KLHK dan FAO Jajaki Kerja Sama Baru untuk Perkuat Pengendalian Perubahan Iklim Sektor Kehutanan dan Lahan

Tuesday, 5 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya menerima langsung Food and Agriculture Organization (FAO) Representative, Stephen Rudgard di ruang kerjanya

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya menerima langsung Food and Agriculture Organization (FAO) Representative, Stephen Rudgard di ruang kerjanya

DAELPOS.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Senin, 4 November 2019.Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya menerima langsung Food and Agriculture Organization (FAO) Representative, Stephen Rudgard di ruang kerjanya, Senin (4/10). Pertemuan ini membahas rencana tindak lanjut kerja sama yang telah dan sedang dilaksanakan, serta kerja sama baru.

Stephen Rudgard menyampaikan ucapan “Selamat kepada Ibu Siti Nurbaya yang telah dipercaya untuk menjabat sebagai Menteri LHK pada Kabinet Indonesia Maju”. Selanjutnya Stephen menanyakan langkah-langkah yang akan dilaksanakan Menteri Siti pada periode 2019-2024. Secara singkat, Menteri Siti menyampaikan hal-hal yang menjadi penekanan Presiden RI Joko Widodo saat terpilih menjadi Menteri LHK pada periode II yaitu urusan industri hijau, hutan sosial, carbon trading, serta pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Kerjasama baru antara FAO dengan KLHK berjudul Strengthening Indonesian Forest and Land Monitoring for Climate Actions. Rancangan proyek ini bertujuan untuk memungkinkan Indonesia meningkatkan pengelolaan hutan dan lahan, serta mengatalisasi aksi mitigasi perubahan iklim, sebagai kontribusi signifikan terhadap komitmen global untuk menahan peningkatan suhu rata-rata global hingga di bawah 2 derajat Celcius.

Proyek kerja sama baru ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas teknis dan koordinasi kelembagaan untuk National Forest Inventory (NFI) dan National Forest Monitoring System (NFMS). Proyek ini juga akan merancang ulang kedua sistem di atas agar berkelanjutan, dan sesuai dengan tujuan yang akan lebih memenuhi kebutuhan pengambilan keputusan.

KLHK dan FAO sebelumnya juga telah melakukan berbagai kerjasama, diantaranya adalah kolaborasi terkait peningkatan tata kelola hutan dan implementasi legalitas kayu dalam Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK). KLHK dan FAO telah menandatangani perjanjian kerjasama FAO-EU Forest Law Enforcement, Governance, and Trade (FLEGT) Programme pada 24 Mei 2018. Perjanjian tersebut memberikan dukungan bagi inisiatif-inisiatif oleh lembaga pemerintah, sektor swasta, LSM dan para pihak lainnya dalam rangka penguatan implementasi SVLK dan Perjanjian FLEGT VPA antara Indonesia dan Uni Eropa, termasuk untuk usaha kecil dan menengah.

Proposal Proyek Kerjasama tentang Invasive Alien Plant Species (IAPS) yang akan dilaksanakan sangat terkait dengan bidang tugas KLHK Cq. Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, dimana Indonesia harus mengamankan keanekaragaman hayati yang ada di kawasan konservasi. Menteri Siti mengharapkan “dengan rencana kerjasama ini diharapkan kejadian seperti meluasnya pohon Acacia nilotica di Taman Nasional Baluran tidak terjadi di kawasan lain”. 

Tentang rencana kajian The Causes of Fire and How to Address Them, “Kementerian LHK akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian, karena sebagian besar kejadian kebakaran lahan yang terjadi pada tahun 2019 ini merupakan penyiapan kegiatan pertanian/ perkebunan dan harus menerapkan penyiapan lahan tanpa bakar.” tambah Menteri Siti. 

