LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Rampung 100 Persen, Siap Diresmikan

Monday, 24 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ist

foto ist

daelpos.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembangunan LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai telah rampung 100 persen dan siap diresmikan.

Hal itu disampaikan Pramono saat meninjau kesiapan akhir sekaligus melakukan uji coba perjalanan LRT Jakarta menuju Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (24/8).

Pramono mengatakan, seluruh pembangunan infrastruktur LRT Jakarta sepanjang 12,2 kilometer, termasuk rel dan jalur layang, telah selesai.

“Secara keseluruhan untuk pembangunan ataupun penyelesaian LRT ini, yang pertama yang berkaitan dengan rel dan juga jalur layang, ini sudah selesai 100 persen,” ujar Pramono.

Menurutnya, dari sisi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, LRT Jakarta sudah siap untuk diresmikan.

“Sebenarnya baik itu pembangunan maupun jalur relnya adalah sudah siap untuk diresmikan secara keseluruhan,” tegasnya.

Saat ini, proyek dengan total investasi Rp12,1 triliun tersebut memasuki tahapan akhir berupa pengujian oleh Kementerian Perhubungan.

Pengujian dilakukan secara berulang untuk memastikan seluruh sistem dan jalur LRT Jakarta hingga Stasiun Manggarai memenuhi standar keselamatan serta siap digunakan masyarakat.

LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 26 Agustus 2026.

Setelah diresmikan, moda transportasi tersebut akan langsung beroperasi penuh mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB.

Pada tahap awal, LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai diproyeksikan mampu melayani hingga 80 ribu penumpang per hari.

Pramono mengatakan, pembangunan LRT Jakarta tidak berhenti sampai Manggarai. Setelah rute Kelapa Gading-Manggarai beroperasi, Pemprov DKI akan melanjutkan pembangunan hingga Dukuh Atas.

Untuk proyek lanjutan tersebut, Pemprov DKI menyiapkan investasi sekitar Rp2,7 triliun.

“Ternyata harus ada investasi untuk train set-nya yang jumlahnya kurang lebih 16, sehingga totalnya menjadi Rp2,7 triliun,” jelasnya.

Untuk mendanai pembangunan LRT Manggarai-Dukuh Atas, Pemprov DKI telah mengajukan penerbitan obligasi daerah kepada DPRD DKI Jakarta.

See also  Rapat dengan PuSGen, Kementerian PU Tingkatkan Mitigasi dan Rencana Aksi Hadapi Potensi Bencana Gempa

Obligasi tersebut juga akan digunakan untuk mendukung pembangunan rumah sakit internasional di eks lahan Sumber Waras.

Selain memperpanjang rute hingga Dukuh Atas, Pemprov DKI menyiapkan pengembangan konektivitas LRT dari Velodrome menuju Stasiun Whoosh serta dari Kelapa Gading menuju Jakarta International Stadium.

Pramono berharap seluruh jaringan tersebut nantinya dapat terhubung sehingga LRT menjadi tulang punggung transportasi Jakarta.

“Dan kalau itu sudah terkoneksi, maka mudah-mudahan transportasi di Jakarta menjadi jauh lebih baik,” katanya.

Untuk tahap awal operasional, Pemprov DKI menetapkan tarif LRT Jakarta sebesar Rp5.000 atau tarif flat hingga Oktober 2026.

Setelah masa tersebut, Pemprov DKI akan melakukan evaluasi dan menentukan tarif yang akan diberlakukan bagi masyarakat.

“Dengan keterjangkauan ini, maka kami segera akan memutuskan seperti yang tadi saya sampaikan mengenai tarif khusus di era transisi ini,” tandas Pramono.

Berita Terkait

Pramono Dorong Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pemprov DKI Usulkan Modal Dasar Bank Jakarta Naik Jadi Rp26 Triliun
31 Bangunan Terdampak, Warga Kapuk Mulai Angkat Kaki
Blok M Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2029
Pramono Tinjau Mal Pelayanan Publik, Pastikan Layanan Investasi Tak Berbelit
Bansos KAJ, KLJ, dan KPDJ September Mulai Dicairkan
Soal Desil KJP-KJMU, Pramono: Itu Kewenangan Pusat
LRT Jakarta Layani Lebih dari 100 Ribu Penumpang

Berita Terkait

Tuesday, 13 October 2026 - 16:08 WIB

Pramono Dorong Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Sunday, 11 October 2026 - 18:26 WIB

Pemprov DKI Usulkan Modal Dasar Bank Jakarta Naik Jadi Rp26 Triliun

Saturday, 10 October 2026 - 20:08 WIB

31 Bangunan Terdampak, Warga Kapuk Mulai Angkat Kaki

Tuesday, 6 October 2026 - 19:35 WIB

Blok M Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2029

Friday, 2 October 2026 - 12:52 WIB

Pramono Tinjau Mal Pelayanan Publik, Pastikan Layanan Investasi Tak Berbelit

Berita Terbaru