Menteri Basuki Resmikan Jembatan Gantung Sungai Ensilat di Kapuas Hulu

Friday, 14 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Seusai meresmikan Rumah Susun (Rusun) di Kabupaten Sintang, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama Ketua Komisi V DPR RI Lasarus melanjutkan kunjungan kerjanya dengan meresmikan Jembatan Gantung Sungai Ensilat di Kabupaten Kapuas Hulu yang menghubungkan Desa Nanga Dangkan dan Desa Lebak Napas.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, jembatan gantung merupakan salah satu wujud kebijakan Presiden Joko Widodo untuk membangun infrastruktur daerah perdesaan terutama yang sulit dijangkau sehingga lebih terbuka. Kehadiran jembatan gantung sangat dibutuhkan masyarakat karena kondisi geografi wilayah Indonesia yang memiliki banyak gunung, lembah dan sungai. Secara fisik, kondisi ini kerap menjadi pemisah antara lokasi tempat tinggal penduduk dengan berbagai fasilitas pelayanan publik seperti sekolah, pasar, dan kantor pemerintahan.

Hadir pada kesempatan tersebut Dirjen Bina Marga Sugiyartanto, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Wlayah XX Pontianak Djunaidi, dan Bupati Kapuas Hulu M. Nasir.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas pemerintah di Kabinet Indonesia Maju untuk lima tahun ke depan. Infrastruktur penting digenjot untuk konektivitas, khususnya di Kalimantan.

Menurutnya, Kementerian PUPR juga sudah membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN), jalan ke perbatasan, “mudah – mudahan semua jalan segera tembus, dan tahun ini sudah kita aspal” ungkapnya.

“Sekali lagi, infrastruktur dibangun hanya untuk mengejar ketertinggalan kita, dalam rangka menuju indonesia lebih baik, lebih sejahtera, khususnya di daerah perbatasan,” tambahnya. 

Ketua DPR Komisi V Lasarus mengatakan, atas nama masyarakat Kapuas Hulu menyampaikan terimakasih kepada Bapak Menteri PUPR beserta jajarannya karena telah membangun jembatan gantung baja yang panjang di Kalimantan Barat, untuk itu saya minta bantuan masyarakat untuk memelihara jembatan sehingga umurnya bisa panjang,” ungkapnya.

See also  Semarakan HUT ke-77 Kemerdekaan Indonesia, Kemendagri Ajak Pemda Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih

“Di Kapuas Hulu ini rencananya akan diprogramkan lagi 3 buah jembatan gantung di lokasi yang berbeda, mudah-mudahan bisa membantu masyarakat di sini, untuk memudahkan aktifitasnya,” tambahnya.

Jembatan Gantung yang dikerjakan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN)
Wilayah II Provinsi Kalimantan Barat Ditjen Bina Marga dengan
Panjang 84 Meter dan lebar 1,8 meter 7diperuntukan khusus untuk pejalan kaki dan sepeda motor, dengan nilai kontrak Rp. 3,9 miliar dikerjakan oleh CV. Kapuas Baru menggunakan Rangka Baja Gantung.

Doni Sunardi 44 tahun salah satu Warga Desa Nanga Dankan kecamatan Kabupaten Kapuas Hulu menyampaikan rasa syukurnya telah dibuat jembatan gantung baja, karena sehari – harinya untuk membeli kebutuhan pokok ke Desa Seberang harus melewati jembatan,” kalau jembatan yang lama terbuat dari kayu sudah tidak layak lagi, dan rasa kuatir ada,” ujarnya.

Hal senada disanpaikan Wan Handoko 30 tahun warga Desa Nanga Dankan, dibangunnya jembatan gantung ini memudahkan kami untuk melakukan aktifitas dengan berbelanja di desa seberang.(PRY)

Berita Terkait

Kementerian PU Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan Jateng
Kementerian PU Suplai Air Untuk Tangani Kebakaran Lahan di Kalteng dan Malut
Penanganan Dampak El Nino 2026, Kementerian PU Bantu Pemadaman 141 Titik Api Karhutla
Kunjungi Pulau Palue, Menteri Dody Siapkan Solusi Air Bersih dan Pengamanan Pantai
Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air
Atasi Penyediaan Air Bersih di Pulau Palue, Kementerian PU Siap Jajaki Teknologi BRIN
Tiba di Sikka, Menteri Dody: Pemulihan Konektivitas Menjadi Salah Satu Prioritas Penanganan Pasca Gempa
Kementerian PU Alirkan Air Irigasi Ke Persawahan Terdampak Kekeringan di Kota Sungai Penuh

Berita Terkait

Wednesday, 26 August 2026 - 09:43 WIB

Kementerian PU Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan Jateng

Tuesday, 25 August 2026 - 14:11 WIB

Kementerian PU Suplai Air Untuk Tangani Kebakaran Lahan di Kalteng dan Malut

Tuesday, 25 August 2026 - 00:06 WIB

Penanganan Dampak El Nino 2026, Kementerian PU Bantu Pemadaman 141 Titik Api Karhutla

Monday, 24 August 2026 - 23:53 WIB

Kunjungi Pulau Palue, Menteri Dody Siapkan Solusi Air Bersih dan Pengamanan Pantai

Monday, 24 August 2026 - 18:45 WIB

Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

BNI Dukung Pagi Sore Perkuat Layanan dan Pengalaman Pelanggan

Wednesday, 26 Aug 2026 - 19:19 WIB

Berita Utama

Perkuat Hubungan Diplomasi, Kuwait-Indonesia Akan Kolaborasi Bangun Desa

Wednesday, 26 Aug 2026 - 19:14 WIB

Menkomdigi Meutya Hafid mengambil sumpah jabatan dan mengukuhkan Anggota KPI Pusat Periode 2026–2029 di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (26/08/2026). Foto: Komdigi

Berita Utama

Meutya Hafid Dorong KPI Adaptif Hadapi Era Streaming

Wednesday, 26 Aug 2026 - 18:58 WIB

Berita Utama

Jelang Aksi di DPR, Polda Metro Jaya Pastikan Jakarta Tetap Aman

Wednesday, 26 Aug 2026 - 18:51 WIB