkan daya saing produk dan daya saing produk akan bisa terdongkrak apabila produk yang dihasilkan memiliki inovasi sesuai kebutuhan pasar”, ucap Rulli saat menjadi Keynote Speech pada acara workshop dengan tema “Innovation without Limits” yang diselenggarakan Puspiptek dan US-Asean Business Council, di Aula Puspiptek,
Di era Revolusi Industri 4.0 saat ini, lanjut Rulli, yang diwarnai perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat, inovasi tidak hanya terkait bagaimana menghasilkan produk yang unik. “Tetapi juga inovasi dalam pemasaran agar kita bisa menjual produk tersebut dan membangun hubungan yang kuat dengan konsumen”, tegas Rulli.
Oleh karena itu, Rulli berharap para pelaku UKM harus juga bisa berinovasi dalam membangun jaringan usaha atau business network. “Di era ini justru kebutuhan untuk berkolaborasi dan bersinergi di antara para pelaku usaha semakin terlihat agar mereka bisa sama-sama survive dan berkembang. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai yang ada pada jatidiri Koperasi”, kata Rulli.
Sehingga, kata Rulli, diharapkan ketika wirausaha ini dapat tumbuh, akan tumbuh juga koperasi yang berkualitas. “Pemerintah telah dan akan terus mendukung melalui berbagai program kebijakan untuk meningkatkan daya saing para pelaku koperasi dan UKM di Indonesia”, jelas Rulli.
Dalam kesempatan yang sama, Sekjen Kementerian Ristek Dikti Prof Ainun Na’im mengatakan, di dunia ini selalu ada perkembangan hal-hal baru yang lebih baik dari pada sebelumnya. “Sekarang zamannya open science, perkembangan iptek harus bisa diakses, terutama pada temuan-temuan baru terkait pada iptek. “Seperti di Indonesia, bisa muncul banyak startup yang sukses, karena lingkungan di Indonesia memungkinkan, karena pemerintah memberikan kebebasan untuk warga negaranya memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin”, kata Prof Ainun.
Sementara Chief Country Representative Indonesia US-Asean Business Council Landry Subianto mengatakan, workshop kali ini akan menghadirkan anggota US-Asean Business Council, seperti Yola Effendi (Cisco Small Business Development Manager), Melissa Sutijadi (Manager Commercial Ecosystem Planning), dan Niko Atmadji (Facebook). “Mereka diharapkan akan membuka wawasan peserta, khususnya UKM di Indonesia agar dapat bersaing dan memanfaatkan teknologi dengan semaksimal mungkin”, ungkap Landry.
Landry menambahkan, workshop UKM ini adalah bagian dari program pengembangan kapasitas UKM US-ABC. “Pada 2011, US-ABC membentuk program pelatihan untuk UKM Asean, sebagai tanggapan atas permintaan Menteri-Menteri Ekonomi ASEAN (AEM) untuk mendukung UKM ASEAN dalam meningkatkan teknologi, serta basis konsumen dan pemasok global”, pungkas Landry.






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

