Banjir Rendam Pasar Desa di Ibu Kota Baru, 277 Siswa SD Diliburkan

Friday, 31 January 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang merupakan daerah calon ibu kota baru RI, dilanda banjir usai hujan deras sejak Kamis (30/1) pagi.

Kepala Desa Bumi Harapan Kastiyar mengatakan banjir itu menggenangi sawah seluas 3 kilometer persegi yang baru saja selesai ditanami bulan lalu.

Banjir itu juga, lanjutnya, merendam pasar Desa dan sekolah Dasar 020.

“Di bagian wilayah penduduk sebelah barat Banjir sudah mencapai tinggi 50 sentimeter. Di situ hanya beberapa rumah. Ini banjir tahunan, memang daerah situ tempatnya agak rendah,” ujar Kastiyar pada Kamis (30/1).

“Untuk Bumi Harapan yang terkadang ada hujan hujan dua jam pasti di situ banjir, tapi nanti mungkin satu jam dua jam langsung surut asal air laut enggak naik,” imbuhnya.

Kastiyar menambahkan bahwa sawah yang terendam itu akan ditanami ulang jika banjirnya tidak cepat dikendalikan. “Tapi petani paham. Setelah ini petani langsung cepat cepat disemprot, ” katanya.

Dia mengatakan normalisasi parit yang terhubung ke sungai sudah dilakukan dari ujung paling atas. Namun, banjir keburu merendam sebelum itu tuntas.

“Kita sudah kerjakan normalisasi parit, belum tembus ke situ (sungai) sudah keburu banjir,” ujar Kastiyar.

Salah seorang warga, Eva, mengatakan hujan yang mengguyur sejak subuh itu mengakibatkan air meluap sampai ke jalan raya. Ia menyebut drainase memang lumayan besar dan bagus. Namun, itu tetap tak bisa mencegah banjir meluap.

“Hujan mulai Subuh pukul 04.00 dini hari sampai pukul 07.00 masih gerimis,” kata Eva.

Sekolah Libur

Kepala Tata Usaha SD 020, Sintiya Puspita Sari, mengatakan banjir ini membuat pihaknya meliburkan 277 siswa. Menurutnya, bukan sekali ini saja sekolah diliburkan akibat banjir.

See also  Wanita Berontak karena Ibunya Dikuburkan dengan Prosedur Covid-19

“Kepala sekolah pagi tadi sebelum masuk sekolah ada meninjau banjir, lalu beliau putuskan semua anak anak diliburkan,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala sub Bidang kedaruratan Badan penaggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Samudri, menjelaskan banjir tak seluruhnya merendam desa Bumi Harapan. Namun, hanya beberapa tempat yang lokasinya agak rendah.

“Itu kan pegunungan kan. Nah aliran yang lembah itu perlu ada aliran sungai, ada beberapa yang perlu dibesarkan. Mungkin ada penyempitan ada sawah di bawahnya,” terang dia.

Ia menjelaskan sudah ada upaya bersama dengan UPT Setempat pelebaran aliran sungai, namun terkendala dengan warga untuk pelebaran sungai karena sawahnya akan terkena pelebaran sungai.

“ini yang akan kita tindak lanjuti ulang, supaya nanti, ketika ada banjir tahunan, lebih cepat penanganannya menuju ke arah laut,” pungkas Samudri.(*)

Berita Terkait

Syukuran HUT Ke-22 DPD RI Bersama OKD Sulut
DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT
Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh
DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan
Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan
Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 10:24 WIB

Syukuran HUT Ke-22 DPD RI Bersama OKD Sulut

Friday, 25 September 2026 - 14:45 WIB

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT

Thursday, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh

Thursday, 10 September 2026 - 16:21 WIB

DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Monday, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan

Berita Terbaru

Nasional

Budaya & Adat Papua Jadi Bahan Ajar Bagi Anak-anak Di Manokwari

Sunday, 18 Oct 2026 - 22:10 WIB