Pada kesempatan tersebut Stephen Rudgard juga menyampaikan informasi kepada Menteri Siti, bahwa saat ini sudah ada Direktur Jenderal FAO Mr. Qu Dongyu (sebelumnya menjabat Wakil Menteri Pertanian Tiongkok) yang akan mengkoordinasikan kegiatan pertanian secara luas bagi anggota FAO. Menteri Siti menitipkan kepada Mr. Stephen buku SoIFo dan Time for Change (Saatnya Berubah) untuk disampaikan kepada Direktur Jenderal FAO, dengan pesan “agar Mr. Qu dapat mengetahui bagaimana status hutan Indonesia dan apa yang telah dilaksanakan Menteri LHK memimpin KLHK selama tahun 2014-2019.” tutur Menteri Siti.

FAO telah mendukung penyusunan buku State of Indonesia’s Forest (SoIFo) yang memuat langkah-langkah korektif mendasar dan besar-besaran Pemerintah Indonesia dalam sektor kehutanan. Menteri Siti meluncurkan SoIFo di Jakarta, di hadapan para Duta Besar negara sahabat, dan perwakilan organisasi internasional di Indonesia tahun 2018 lalu. SoIFo juga disampaikan dalam forum Committee on Forestry (COFO) 2018 di kantor pusat FAO, di Roma, Italia pada tahun yang sama.

Turut mendampingi Menteri LHK menerima FAO Representative, Direktur Jenderal PPI, Kepala Badan Litbang dan Inovasi, Direktur Jenderal KSDAE, Kepala Biro KLN, Kepala Biro Humas KLHK dan Adam Gerrand, Forestry Officer FAO (*) 

See also  Masuk Peralihan Musim, Kemenkes Minta Dinkes Waspadai Lonjakan DBD

Berita Terkait

Menteri PU Targetkan Rancangan Permen Asbuton Rampung 2 Pekan, Dorong Penurunan Impor Aspal
Mendes Tinjau Pameran Potensi Desa di Puncak HUT ke-68 Lombok Barat
Mendes Yandri Dorong Bupati Gowa Kembangkan Desa Jadi Destinasi Wisata
Kementerian PU Tuntaskan 10 Ruas IJD di Bali, Dukung Konektivitas Pangan dan Pariwisata
Evaluasi Mudik 2026: Kecelakaan Turun, Infrastruktur Makin Efektif
Antisipasi Kemarau Panjang 2026, Kementerian PU Siapkan Strategi Mitigasi Terpadu
Hutama Karya Tancap Gas, Pemerintah Kawal Proyek Tol Trans Sumatera
Kementerian Transmigrasi Dukung Satgas PKH Bentukan Prabowo Subianto, Selamatkan Rp11,4 Triliun dan Jutaan Hektare Hutan

Berita Terkait

Saturday, 18 April 2026 - 13:25 WIB

Menteri PU Targetkan Rancangan Permen Asbuton Rampung 2 Pekan, Dorong Penurunan Impor Aspal

Saturday, 18 April 2026 - 10:15 WIB

Mendes Tinjau Pameran Potensi Desa di Puncak HUT ke-68 Lombok Barat

Wednesday, 15 April 2026 - 19:41 WIB

Mendes Yandri Dorong Bupati Gowa Kembangkan Desa Jadi Destinasi Wisata

Wednesday, 15 April 2026 - 18:16 WIB

Kementerian PU Tuntaskan 10 Ruas IJD di Bali, Dukung Konektivitas Pangan dan Pariwisata

Tuesday, 14 April 2026 - 06:48 WIB

Evaluasi Mudik 2026: Kecelakaan Turun, Infrastruktur Makin Efektif

Berita Terbaru

Berita Utama

Prabowo Perintahkan Eksekusi Cepat Penertiban Tambang di Kawasan Hutan

Saturday, 18 Apr 2026 - 13:16 WIB

Berita Terbaru

Laba HKA Melonjak 184%, Kinerja Kuartal I 2026 Lampaui Target

Saturday, 18 Apr 2026 - 13:06 WIB