Waduh, Gubernur Anies Tak Yakin Ada Penurunan Kasus Corona di Jakarta

Monday, 11 May 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui bahwa dirinya, hingga pertengahan Mei 2020 ini belum meyakini ada tren penurunan kasus positif corona atau covid-19 di Ibu Kota.

Menurut Anies yang juga mantan Mendikbud ini, merujuk ke kalkulasi, serta kurva perkembangan kasus, belum ada tanda-tanda wabah corona mereda di wilayahnya.

“Intinya, saya tidak yakin apakah kurvanya saat ini sudah lurus (terjadi penurunan kasus),” ujar Anies dalam wawancara dengan media asing, dikutip dari YouTube Pemprov DKI pada Senin, 11 Mei 2020.

Anies menyampaikan, salah satu data yang menjadi unsur yang dikalkulasi adalah terus terjadinya peningkatan jumlah pemakaman di Jakarta sejak corona mulai mewabah pada Maret.

Pada Maret, kata Anies, tercatat ada sekitar 4.300 pemakaman yang dilakukan dengan protokol corona, lalu 4.590 pemakaman yang dilakukan dengan protokol serupa pada April.

“Kalkulasi kasus nyata corona itu salah satunya dilakukan dengan melihat data pemakaman. Dan seperti yang kita ketahui, jumlah pemakaman di Jakarta pada Maret dan April itu begitu tinggi,” ujar Anies.

Anies juga mengemukakan, ia, lalu mengkalikan jumlah pemakaman itu dengan rentang persentase tingkat kematian akibat corona. Jumlah kasus corona di Jakarta diperkirakan berada di kisaran delapan ribu hingga 18 ribu merujuk kepada prediksi tingkat fatalitas lima hingga sepuluh persen.

“Kita masih harus menunggu beberapa pekan lagi untuk bisa menentukan apakah ada penurunan tren, atau apakah kasusnya malah terus meningkat,” ujar Anies. []

See also  Senyum Si Sakit, Inovasi Percepat Antrean Layanan Kesehatan di Puskesmas

Berita Terkait

UMKM Jakarta Bidik Pasar Global di ISEF 2026, Potensi Bisnis Capai Rp4,4 Miliar
Pramono Dorong Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pemprov DKI Usulkan Modal Dasar Bank Jakarta Naik Jadi Rp26 Triliun
31 Bangunan Terdampak, Warga Kapuk Mulai Angkat Kaki
Blok M Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2029
Pramono Tinjau Mal Pelayanan Publik, Pastikan Layanan Investasi Tak Berbelit
Bansos KAJ, KLJ, dan KPDJ September Mulai Dicairkan
Soal Desil KJP-KJMU, Pramono: Itu Kewenangan Pusat

Berita Terkait

Saturday, 17 October 2026 - 18:14 WIB

UMKM Jakarta Bidik Pasar Global di ISEF 2026, Potensi Bisnis Capai Rp4,4 Miliar

Tuesday, 13 October 2026 - 16:08 WIB

Pramono Dorong Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Sunday, 11 October 2026 - 18:26 WIB

Pemprov DKI Usulkan Modal Dasar Bank Jakarta Naik Jadi Rp26 Triliun

Saturday, 10 October 2026 - 20:08 WIB

31 Bangunan Terdampak, Warga Kapuk Mulai Angkat Kaki

Tuesday, 6 October 2026 - 19:35 WIB

Blok M Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2029

Berita Terbaru

Nasional

Budaya & Adat Papua Jadi Bahan Ajar Bagi Anak-anak Di Manokwari

Sunday, 18 Oct 2026 - 22:10 WIB