Mengapa Ahok Ditunjuk Sebagai Komisaris Utama Pertamina?

Saturday, 23 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)/Net

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)/Net

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) resmi menjadi Komisaris Utama (Komut) Pertamina.

Sebelumnya, banyak suara pro dan kontra terkait penunjukkan ini. Ahok dinilai tidak layak berada di jajaran petinggi

BUMN.Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir  bersama Tim Penilai Akhir kemudian tetap memilih Ahok.

Namun, mengapa Erick menunjuknya sebagai Komisaris Utama (Komut), bukan sebagai Direksi?

Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik Arya Sinulingga mengatakan, Erick menunjuk Ahok menjadi Komut karena Ahok punya pengalaman yang baik dalam bidang pengawasan.

“Beliau punya kemampuan pengawasan yang sangat baik. Makanya, diharapkan nanti Pak Ahok bisa melakukan pengawasan kepada teman-teman direksi untuk bisa mempercepat kinerja Pertamina,” jelas Arya di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (22/11).

Arya mengatakan, pemilihan Ahok sebagai anggota dewan komisaris sejalan dengan rencana Kementerian BUMN untuk memperkuat pengawasan.

“Pak Erick Thohir memang kencang untuk urusan komisaris di depan untuk menangani atau memperkuat komisaris. Nanti komisaris perannya sangat besar, Pak Ahok akan jadi Ketua Kelas Komisaris Pertamina,” urai Arya.

Ahok akan bertugas mengawasi kinerja Pertamina serta dalam hal efisiensi.

“Pengawasan, distribusi, efisiensi dan kilang juga penting, ada harapan kita bikin kilang Indonesia,” jelas Arya.(Rmol)

See also  Apresiasi Pidato Perdamaian Presiden Prabowo di KTT PBB, Menteri Dody: Infrastruktur Bukan Sekadar Fisik, Tetapi Perisai Ketahanan Bangsa

Berita Terkait

Tekan Kemiskinan di Wanam, Menteri Dody Siapkan Dukungan Gereja dan Kebutuhan Dasarnya
Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 08:22 WIB

Tekan Kemiskinan di Wanam, Menteri Dody Siapkan Dukungan Gereja dan Kebutuhan Dasarnya

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Berita Terbaru

Nasional

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak

Saturday, 10 Oct 2026 - 11:07 WIB