Konstruksi Rampung, Bendungan Paselloreng Tingkatkan Irigasi Premium untuk 8.510 Hektar Area Persawahan

Wednesday, 15 January 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Bendungan Paselloreng yang berada di Desa Arajang Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dengan selesainya konstruksi bendungan ini akan meningkatkan luasan irigasi premium yakni irigasi yang mendapatkan air bersumber dari bendungan untuk mengairi areal persawahan seluas 8.510 hektar.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan Bendungan Paselloreng merupakan salah satu program Kementerian PUPR dalam mendukung Provinsi Sulsel sebagai lumbung pangan nasional. “Di Sulsel, masih terdapat hamparan lahan persawahan di atas 3.000 hektar yang sudah sulit ditemui di daerah lain. Produktivitasnya ingin kita tingkatkan dengan ketersediaan air yang berkelanjutan dari bendungan,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Konstruksi bendungan dikerjakan oleh kontraktor PT. Wijaya Karya – PT. Bumi Karsa, KSO (Kerjasama Operasi) mulai Juni 2015 dan telah rampung 100% pada akhir 2019 silam. Biaya pembangunannya bersumber dari APBN sebesar Rp 793 miliar melalui skema tahun jamak 2015-2019.

Luas genangan Bendungan Paselloreng 1.892,47 hektar dengan kapasitas tampung 138 juta m3 atau 10 kali lebih besar dibandingkan Bendungan Raknamo yang diresmikan Presiden Jokowi awal 2018 lalu sebesar 13,5 juta m3 dan lima kali lebih besar dari Bendungan Kuningan Jawa Barat yang berkapasitas 25 juta m3.

Dengan kapasitas tampung yang cukup besar, Bendungan Paselloreng mampu menyuplai penyediaan air baku untuk 4 kecamatan di Kabupaten Wajo sebesar 200 liter/detik serta sebagai pengendali banjir Sungai Gilireng 1.000 m3/detik. Bendungan multifungsi ini juga dimanfaatkan konservasi Sumber Daya Air (Area Green Belt), perikanan air tawar, pengembangan pariwisata, dan potensi pembangkit tenaga listrik sebesar 2,5 MW.

See also  Peletakan Batu Pertama KDMP di Mojokerto, Mendes Yandri Minta Sukseskan Kopdes dan MBG

Bendungan Paselloreng merupakan salah satu dari 16 bendungan baru yang diselesaikan Kementerian PUPR sejak 2015 untuk mendukung ketahanan air dan pangan nasional. Lokasi bendungan berjarak sekitar 45 dari Sengkang Kabupaten Wajo atau 240 km arah Timur Laut dari Kota Makassar, Ibu Kota Provinsi Sulsel.

Selain Paselloreng, di Provinsi Sulsel juga tengah diselesaikan Bendungan Karraloe yang memiliki luas genangan 145 hektare dengan kapasitas tampung sebesar 40, 5 juta m3, Bendungan Pamukkulu dengan luas genangan bendungan ini sebesar 126 hektare dengan kapasitas tampung 82,5 juta m3 serta ditambah 1 bendungan yang kini tengah dalam persiapan lelang yakni Bendungan Jenelata yang diproyeksikan memiliki volume 224,72 juta m3 untuk mengairi lahan irigasi seluas 23.240 hektare, mereduksi banjir hingga 475 m3/detik, sumber air baku 3,12 m3/detik dan berpotensi menghasilkan listrik sebesar 10,9 MW. (PRY)

Berita Terkait

Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan Rutin di Sejumlah Ruas JTTS, Ditargetkan Rampung Akhir Januari
Menteri Dody Tinjau Normalisasi Aek Doras untuk Pemulihan Pascabencana di Sumut
Menteri PU Tinjau Penanganan Banjir Aek Garoga, Dorong Normalisasi Sungai dan Solusi Jangka Panjang
 Kementerian PU Dukung Pelepasan Tim Liputan Khusus Bangkit Sumatera LKBN Antara
Tegaskan Komitmen Pemulihan Pascabencana Sumatera, Menteri Dody dan Menko AHY Resmikan Hunian Pertama Kementerian PU di Aceh Tamiang
Deklarasi Indonesia Bersinar, Mendes Yandri Tegaskan Komitmen Perang Terhadap Narkoba
Kementerian PU Terjunkan Mahasiswa Politeknik PU ke Aceh dan Sumatera Utara
Kimia Farma dan BPOM Perkuat Sinergi Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Saturday, 24 January 2026 - 14:44 WIB

Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan Rutin di Sejumlah Ruas JTTS, Ditargetkan Rampung Akhir Januari

Saturday, 24 January 2026 - 14:16 WIB

Menteri Dody Tinjau Normalisasi Aek Doras untuk Pemulihan Pascabencana di Sumut

Saturday, 24 January 2026 - 14:13 WIB

Menteri PU Tinjau Penanganan Banjir Aek Garoga, Dorong Normalisasi Sungai dan Solusi Jangka Panjang

Friday, 23 January 2026 - 07:47 WIB

 Kementerian PU Dukung Pelepasan Tim Liputan Khusus Bangkit Sumatera LKBN Antara

Thursday, 22 January 2026 - 20:05 WIB

Tegaskan Komitmen Pemulihan Pascabencana Sumatera, Menteri Dody dan Menko AHY Resmikan Hunian Pertama Kementerian PU di Aceh Tamiang

Berita Terbaru

foto ist

Berita Utama

Harga Pangan Turun, Cabai Rawit dan Bawang Merah Terkoreksi

Saturday, 24 Jan 2026 - 14:37 WIB

Megapolitan

Infrastruktur Pengendali Banjir Cengkareng Drain Dipastikan Optimal

Saturday, 24 Jan 2026 - 14:30 WIB

Jajaran Direksi Pertamina Group menandatangani komitmen bersama Health Safety Security Enviromental Pertamina Group dalam acara Bulan K3 & Leaders Forum Pertamina 2026 yang diselenggarakan di Ballroom Grha Pertamina, Jakarta, Kamis, (22/01/2026).

Energy

Pertamina Luncurkan Stop Work Authority di Peringatan Bulan K3

Saturday, 24 Jan 2026 - 14:23 WIB