Kemenkop dan UKM Apresiasi Koperasi yang Aktif Berkegiatan Sosial

Wednesday, 16 October 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Koperasi dan UKM mengapresiasi koperasi yang tidak saja melakukan kegiatan ekonomi dan pemberdayaan anggotanya tetapi juga aktif berkegiatan sosial.

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati dalam acara
Penyerahan Hibah Rumah Siap Huni (HRSH) di Kantor Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia di Serang, Banten, Rabu (16/10/2019), mengatakan pihaknya menyambut baik dengan
melihat kiprah Kopsyah Benteng Mikro Indonesia yang menerapkan lima instrumen pemberdayaan.

Koperasi beranggotakan 157.875 orang dan akumulasi penyaluran pembiayaan Rp3,8 triliun itu menerapkan lima instrumen pemberdayaan berupa sedekah, pinjaman, pembiayaan, simpanan, dan investasi.

“Melihat instrumen pemberdayaan yang diterapkan Kopsyah Benteng Mikro ini cukup menarik, dimana mengkombinasikan antara kegiatan usaha atau bisnis dengan kegiatan sosial,” kata Yuana.

Kegiatan sosial kata Yuana sebagai ciri khas dan keunggulan dari kegiatan KSPPS/USPPS Koperasi dalam membangun kebersamaan yang seimbang.

“Kopsyah Benteng Mikro tidak saja memberi manfaat bagi yang membutuhkan layanan penyediaan pembiayaan, juga memberikan bantuan pemberdayaan bagi anggota yang kurang beruntung,” katanya.

Koperasi itu tercatat melakukan kegiatan pemberdayaan yang dilaksanakan bervariasi dengan memberikan bantuan pengembangan usaha, bantuan renovasi perumahan, sarana perbaikan tingkat kesejahteraan anggotanya.

“Dalam hal ini, Kementerian Koperasi dan UKM memberikan apresiasi dan penghargaan, mudah-mudahan ke depan Kopsyah Benteng Mikro Indonesia disamping melanjutkan kegiatan yang sudah berjalan dengan baik, harus juga didukung dengan penerapan prinsip-prinsip pembiayaan syariah sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI,” katanya.

Yuana berharap, Kopsyah Benteng Mikro Indonesia semakin berkembang dan memberikan manfaat, terutama pada saat ini.

Ia menambahkan, Pemerintah telah menyadari pentingnya konsep yang baik dalam penerapan keuangan inklusif, dan praktik Kopsyah Benteng Mikro Indonesia merupakan salah satu contoh baik dalam penerapan keuangan inklusif.

See also  Ombudsman dan Kementan Monitoring Panen Padi di Indramayu

Pada kesempatan itu diserahkan hibah rumah siap huni kepada anggota Kopsyah Benteng Mikro Indonesia yakni seorang janda warga Desa Cakung, Binuang, Serang bernama Tuni (62) yang sudah menjadi anggota koperasi selama 2 tahun.

Pinjaman Tuni sebesar Rp7 juta juga sudah diputihkan dengan pertimbangan kemanusian termasuk karena sang suami telah berpulang.

Tuni adalah warga Cakung yang termasuk kategori Dhuafa dengan 3 anak semuanya berkehidupan serba sulit dan pas-pasan.

Kegiatan sehari-hari Tuni hanya buruh tani ketika musim padi, untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya hanya mengharap pemberian dari anak yang tinggal tidak jauh dari rumahnya dan juga pemberian dari para tetangga.

Kondisi rumah bilik Tuni sudah miring ditopang kayu dan atapnya pun sudah pasti bocor saat hujan.

Informasi tentang keadaan Tuni di peroleh dari Staf Lapang dan di teruskan ke Manager KCP, ketika Staf lapang dan MKCP mengunjungi rumah Tuni, keadaan rumahnya ramai karena ternyata suami Tuni baru saja 7 hari meninggal dan sedang dilaksanakan acara sedekahan.

Total biaya Pembangunan Hibah Rumah Siap Huni Rp50.000.000 yang seluruhnya dari Kopsyah Benteng Mikro Indonesia.(DAE)

Berita Terkait

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa
Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya
Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra
Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Lampung Selatan
Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok

Berita Terkait

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Thursday, 24 September 2026 - 13:59 WIB

Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

Thursday, 24 September 2026 - 07:38 WIB

Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat

Wednesday, 23 September 2026 - 23:53 WIB

KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa

Wednesday, 23 September 2026 - 18:30 WIB

Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya

Berita Terbaru

Olahraga

Timnas Voli Putra Bidik Perunggu Asian Games 2026

Thursday, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim  / foto ist

Hukum

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem Makarim Jadi 9 Tahun

Thursday, 24 Sep 2026 - 18:24 WIB

Berita Terbaru

Ombudsman Bongkar Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Thursday, 24 Sep 2026 - 16:36 WIB