Kementerian PUPR Selesaikan Pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja di Raja Ampat

Friday, 17 January 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan layanan sanitasi sebagai salah satu pelayanan dasar kepada masyarakat. Di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, sebagai salah satu destinasi wisata yang berkembang pesat Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya telah menyelesaikan pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) untuk mengurangi pencemaran dari limbah tinja sekaligus meningkatkan kenyamanan daerah wisata.(17/1/2020)

“Dengan adanya fasilitas ini, limbah tinja yang dibawa truk tinja secara periodik akan diolah di IPLT ini. Hasil pengolahannya aman dibuang ke saluran air dan diharapkan bisa mengurangi pencemaran air dan tanah dari bakteri ecoli,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Pembangunan IPLT Raja Ampat telah mulai dikerjakan pada 17 Juli 2019 dan selesai pada 13 Desember 2019. Fasilitas yang dibangun meliputi bangunan Solid Separation Chamber (SSC), bangunan Anaerobic Baffle Reactor (ABR), bangunan Drying Area (DA), Kolam Fakultatif, Kolam Maturasi, Bak Indikator, Kolam Wetland serta kantor pengelola dan bangunan penunjang lainnya.

Sarana dan Prasarana sanitasi ini dibangun melalui dana APBN sebesar Rp 4,6 miliar dengan kapasitas pengelolaan sebesar 50 m3 per hari. Lokasi IPLT sendiri dibangun di area yang jauh dari permukiman warga sehingga diharapkan masyarakat tidak terdampak polusi udara. Kepulauan Raja Ampat memiliki luas wilayah 46.108 km2 yang terbagi menjadi 10 distrik, 86 kampung, dan 4 dusun.

Pembangunan IPLT sekaligus upaya Kementerian PUPR dalam mendukung layanan sanitasi di wilayah Kepulauan Raja Ampat yang merupakan salah satu dari 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang dikembangkan Pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Penataan KSPN Raja Ampat dikerjakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk.

See also  Dirjen Bina Adwil Mengapresiasi Terbentuknya Jabatan Fungsional Damkar dan Analis Kebakaran

Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya sebelumnya juga telah melakukan penataan kawasan wisata Bukit Piaynemo yang merupakan salah satu ikon Raja Ampat. Penataan dilakukan dengan membangun anak tangga menuju puncak bukit, kios suvenir, gardu pandang, rest area, serta tambatan perahu apung dan perahu kayu.

Dengan dibangunnya anak tangga sebanyak 320 buah, diharapkan meningkatkan kenyamanan dan mempermudah wisatawan menuju puncak bukit dengan waktu tempuh sekitar 20 menit. Anggaran pembangunannya sebesar Rp 19,9 miliar yang bersumber dari APBN TA 2018. (PRY)

Berita Terkait

Hutama Karya Perkuat Pemulihan Jalan Pascabencana di Aceh, Penanganan Terus Berjalan
Kementerian PU Tangani Pascabencana Banjir di Padang melalui Padat Karya, Libatkan Warga dalam Pemulihan Permukiman
Menteri Dody Minta Kapasitas Jalan Banda Aceh–Krueng Raya Disiapkan untuk Kebutuhan Mendatang
Menteri Dody Pastikan Infrastruktur Pengendali Banjir di Sungai Krueng Aceh Siap Hadapi Musim Hujan
Menteri Dody Siapkan Pembangunan Check Dam dan Normalisasi Sungai di Padang
Menteri PU Tinjau Longsor Tapan–Batas Jambi, Instruksikan Cek Hulu Sungai untuk Cegah Longsor Susulan
Budaya & Adat Papua Jadi Bahan Ajar Bagi Anak-anak Di Manokwari
Mentrans Iftitah Dorong Indonesia Kuasai Teknologi Sampah Jadi Energi

Berita Terkait

Friday, 23 October 2026 - 08:43 WIB

Hutama Karya Perkuat Pemulihan Jalan Pascabencana di Aceh, Penanganan Terus Berjalan

Wednesday, 21 October 2026 - 13:14 WIB

Kementerian PU Tangani Pascabencana Banjir di Padang melalui Padat Karya, Libatkan Warga dalam Pemulihan Permukiman

Tuesday, 20 October 2026 - 23:26 WIB

Menteri Dody Minta Kapasitas Jalan Banda Aceh–Krueng Raya Disiapkan untuk Kebutuhan Mendatang

Tuesday, 20 October 2026 - 23:23 WIB

Menteri Dody Pastikan Infrastruktur Pengendali Banjir di Sungai Krueng Aceh Siap Hadapi Musim Hujan

Tuesday, 20 October 2026 - 15:49 WIB

Menteri Dody Siapkan Pembangunan Check Dam dan Normalisasi Sungai di Padang

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Wamen Todotua Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44

Friday, 23 Oct 2026 - 08:54 WIB