Bukopin Targetkan Pertumbuhan Outstanding Produk Fleksi Untuk Tahun Depan

Friday, 15 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa

Foto Istimewa

DAELPOS.xom – PT Bank Bukopin Tbk. menargetkan pertumbuhan outstanding produk fleksi Rp3 triliun pada tahun depan. Produk layanan pembayaran ini mendatangkan pundi-pundi komisi bagi perseroan.

Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk. Eko Rachmansyah Gindo menyampaikan perseroan cukup fokus pengembangan produk fleksi. Selain karena kualitasnya yang baik, potensi pengembangan produk ini masih cukup besar.

“Per Oktober tahun ini, total outstanding-nya sudah mencapai Rp1,2 triliun. Sampai akhir tahun bisa mencapai Rp1,5 triliun dan meningkat dua kali lipat tahun depan,” katanya dalam Public Expose Bank Bukopin. (15/11/2019).

Eko memaparkan produk fleksi ini berupa pembayaran tagihan para pelaku usaha, seperti listrik, dan kesehatan bagi rumah sakit.

Terbaru, perseroan juga akan mengembangkan produk fleksi oksigen bagi para pengelola rumah sakit, yang potensinya bisnisnya cukup besar.

Eko mengatakan, pembayaran tagihan ini merupakan salah satu produk untuk mengganti kebutuhan modal kerja para pelaku usaha. 

“Meski memiliki tenornya pendek dan plafonnya tidak besar, tetapi transaksi yang dilakukan secara berkesinambungan ini membuat kualitasnya lebih terjaga. Di sisi lain kami mendapat fee based income 1,1% per bulan,” katanya.

Sebagai informasi, perseroan memiliki total outstanding kredit Rp62,3 triliun pada kuartal ketiga tahun ini. Porsi kredit segmen komersial adalah sekitar 30%, sudah turun jauh dari awal tahun yang berada pada 34%.(RED)

See also  Jelang FIBA World Cup 2023, Progres Pembangunan Indoor Multifunction Stadium (IMS) GBK Senayan Capai 74%

Berita Terkait

Pusat Bisnis Jadi Raja Baru Harga Tanah di Jakarta
HK Bhirawa Suplai 12 Ribu Ton Baja untuk 15 Sekolah Rakyat
AHY Sambut Gerakan Langkah Hijau Grab
Hutama Karya Dampingi Kunjungan Dewan Komisaris Danantara Di Proyek IKN
Bersama Becky Tumewu dan Wahyu Wiwoho, PPID Sharing Ulik Komunikasi di Era Keterbukaan Informasi
Terima Laporan Bahlil, Prabowo Pastikan Ketahanan Energi Aman
PLN Gerak Cepat Atasi Pemadaman Bergilir
MotoGP Mandalika Jadi Mesin Penggerak Ekonomi NTB

Berita Terkait

Thursday, 2 July 2026 - 17:56 WIB

Pusat Bisnis Jadi Raja Baru Harga Tanah di Jakarta

Wednesday, 1 July 2026 - 00:55 WIB

HK Bhirawa Suplai 12 Ribu Ton Baja untuk 15 Sekolah Rakyat

Tuesday, 30 June 2026 - 13:59 WIB

AHY Sambut Gerakan Langkah Hijau Grab

Monday, 29 June 2026 - 13:12 WIB

Hutama Karya Dampingi Kunjungan Dewan Komisaris Danantara Di Proyek IKN

Thursday, 25 June 2026 - 13:06 WIB

Bersama Becky Tumewu dan Wahyu Wiwoho, PPID Sharing Ulik Komunikasi di Era Keterbukaan Informasi

Berita Terbaru

News

Pemerintah-DPR Bahas RUU PFII

Thursday, 2 Jul 2026 - 18:16 WIB

ilustrasi / foto ist

Berita Terbaru

Pusat Bisnis Jadi Raja Baru Harga Tanah di Jakarta

Thursday, 2 Jul 2026 - 17:56 WIB

Berita Utama

Rakornas PKP, Mendes Yandri Paparkan Desa Tematik dan SEHATI

Thursday, 2 Jul 2026 - 17:01 WIB