Kemenkop dan UKM Harap Dana Pinjaman Pemerintah Dorong Pengembangan Sektor Riil

Monday, 14 October 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan didampingi Wakil Gubernur Banten Andika Harzrumy meresmikan beroperasinya unit toko bangunan ke-4, minimarket ke-3 dan grosir warung BMI ke-2 sebagai unit usaha Koperasi Benteng Muamalah Indonesia di Kota Serang, Senin (14/10/2019). Turut hadir juga antara lain Dirut LPDB-KUMKM Braman Setyo dan Kadis KUKM Banten Tabrani.

DAELPOS.com — Kementerian Koperasi dan UKM akan terus memberikan bantuan perkuatan modal usaha melalui pinjaman/pembiayaan dana bergulir dari LPDB-KUMKM kepada pelaku usaha di Tanah Air. Diharapkan dengan bantuan dana pinjaman pemerintah tersebut dapat mendororong peningkatan sektor riil.

“Dengan demikian diharapkan sektor riil berkembang di masyarakat terutama para anggota koperasi,” kata Sekretaris Kemenkop dan UKM Prof Rully Indrawan saat meresmikan Unit Toko Bangunan ke-4, Minimarket ke-3 dan Grosir Warung BMI ke-2 di Kota Serang, Banten, (14/10/2019).

Beberapa waktu sebelumnya pinjaman dana bergulir dari LPDB diputuskan untuk dimoratorium, namun saat ini sudah dilanjutkan kembali. Prof Rully berharap penyaluran dana bergulir ke depan fokus menyasar koperasi, kelompok usaha pemula di kampus-kampus, pesantren, petani, peternak dan UKM kelompok ibu-ibu.

“Provinsi Banten ini bisa jadi percontohan untuk pesantren sehingga kegiatan ekonomi pesantren kita kembangkan,” ujar Prof Rully.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Rully meresmikan beroperasinya Unit Toko Bangunan ke-4, Minimarket ke-3 dan Grosir Warung BMI ke-2 sebagai unit Usaha dari Koperasi Benteng Muamalah Indonesia. Hadir dalam acara itu antara lain Wagub Banten Andika Hazrumy, dan Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo.

Kopmen BMI baru berdiri pada bulan Februari 2019 dan saat ini anggotanya telah berjumlah 75.941 orang. Yang membanggakan adalah pada umur yang relatif singkat ini, koperasi tersebut telah memiliki 4 toko bangunan, 3 minimarket dan 2 warung grosir.

See also  Pembangunan Terminal Purworejo Baru dari Revitalisasi Terminal Tipe A

Sebagaimana diketahui Kopmen BMI lahir dari kebutuhan para anggota koperasi yang telah ada terdahulu yaitu Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) dan masyarakat sekitar yang ingin melakukan usaha di bidang retail dan grosir.

“Model pengembangan usaha yang telah dilakukan oleh Kopmen BMI ini dapat dijadikan model bagi koperasi-koperasi lain dalam memberi pelayanan kepada anggotanya,” harap Prof Rully.

Prof Rully menegaskan bahwa tujuan dari koperasi adalah untuk mensejahterakan anggota. Oleh karena itu kata dia, dengan adanya usaha ritel dan dan grosir BMI tersebut, diharapkan segala keperluan anggota dapat disediakan oleh koperasi dengan harga yang kompetitif dan kualitas yang baik.

“Saya berharap usaha yang telah dilakukan oleh pengurus dan anggota koperasi untuk mengembangkan usaha ritel dan grosir ini dapat lebih ditingkatkan di kemudian hari,” katanya.

Wagub Banten Andika Hazrumy mengatakan Banten sedang menghadapi masalah pengangguran terbuka dan kemiskinan. Namun menurut dia, pemberdayaan koperasi bisa menjadi jalan keluar untuk mengatasi masalah tersebut. Oleh karena itu, Pemprov Banten telah mengeluarkan kebijakan untuk mendukung pengembangan koperasi.

“Saya harap ke depan mendorong program koperasi yang telah nyata memberikan kontirbusi terhadap perekonomian daerah. BMI telah memberikan luar bisa menyokong ratusan ribu anggotanya,” pungkas Andika. (DAE)

Berita Terkait

Pembangunan Jembatan Wariori Dipercepat, Buka Kembali Konektivitas di Papua Barat
Mendes Yandri Tegaskan Desa sebagai Fondasi Utama Kemajuan Indonesia
Kementerian PU Bergerak Cepat, Warga Terdampak Kekeringan di Mamuju Terima Bantuan Air Bersih
Rakor Konflik Agraria, Mendes Yandri Rekomendasikan Solusi Desa Dalam Kawasan Hutan
Tingkatkan Ketahanan Jalan terhadap Bencana, Kementerian PU Perkuat 901 Titik Lereng Lembah Anai
Kertas Menyusut Buka Mata Siswa Sumedang tentang Palestina
Hutama Karya Tandatangani Kerja Sama Integrasi Blu-E dalam Rangkaian Launching ETLE HUB
Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa

Berita Terkait

Thursday, 13 August 2026 - 15:56 WIB

Pembangunan Jembatan Wariori Dipercepat, Buka Kembali Konektivitas di Papua Barat

Wednesday, 12 August 2026 - 19:30 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Desa sebagai Fondasi Utama Kemajuan Indonesia

Wednesday, 12 August 2026 - 15:53 WIB

Kementerian PU Bergerak Cepat, Warga Terdampak Kekeringan di Mamuju Terima Bantuan Air Bersih

Tuesday, 11 August 2026 - 18:21 WIB

Rakor Konflik Agraria, Mendes Yandri Rekomendasikan Solusi Desa Dalam Kawasan Hutan

Tuesday, 11 August 2026 - 17:29 WIB

Tingkatkan Ketahanan Jalan terhadap Bencana, Kementerian PU Perkuat 901 Titik Lereng Lembah Anai

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional

Friday, 14 Aug 2026 - 17:34 WIB