Mendes Yandri Tegaskan Desa sebagai Fondasi Utama Kemajuan Indonesia

Wednesday, 12 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com  – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan, paradigma pembangunan pemerintah saat ini tidak menempatkan desa sebagai objek, melainkan sebagai subjek dan fondasi utama dalam pertumbuhan nasional.

Hal ini diperkuat dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dan menjadi titik balik strategis. UU Desa memberikan otonomi dan kewenangan bagi desa untuk mengelola tata kelola pemerintahan, anggaran, dan potensi lokal secara mandiri.

“Menurut saya, Indonesia akan maju bilamana desa-desa itu kita majukan, dan kita berdayakan. Maka kami punya tagline, bangun desa, bangun Indonesia. Jadi kalau kita membangun desa, itu otomatis membangun Indonesia,” jelas mantan Wakil Ketua MPR RI itu, saat melepas Tim Jelajah Desa Sejahtera Astra, di Wisma Bisnis Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (12/08/2026).

Mendes Yandri juga menjabarkan bahwa dirinya memiliki konsep octahelix dalam membangun desa-desa di Indonesia. Yang pada intinya membangun desa dengan sinergitas antar elemen bangsa. Ia menilai, seluruh pihak juga berkewajiban mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di tingkat desa.

Sebab hal itu merupakan langkah paling fundamental untuk menjaga keseimbangan pembangunan nasional, di tengah gempuran arus globalisasi yang kian pesat. Ia juga menilai, urbanisasi yang tidak terkendali hanya akan membebani kota-kota besar mengalami overpopulasi, kemacetan, serta keterbatasan lapangan kerja dan hunian, dan wilayah perdesaan akan kehilangan tenaga kerja produktif.

“Artinya kalau desa tidak kita diurus, arus urbanisasi tidak kita cegah, tidak ada pemberdayaan di desa, sumber-sumber ekonomi baru di desa tidak kita kapitalisasi, maka situasi di Jepang hari ini bisa jadi hinggap di Indonesia suatu saat,” papar Menteri asal Bengkulu Selatan ini.

Mendes Yandri juga meminta seluruh elemen dan anak bangsa, agar turut andil menyukseskan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo. Menurutnya, poin ini sangat krusial karena menjadi fondasi utama dalam mewujudkan keadilan sosial dan stabilitas ekonomi nasional secara berkelanjutan.

See also  Mobilitas Tinggi! 707 Ribu Kendaraan Padati Arus Balik di GT Cikampek Utama

Karenanya perlu kolaborasi, sebab hal itu merupakan kunci utama dalam pembangunan desa. Dan masa depan desa tidak lagi bisa digantungkan hanya pada pemerintah pusat, pemerintah daerah, ataupun pemerintah desa saja, namun butuh keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan pihak luar.

“Maka kita patut berterima kasih kepada Presiden Prabowo itu ada asta cita ke-6, membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi sekaligus pemberantasan kemiskinan. Nah ini tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri, perlu kolaborasi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, program jelajah Desa Sejahtera Astra (DSA) ini merupakan rangkaian aktivitas atau kegiatan untuk mengunjungi, mengenali, dan melihat langsung berbagai potensi, kearifan lokal, serta hasil pemberdayaan masyarakat di desa-desa binaan PT Astra International Tbk.

Hadir mendampingi Mendes Yandri dalam kesempatan itu; Kepala BPI Kemendes PDT, Mulyadin Malik, dan hadir pula Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group, Arief Budisusilo, dan Head of Corporate Communications PT. Asrta International Tbk, Windy Riswantyo.

Berita Terkait

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan
Kementerian PU Salurkan 136 Ribu Liter Air untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong
DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang
Kementerian PU Suplesi Air untuk Jaga 8.845 Hektare Sawah di Nganjuk
Kementerian PU Perkuat Jembatan Kr Tingkeum untuk Mudahkan Konektivitas dan Lindungi Dari Daya Rusak Sungai
Kementerian PU Kerahkan Pompa hingga Sumur Bor untuk Jaga Ketersediaan Air bagi 3.330 Hektare Sawah di Jatim
Kapal Kayu Lapuk, Ekspedisi Patriot Ajari Warga Segun Bikin Kapal Fiberglas
Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 18:48 WIB

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 October 2026 - 18:45 WIB

Kementerian PU Salurkan 136 Ribu Liter Air untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong

Wednesday, 7 October 2026 - 09:59 WIB

DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang

Wednesday, 7 October 2026 - 08:19 WIB

Kementerian PU Suplesi Air untuk Jaga 8.845 Hektare Sawah di Nganjuk

Tuesday, 6 October 2026 - 22:23 WIB

Kementerian PU Perkuat Jembatan Kr Tingkeum untuk Mudahkan Konektivitas dan Lindungi Dari Daya Rusak Sungai

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 18:48 WIB

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB