Koperasi Rurum Megai Olah Bahan Baku Lokal Jadi Produk Unggulan

Tuesday, 8 October 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Koperasi Wanita Rurum Megai adalah gambaran perjuangan ekonomi perempuan-perempuan desa Liang Butan Long Bawan, Krayan, Kalimantan Utara. Lewat koperasi mereka menunjukkan kemampuan sebagai pengrajin yang mampu memproduksi kerajinan unggulan. 

Koperasi yang berdiri sejak 2009 membina 25 pengrajin yang membuat tas, produk rotan dan bambu, tikar biru dan lainnya. Mereka cukup kreatif, ada sekitar 30 jenis produk yang mereka hasilkan. Uniknya kerajinan tersebut menggunakan bahan baku dari temar, bambu, akar pandan, daun pandan dan rotan yang berasal dari lingkungan sekitar. 

Rego, Ketua Koperasi Wanita Rurum Megai mengatakan setiap bulan koperasi dapat menjual 500 buah produk ke berbagai daerah bahkan luar negeri. 

“Produk-produk kerajinan koperasi kami jual ke Nunukan, Tanjung Selor, Tarakan, bahkan ke Malaysia, Limbang dan Brunei,” kata Rego.

Koperasi Rurum Megai yang berarti persatuan wanita pengrajin ini memiliki motto Bersama Koperasi Membuka Lapangan Usaha.

“Selain anggota koperasi membuat kerajinan, koperasi juga menampung kerajinan masyarakat di sekitar untuk dijual melalui koperasi,” urai Rego. 

Rego mengatakan di tengah ketekunan dan semangat para pengrajin, kemampuan mereka masih sangat terbatas. Produk yang mereka buat masih dikerjakan manual sehingga prosesnya memakan waktu lama. 

Ia berharap bantuan dari pemerintah untuk membeli alat-alat, seperti mesin jahit, mesin untuk raut rotan guna mempermudah dan meningkatkan kualitas produksi kerajinan.  

“Selain itu,  kami membutuhkan modal untuk membeli resleting dan kain hitam untuk membuat tas,” kata Rego.

See also  Puncak Temu Bisnis Belanja Barang/Jasa Pemerintah/BUMN Tahap Kedua Digelar di Jakarta

Berita Terkait

Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau
Dari Kacang Hijau hingga Rumput Laut, Kementrans Jajaki Hilirisasi dengan Empat Perusahaan Tiongkok
Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana di Sumatera Barat, Rampungkan Tanggul Darurat di Padang dan Pulihkan Akses Jalan Tapan- Batas Jambi
TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua
Jaga Konektivitas Trans Kalimantan, Kementerian PU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas di Kalteng
Irigasi Cimanuk Cisanggarung Hasil Rehabilitasi Hutama Karya Perkuat Ketahanan Pangan di Jawa Barat
TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak
Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam

Berita Terkait

Tuesday, 13 October 2026 - 21:14 WIB

Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau

Tuesday, 13 October 2026 - 14:31 WIB

Dari Kacang Hijau hingga Rumput Laut, Kementrans Jajaki Hilirisasi dengan Empat Perusahaan Tiongkok

Tuesday, 13 October 2026 - 09:12 WIB

Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana di Sumatera Barat, Rampungkan Tanggul Darurat di Padang dan Pulihkan Akses Jalan Tapan- Batas Jambi

Monday, 12 October 2026 - 18:50 WIB

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua

Monday, 12 October 2026 - 18:21 WIB

Jaga Konektivitas Trans Kalimantan, Kementerian PU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas di Kalteng

Berita Terbaru

Berita Utama

BNI Dukung 24 UMKM Lokal Tampil di MotoGP Mandalika 2026

Tuesday, 13 Oct 2026 - 18:36 WIB

foto ist

Megapolitan

Pramono Dorong Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Tuesday, 13 Oct 2026 - 16:08 WIB