Usai Erupsi Gunung Semeru, Menteri Dody Cek Jembatan Besuk Kobokan Ruas Lumajang–Malang

Saturday, 21 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung infrastruktur terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (21/2/2026). Peninjauan difokuskan di Jembatan Besuk Kobokan untuk memastikan konektivitas Jalan Nasional Lumajang–Malang tetap aman dan lancar menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Jembatan Besuk Kobokan sepanjang 129 meter menjadi penghubung vital ruas Lumajang–Malang. Jembatan ini sempat terdampak material abu vulkanik dan telah dilakukan pembersihan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali sehingga tetap dapat difungsikan.

Dalam kunjungannya, Menteri Dody menginstruksikan pengecekan teknis menyeluruh terhadap struktur jembatan sebagai langkah antisipatif, termasuk evaluasi terhadap material baja yang terpapar suhu tinggi akibat material vulkanik.

“Secara visual masih baik dan fungsional. Namun harus dilakukan pengecekan teknis komprehensif untuk memastikan kekuatan struktur tetap aman,” kata Menteri Dody.

Menurut Menteri Dody, Langkah tersebut merupakan bagian dari mitigasi risiko menghadapi potensi erupsi susulan. “Penanganan pasca erupsi kemarin kita lakukan sekaligus sebagai persiapan apabila dalam beberapa hari, minggu, atau bulan ke depan terjadi erupsi lagi. Jadi ini bukan hanya perbaikan, tetapi mitigasi risiko,” ujar Menteri Dody.

Berdasarkan data hingga Jumat (20/2/2026) atau H+19 pascakejadian, BBPJN Jawa Timur–Bali telah melakukan pembukaan lubang pelimpah KD Gondoruso dan galian alur pada segmen jalan pelintas yang kini telah mencapai 100%. Selain itu, dilakukan pemasangan bronjong serta perbaikan sementara jalan akses yang sempat terputus dengan dukungan 1 unit excavator CAT 320, 1 unit dump truck, dan 1 unit vibro roller compactor, melibatkan 17 personel lapangan.

Dari sisi Sumber Daya Air, penanganan dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas bersama PUSDA Jatim di lokasi KD Gondoruso. Banjir lahar pada 30 Januari 2026 menyebabkan tanggul hulu kanan terdampak sepanjang 130 meter, memutus akses desa, serta merusak sekitar ±4 hektare lahan pertanian warga.

See also  Jasa Marga Catat Kenaikan Kendaraan Tinggalkan Jakarta Lewat Ruas MBZ

BBWS Brantas telah melaksanakan pembukaan lubang pelimpah yang tertutup material erupsi serta perbaikan tanggul menggunakan pasangan batu bronjong sepanjang ±185 meter. Progres galian dan timbunan tanggul hulu kanan saat ini telah mencapai 65% dengan dukungan 3 unit excavator, 2 unit dump truck, dan 8 personel inti lapangan.

Selain penanganan darurat, Kementerian PU juga memulai pembangunan dua dam pengendali lahar sebagai bagian dari strategi pengurangan risiko bencana jangka menengah. Penanganan terhadap dam yang terdampak dilakukan secara bertahap guna memperkuat system pengendalian lahar di kawasan Semeru.

“Dua dam yang sedang kita kerjakan ini sudah cukup signifikan untuk mengurangi risiko jika terjadi erupsi kembali. Namun karena total yang rusak cukup banyak, penanganannya bertahap. Dalam beberapa kasus, membangun baru lebih efektif daripada merehabilitasi,” jelas Menteri Dody.

Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk memastikan infrastruktur strategis tetap berfungsi optimal seta meningkatkan ketahanan terhadap bencana, sehingga keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi, termasuk arus mudik, tetap terjaga. (*)

Berita Terkait

Lakukan Pemeliharaan Oprit Jembatan Batang Serangan, Hutama Karya Uji Coba Contraflow di KM 55 Tol Binjai–Langsa
Kementerian PU Salurkan 18.000 Liter Air dan 9 Pompa ke Aceh Besar
4 Sekolah Rakyat yang Dibangun Kementerian PU di Sulsel Mulai Beroperasi
Penimbun Sampah Ilegal Jangan Senyum Dulu, Pramono Siapkan Hukuman
Menteri Dody Pacu Irigasi, Panen Kuansing Dibidik Naik
Sudin PPAPP Jakpus Gembleng Kader PKK Jadi Wirausaha Olahan Daging
Perkuat Implementasi GCG, Hutama Karya Raih Indonesia Excellence Good Corporate Governance Award 2026
Transbandara Dipatok Rp15 Ribu, DPRD: Jangan Kaget

Berita Terkait

Thursday, 6 August 2026 - 10:17 WIB

Lakukan Pemeliharaan Oprit Jembatan Batang Serangan, Hutama Karya Uji Coba Contraflow di KM 55 Tol Binjai–Langsa

Thursday, 6 August 2026 - 08:56 WIB

Kementerian PU Salurkan 18.000 Liter Air dan 9 Pompa ke Aceh Besar

Wednesday, 5 August 2026 - 08:17 WIB

Penimbun Sampah Ilegal Jangan Senyum Dulu, Pramono Siapkan Hukuman

Wednesday, 5 August 2026 - 07:55 WIB

Menteri Dody Pacu Irigasi, Panen Kuansing Dibidik Naik

Wednesday, 5 August 2026 - 07:49 WIB

Sudin PPAPP Jakpus Gembleng Kader PKK Jadi Wirausaha Olahan Daging

Berita Terbaru

Berita Terbaru

PNBP Jebol Target, Kementerian ESDM Kembali Sabet Opini WTP

Thursday, 6 Aug 2026 - 10:38 WIB

Berita Terbaru

Potensi Ekonomi Biru Diburu, KKP Gandeng Tim Ekspedisi Patriot

Thursday, 6 Aug 2026 - 10:26 WIB