Tinjau Pengawasan Bea Cukai, Komisi XI Kunjungi Batam

Monday, 24 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

akil Ketua Komisi XI DPR RI Achmad Hatari saat memimpin pertemuan yang berlangsung di Batam

akil Ketua Komisi XI DPR RI Achmad Hatari saat memimpin pertemuan yang berlangsung di Batam

DAELPOS.com – Tim Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi XI DPR RI menggelar pertemuan dengan jajaran Kantor Wilayah Bea dan Cukai Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Berdasarkan hasil rapat Komisi XI DPR RI dengan Kementerian Keuangan RI beberapa waktu lalu, diperlukan adanya peninjauan dan evaluasi untuk mengetahui bagaimana pengawasan bea dan cukai yang telah dilakukan, mengingat banyaknya barang ilegal yang melewati Kota Batam atau wilayah Kepri melalui pelabuhan secara legal maupun pelabuhan ilegal (pelabuhan tikus).

Selaku Pimpinan Kunspek, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Achmad Hatari mengatakan bahwa permasalahan ini sudah berlangsung sangat lama dan berpengaruh pada barang-barang yang masuk ke Indonesia. Hal ini tentu akan menjadikan kerugian bagi negara karena tidak adanya izin dari pajak yang diterima oleh negara. Padahal, Bea Cukai menduduki peringkat ketiga dalam porsi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Kita melihat capaian kinerja dari Bea Cukai di Kepri ini, karena ini kawasan lalu lintas kapal yang rapai ya, aktivitas ekonomi sosial, pertahanan, bahkan sampai keamanan virus, ini memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara posisi yang ketiga, hampir mencapai 300 triliun,” ungkap politisi Fraksi Partai Nasdem ini kepada Parlementaria, usai memimpin pertemuan yang berlangsung di Batam, Kepri, Kamis (20/2/2020).

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020, sektor bea dan cukai ditargetkan mendapat penerimaan negara sebesar Rp 223,1 triliun, dari total anggaran belanja negara sebesar Rp 2.540 triliun. Ini meningkat jika dibandingkan dengan pendapatan tahun 2019 lalu sebesar Rp 208,8 triliun. Untuk itu, Komisi Keuangan DPR RI ini akan terus mendukung baik dari segi legislasi. anggaran, hingga pengawasan agar bea cukai mampu berperan semain baik dan menghadapi segala potensi kendala.

See also  Hadapi Corona, KLHK Beli Hasil Petani dan Beri Gratis ke Tenaga Medis

“Ada beberapa kendala, yang kita sepakati dengan Pak Dirjen Bea Cukai, bahwa kendala ini jangan dijadikan sebagai sesuatu yang permanen, tapi harus diminimalisir setiap tahunnya. Tadi kita sudah sepakati bahwa kita akan terus berkomunikasi berdiskusi dengan beliau dan jajarannya untuk meminimalisir dan pasti memberikan dukungan tidak hanya pengawasan tetapi juga legislasi dan anggaran,” imbuh legislator dapil Maluku Utara itu.

Menanggapi hal tersebut, Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi menyambut positif dukungan yang diberikan, baik secara politis juga secara operasional. Dukungan ini dinilai penting dan berdampak khususnya bagi Anggota Bea Cukai yang bertugas di lapangan dalam menegakkan strategi peningkatan capaian Bea Cukai. Meski diterpa kendala seperti trade war dan virus Corona, pihaknya masih bisa menjalankan fungsi secara lebih baik.

“Kami tadi luar biasa mendapat dukungan, karena salah satu strategi kami adalah bagaimana menyisir pajak cukai yang diluar kelas, supaya bisa masuk kelas dan meregister, kemudian kami bimbing untuk membayar pajak. Ini strategi untuk mengatasi situasi yang sulit dalam konteks turunnya perdagangan internasional dan merebaknya virus Corona. Saya mengapresiasi dan berterima kasih atas kedatangan Komisi XI di Kepri sebagai salah satu pintu strategis,” ungkap Heru. []

Berita Terkait

Prabowo–Trump Teken Perjanjian Dagang Bersejarah di Washington
Hutama Karya Tuntaskan Masjid Negara IKN 100%, Tarawih Perdana Ramadan 2026
Respons Cepat Kementerian PU, Jembatan Armco Gampong Salah Sirong Segera Dibangun
Mudik Gratis BUMN 2026 Dibuka, Jasa Raharja Sediakan 23.500 Kuota
COO Danantara Indonesia Tinjau Jalan Tol Pekanbaru-Padang Seksi Padang-Sicincin
HKA Tampil di Seminar Bersama Egis Asia Pacific dan HPJI soal Aset Jalan Tol
Rakor Bersama DPR RI, Kementerian PU Komitmen Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera
Pergerakan Lalu Lintas JTTS pada Long Weekend Imlek 2026

Berita Terkait

Friday, 20 February 2026 - 17:32 WIB

Prabowo–Trump Teken Perjanjian Dagang Bersejarah di Washington

Friday, 20 February 2026 - 17:21 WIB

Hutama Karya Tuntaskan Masjid Negara IKN 100%, Tarawih Perdana Ramadan 2026

Friday, 20 February 2026 - 17:13 WIB

Respons Cepat Kementerian PU, Jembatan Armco Gampong Salah Sirong Segera Dibangun

Friday, 20 February 2026 - 00:06 WIB

Mudik Gratis BUMN 2026 Dibuka, Jasa Raharja Sediakan 23.500 Kuota

Thursday, 19 February 2026 - 19:40 WIB

COO Danantara Indonesia Tinjau Jalan Tol Pekanbaru-Padang Seksi Padang-Sicincin

Berita Terbaru

foto istimewa

Berita Terbaru

Masjid Istiqlal Siapkan 10 Ribu Porsi Buka Puasa Gratis

Saturday, 21 Feb 2026 - 23:47 WIB

foto ist

Ekonomi - Bisnis

Sinergi Fiskal-Moneter 2026, Defisit APBN Dijaga 2,68 Persen PDB

Saturday, 21 Feb 2026 - 23:36 WIB

ilustrasi / foto ist

News

Mudik Gratis 2026 DKI Dibuka

Saturday, 21 Feb 2026 - 23:23 WIB