Menkop dan UKM Teten Masduki Lantik Supomo Sebagai Direktur Utama LPDB-KUMKM

Monday, 9 March 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memberhentikan dengan hormat Braman Setyo sebagai Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) yang memasuki masa purna tugas. Selanjutnya Teten mengangkat Supomo sebagai Direktur Utama LPDB-KUMKM yang baru.

Proses pergantian pucuk pimpinan LPDB-KUMKM itu dilakukan berdasarkan keputusan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 8 Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Direktur Utama LPDB-KUMKM.

Teten secara resmi melantik Supomo menggantikan Braman Setyo di Auditorium lantai 2 Gedung Kemenkop dan UKM, Jakarta, Senin (9/3/2020). Acara pelantikan juga dihadiri oleh pejabat eselon 1 lingkup Kemenkop dan UKM, para direksi LPDB-KUMKM dan para Kepala Divisi LPDB-KUMKM.

“Saya tahu Pak Supomo ini punya pengalaman panjang di modal ventura lebih dari 20 tahun. Modal ventura kan mengayomi, kuat di pendampingan, makanya ketemulah dengan Pak Supomo ini,” kata Teten dalam sambutan pelantikannya.

Teten mengatakan melalui pergantian Dirut LPDB-KUMKM ini ia ingin mengubah karakter LPDB-KUMKM sebagai salah satu alternatif pembiayaan selain perbankan dan ultra mikro yang ramah, mudah dan cepat di dalam pengembangan Koperasi dan UMKM Tanah Air.

“Kenapa perlu karakter khusus pembiayaan untuk Koperasi dan UMKM itu, karena itu Koperasi dan UMKM itu butuh kebijakan afirmasi, butuh proteksi. Jangan disamakan dengan yang besar,” tandasnya.

Karena itu, Teten berpesan kepada Dirut LPDB-KUMKM yang baru untuk proaktif melakukan sistem jemput bola. “Kalau persyaratan gak cukup, dibimbing sampai mereka bisa mendapatkan pembiayaan. Setelah itu, dibimbing bagaimana mengembangkan usahanya supaya tidak macet,” ujar Teten.

Teten juga minta LPDB-KUMKM di dalam menyalurkan pembiayaan supaya kepada koperasi-koperasi unggulan yang bergerak di sektor produksi dimana dapat menciptakan barang dan jasa terutama komoditas pangan, teknologi, maritim.

See also  Kementerian PUPR Tindaklanjuti Potensi Kerja Sama Pembangunan Smart City IKN dengan Finlandia

“Nah sektor-sektor itu kita harapkan justru menjadi keunggulan produksi Koperasi dan UMKM supaya bisa naik kelas,” papar Teten.

Siap Benahi Tata Kelola

Supomo mengatakan langkah pertama yang akan dilakukan setelah dirinya dilantik sebagai Dirut LPDB-KUMKM yang baru, yakni membenahi tatakelola internal lembaga. Ia menjanjikan LPDB-KUMKM di bawah kepemimpinannya akan semakin ramah.

“Kami akan melakukan terobosan-terobosan itu di awal-awal ini. Jujur kami juga mau melihat secara internal secara cepat, tadi masalah tata kelola dulu,” ungkap Supomo usai pelantikan.

Di sisi lain, Supomo sudah menyiapkan strategi bagaimana supaya membina dan mengembangan UMKM. Supomo akan menguatkan program pendampingan bagi mitra agar usahanya tetap berkelanjutan.

“Jadi kita akan mendampingi para Koperasi dan UMKM itu nanti baik sebelum kita melakukan pembiayaan, maupun setelahnya. Artinya kalau sebelumnya, bagaimana caranya UMKM itu, iniloh koridor yang kurang bukan kita berkolusi karena LPDB-KUMKM punya kriteria-kriteria,” ucap Supomo.

“Setelah itu, tidak kita lepas supaya UMKM kita tidak macet karena ini dana APBN sehingga bisa kembali dan mengembangkan UMKM tersebut sehingga naik kelas, bisa IPO, bisa founding, kita bisa mengantarkan mereka naik kelas,” sambungnya. (*)

Berita Terkait

Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air
Atasi Penyediaan Air Bersih di Pulau Palue, Kementerian PU Siap Jajaki Teknologi BRIN
Tiba di Sikka, Menteri Dody: Pemulihan Konektivitas Menjadi Salah Satu Prioritas Penanganan Pasca Gempa
Kementerian PU Alirkan Air Irigasi Ke Persawahan Terdampak Kekeringan di Kota Sungai Penuh
Bencana Karhutla Kalimantan, Ketua DPD RI Sultan Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat
Kementerian PU Perkuat Layanan Air Minum dan Sanitasi untuk 2.623 Pengungsi di Reok
Kementerian PU Pastikan Seluruh Akses Jalan Yang Longsor di Pulau Palue Telah Fungsional
Kolaborasi Hutama Karya dan Tiga BUMN Dorong Aksi Pengelolaan Sampah Berbasis Warga

Berita Terkait

Monday, 24 August 2026 - 18:45 WIB

Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air

Monday, 24 August 2026 - 16:20 WIB

Atasi Penyediaan Air Bersih di Pulau Palue, Kementerian PU Siap Jajaki Teknologi BRIN

Monday, 24 August 2026 - 15:09 WIB

Tiba di Sikka, Menteri Dody: Pemulihan Konektivitas Menjadi Salah Satu Prioritas Penanganan Pasca Gempa

Sunday, 23 August 2026 - 23:23 WIB

Kementerian PU Alirkan Air Irigasi Ke Persawahan Terdampak Kekeringan di Kota Sungai Penuh

Saturday, 22 August 2026 - 15:05 WIB

Bencana Karhutla Kalimantan, Ketua DPD RI Sultan Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat

Berita Terbaru