Kemenkop dan UKM Rancang Kerja Sama Pemberdayaan UKM dengan Ormas PP

Sunday, 27 October 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof. Rully Indrawan menjadi pembicara pada Seminar Nasional Pemberdayaan Koperasi dan UKM dalam rangkaian acara Mubes Pemuda Pancasila. Jakarta, Minggu (27/10/2019)./daelpos.com

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof. Rully Indrawan menjadi pembicara pada Seminar Nasional Pemberdayaan Koperasi dan UKM dalam rangkaian acara Mubes Pemuda Pancasila. Jakarta, Minggu (27/10/2019)./daelpos.com

DAELPOS.com — Kementerian Koperasi dan UKM tengah merencang kerja sama pemberdayaan UKM dengan melibatkan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Dalam waktu dekat kerja sama itu akan dilakukan dengan Pemuda Pancasila (PP).

Sekretaris Kemenkop dan UKM Prof Rully Indrawan mengatakan koperasi saat ini membutuhkan kerja sama dengan Pemuda Pancasila. Sebab ormas pimpinan Japto Soerjosoemarno itu dinilai memiliki basis massa hingga ke desa-desa.

“Upaya ini dilakukan untuk penguatan UKM di lingkungan NGO/ormas yang memiliki anggota hingga tingkat desa, dan Pemuda Pancasila menjadi salah satu ormas yang dilirik oleh Kementerian Koperasi dan UKM,” kata Rully saat menjadi pembicara dalam seminar nasional dalam rangakaian Mubes X Pemuda Pancasila di Hotel Sultan Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Prof Rully menegaskan komitmen Pemerintah melalui Kemenkop dan UKM untuk terus menggalakkan program Reformasi Total Koperasi sebagai langkah strategi dalam membangun koperasi yang modern dan berkualitas.

Salah satu langkah yang diambil melalui program tersebut yakni rehabilitasi yang berupa pengelolaan dan pemutakhiran data koperasi melalui online database system (ODS) dan membekukan atau membubarkan koperasi yang tidak aktif.

Prof Rully mengatakan, melalui langkah rehabilitasi, sebanyak 40.013 koperasi yang tidak aktif dan nakal telah dibubarkan. Sementara sisanya masih dalam tahap pengkajian.

“Sehingga dari jumlah koperasi pada tahun 2014 atau sebelum Program Reformasi Total Koperasi mencapai 212.570 unit, maka per tahun 2018 tinggal 138.140 unit usaha,” ujarnya.

Rully juga mengaku bahwa program Reformasi Total Koperasi telah membawa perubahan paradigma dalam dunia koperasi Indonesia, yakni koperasi modern yang berkualitas, serta berdaya saing tinggi, dengan jumlah anggota aktif yang terus meningkat.

“Program itu juga meningkatkan kapasitas koperasi sebagai badan usaha berbasis anggota yang sehat, kuat, mandiri, dan tangguh, setara dengan badan usaha. Hal itu dilakukan melalui regulasi yang kondusif, penguatan SDM, kelembagaan pembiayaan, pemasaran, dan kemajuan teknologi,” tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, program itu juga mendorong meningkatnya lapangan pekerjaan yang berdampak pada menurunnya pengangguran, kemiskinan, dan ketimpangan ekonomi, yang akhirnya terwujudnya pemerataan kesejahteraan masyarakat.

“Di era kekinian, koperasi harus berbasis digital yang mampu memberikan kemudahan bagi generasi milenial untuk ikut serta dalam membangun koperasi di Indonesia,” pungkasnya.(DAE)

See also  BNPB Perlu Tingkatkan Sosialisasi Penerapan Protokol Covid-19

Berita Terkait

Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh
Melalui IJD, Warga Aceh Tenggara Kini Lebih Nyaman Ambil Hasil Panen di Ladang
HAN 2026 di LRT Jakarta, Anak Belajar Naik Transportasi Umum Sambil Bermain
Salurkan Air Minum di Tengah Kekeringan, Kementerian PU Beri Bantuan ke Desa Terdampak di Kabupaten Banjar
Wujudkan Ekosistem Pendidikan Masa Depan Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta
Peringati Hari Anak Nasional, Hutama Karya dan Yayasan KAKAK Perkuat Perlindungan Anak di Karanganyar
Laba Lampaui Target, Kontrak Baru Hutama Karya Naik 22 Persen
Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar

Berita Terkait

Sunday, 26 July 2026 - 01:39 WIB

Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh

Sunday, 26 July 2026 - 01:23 WIB

Melalui IJD, Warga Aceh Tenggara Kini Lebih Nyaman Ambil Hasil Panen di Ladang

Saturday, 25 July 2026 - 17:08 WIB

HAN 2026 di LRT Jakarta, Anak Belajar Naik Transportasi Umum Sambil Bermain

Saturday, 25 July 2026 - 09:55 WIB

Salurkan Air Minum di Tengah Kekeringan, Kementerian PU Beri Bantuan ke Desa Terdampak di Kabupaten Banjar

Friday, 24 July 2026 - 14:38 WIB

Wujudkan Ekosistem Pendidikan Masa Depan Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh

Sunday, 26 Jul 2026 - 01:39 WIB