Pertumbuhan Diprediksi Turun, Pemerintah Tak Perlu Salahkan Corona

Tuesday, 3 March 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan

Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan

DAELPOS.com – Dampak virus Corona (COVID-19) meluas ke semua sektor. Tak terkecuali pada ekonomi nasional yang pernah mematok angka pertumbuhan hingga 5,3 persen. Virus yang berasal dari China, dimana China sebagai mitra dagang terbesar Indonesia, tentu diprediksi akan menurunkan pertumbuhan nasional hingga ke titik 4,5 persen. Bahkan, pada realisasinya bisa saja di bawah angka itu.

Demikian dikemukakan Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan dalam rilisnya, Senin (2/3/2020). Keterpurukan ekonomi di China sudah pasti akan berimbas ke Indonesia. Analis Morgan Stanley memprediksi perekonomian China pada kuartal I-2020 hanya tumbuh 3,5 persen. Padahal, pada kuartal IV-2019 masih bisa tumbuh 6 persen. Jika prediksi Stanley benar, maka terjadi penurunan yang sangat tajam yakni 2,5 persen.

Virus Corona semoga tidak dijadikan alasan bagi Pemerintah atas kegagalan mencapai target pertumbuhan. Pada 2019 pertumbuhan ekonomi mencapai 5,02 persen. Kebiasaan Pemerintah selalu faktor eksternal dijadikan tameng atas kegagalan mencapai target pertumbuhan. “Dulu menyalahkan faktor global, kemudian menyalahkan perang dagang AS vs China, dan sekarang mau menyalahkan Corona?” kilah legislator dapil Jabar IV ini.

Heri menyerukan agar tak menyalahkan wabah Corona. Justru sekarang Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) perlu melakukan koreksi terhadap sejumlah kebijakan yang tidak pro rakyat kecil. Tugas pemerintah adalah melakukan kebijakan antisipatif agar bisa meminimalisir dampak Corona. Stimulus kebijakan fiskal dan moneter yang berpihak sangat diperlukan untuk menggairahkan perekonomian dalam menjaga konsumsi masyarakat sebagai penyokong terbesar pertumbuhan ekonomi. []

See also  Arus Balik Iduladha: Tol Padaleunyi Padat, Jasa Marga Lakukan Kanalisasi

Berita Terkait

Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional
Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu
Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat
Belajar dari BAIC, Iftitah: Kemajuan Industri Dibangun dari Investasi pada Manusia dan Teknologi
Senator Mirah: MotoGP Mandalika Harus Berkelanjutan, Dampak Ekonomi dan Peningkatan SDM Lokal Jadi Prioritas
BNI Dukung 24 UMKM Lokal Tampil di MotoGP Mandalika 2026
Aksi Cepat TJSL Hutama Karya Group Hadirkan Alat Berat dan Logistik bagi Warga Terdampak Banjir di Padang

Berita Terkait

Thursday, 15 October 2026 - 13:01 WIB

Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Thursday, 15 October 2026 - 12:57 WIB

Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu

Thursday, 15 October 2026 - 12:49 WIB

Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Wednesday, 14 October 2026 - 15:44 WIB

Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat

Wednesday, 14 October 2026 - 13:21 WIB

Belajar dari BAIC, Iftitah: Kemajuan Industri Dibangun dari Investasi pada Manusia dan Teknologi

Berita Terbaru