Menkop-UKM Dorong Penciptaan Wirausaha Muda Bidang Pertanian Desa

Saturday, 23 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam penandatanganan MoU Pengembangan Inclusive Business Kewirausahaan Pariwisata Lombok, Jakarta, Jumat (22/11/2019). Hadir dalam acara tersebut Founder Javara Helianti Hilman, Direktur Industri, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Bappenas Leonardo Adypurnama dan Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM. / daelpos.com

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam penandatanganan MoU Pengembangan Inclusive Business Kewirausahaan Pariwisata Lombok, Jakarta, Jumat (22/11/2019). Hadir dalam acara tersebut Founder Javara Helianti Hilman, Direktur Industri, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Bappenas Leonardo Adypurnama dan Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM. / daelpos.com

DAELPOS.com – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mendorong upaya berbagai pihak untuk menciptakan entrepreneur atau wirausaha muda di bidang pertanian desa sebagai langkah mengangkat perekonomian bangsa mulai dari pedesaan.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki hadir di Javara Culture, Kemang, Jakarta, Jumat malam (22/11/2019), sekaligus untuk menyaksikan penandatanganan MoU Pengembangan Inclusive Business Kewirausahaan Pariwisata Lombok antara GIZ dengan Javara (Sekolah Seniman Pangan).

Hadir dalam acara tersebut Founder Javara Helianti Hilman, Direktur Industri, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Bappenas Leonardo Adypurnama, dan Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM Victoria Simanungkalit.

Pada kesempatan itu, Teten mendukung upaya bersama dalam mendorong kekuatan dan potensi desa dengan mengoptimalkan semangat wirausaha muda untuk terlibat di dalamnya.

“Yang terpenting adalah mengklasterkan supaya pembinaan mudah. Kami bersama Kementerian LHK sudah mengembangkan dan mengidentifikasi ada 33 desa adat yang sudah teridentifikasi komoditasnya,” katanya.

Selain komoditas, desa-desa tersebut memiliki alam yang indah yang dapat dipromosikan sebagai destinasi wisata. “Kami menawarkan kepada Javara untuk masuk, bukan hanya untuk mengelola satu produk tapi ekonomi desa terintegrasi,” katanya.

Pihaknya pun mengapresiasi kerja sama sejumlah pihak itu untuk mengangkat potensi dan kekuatan desa sebagai kekuatan ekonomi Indonesia.

“Lebih lanjut kesepakatan ini juga merupakan momentum untuk membidik dan meningkatkan petani muda sebagai seniman pangan,” katanya.

Selain kesepakatan juga diharapkan mendorong kaum milenial untuk semakin berminat terjun dalam bertani.

Javara Culture merupakan perusahaan dengan tagline Indigenous Indonesia yang didirikan Helianti Hilman dan fokus mengangkat pangan tradisional dan budaya dari desa-desa di Indonesia.

Helianti menjelaskan, saat ini ada sekitar 900 produk dari Javara berupa produk organik, natural, dan heritage. Di antaranya, beras-beras warisan nusantara, aneka jenis gula (kelapa, sorgum, lontar, nipah), aneka garam (laut, gunung, dan tanaman), mie campur daun kelor, mie dengan ubie ungu yang telah diekspor ke Italia dan Afrika Selatan. “Kami juga memasarkan semua produk makanan kesehatan dari Aceh hingga Papua,” kata Helianti.

See also  Sekjen KLHK dan Dirjen PHL Sampaikan Kuliah Umum FUCo di IPB University

Bahkan, lanjut Helianti, 250 produk dari 900 produk yang dihasilkan Javara, sudah memiliki sertifikat organik berstandar Amerika, Eropa, dan Jepang, dan sudah diekspor ke 24 negara di dunia.

Berita Terkait

Hutama Karya Perkuat Pemulihan Jalan Pascabencana di Aceh, Penanganan Terus Berjalan
Kementerian PU Tangani Pascabencana Banjir di Padang melalui Padat Karya, Libatkan Warga dalam Pemulihan Permukiman
Menteri Dody Minta Kapasitas Jalan Banda Aceh–Krueng Raya Disiapkan untuk Kebutuhan Mendatang
Menteri Dody Pastikan Infrastruktur Pengendali Banjir di Sungai Krueng Aceh Siap Hadapi Musim Hujan
Menteri Dody Siapkan Pembangunan Check Dam dan Normalisasi Sungai di Padang
Menteri PU Tinjau Longsor Tapan–Batas Jambi, Instruksikan Cek Hulu Sungai untuk Cegah Longsor Susulan
Budaya & Adat Papua Jadi Bahan Ajar Bagi Anak-anak Di Manokwari
Mentrans Iftitah Dorong Indonesia Kuasai Teknologi Sampah Jadi Energi

Berita Terkait

Friday, 23 October 2026 - 08:43 WIB

Hutama Karya Perkuat Pemulihan Jalan Pascabencana di Aceh, Penanganan Terus Berjalan

Wednesday, 21 October 2026 - 13:14 WIB

Kementerian PU Tangani Pascabencana Banjir di Padang melalui Padat Karya, Libatkan Warga dalam Pemulihan Permukiman

Tuesday, 20 October 2026 - 23:26 WIB

Menteri Dody Minta Kapasitas Jalan Banda Aceh–Krueng Raya Disiapkan untuk Kebutuhan Mendatang

Tuesday, 20 October 2026 - 23:23 WIB

Menteri Dody Pastikan Infrastruktur Pengendali Banjir di Sungai Krueng Aceh Siap Hadapi Musim Hujan

Tuesday, 20 October 2026 - 15:49 WIB

Menteri Dody Siapkan Pembangunan Check Dam dan Normalisasi Sungai di Padang

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Wamen Todotua Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44

Friday, 23 Oct 2026 - 08:54 WIB