Anjoknya Harga Gabah Membuat Petani Resah

Saturday, 16 May 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPR RI Muslim / Ist

Anggota Komisi IV DPR RI Muslim / Ist

DAELPOS.com – Anggota Komisi IV DPR RI Muslim mengaku kecewa sebab panen raya yang terjadi di tahun ini tidak membuat petani gembira, bahkan resah, dikarenakan harga gabah yang anjlok. Ia khawatir hal ini bisa membuat guncangan ekonomi di kalangan petani.

“Petani murung, meski panen raya, karena harga gabah yang jatuh. Petani kita berada dalam situasi sulit. Kalau ini terus berlanjut, maka akan terjadi keguncangan ekonomi,” analisa Muslim Kamis (14/5/2020).

Berdasarkan data yang diperoleh Muslim, diketahui bahwa 32 persen dari total panen gabah saat ini dijual di bawah Rp 4200 atau di bawah harga Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Angka 32 persen ini adalah peringatan manakala nanti sampai di atas 50 persen maka statusnya menjadi ‘awas’.

Menurut politisi Fraksi Partai Demokrat ini, kondisi sulit ini harus segera dicarikan solusi. Jangan biarkan petani larut dalam kesedihan akibat rendahnya penghasilan yang diterima serta tidak sebanding dengan modal dan usaha yang telah dikeluarkan.

“Apabila terus dibiarkan bisa membuat para petani berpikir ulang untuk terus melanjutkan usaha pertaniannya. Data menunjukkan bahwa jumlah petani dan luas lahan pertanian dari tahun ke tahun terus berkurang, yang ditengarai akibat faktor ketidaksejahteraan ini,” pungkas Muslim. 

See also  Presiden Jokowi: Infrastruktur Adalah Wujud Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Berita Terkait

Tinjau SR Sragen, Dody Tegaskan Komitmen Pemerintah
Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh
Wujudkan Ekosistem Pendidikan Masa Depan Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta
Laba Lampaui Target, Kontrak Baru Hutama Karya Naik 22 Persen
Prabowo Puji Danantara, Streamlining BUMN Hemat Rp50 Triliun
JIAT di Pulau Yamdena Maluku Rampung, Petani Kini Bisa Panen hingga 3 Kali Setahun
Hutama Karya Bersama Sejumlah Stakeholder Monitoring dan Evaluasi Rencana Pembangunan JTTS Ruas Bukittinggi-Padang Panjang-Sicinci
Tinjau Transmigrasi Lahat, Wamen Viva Yoga Janji Rehabilitasi Sekolah Dan Sertifikasi Lahan Dipercepat

Berita Terkait

Monday, 27 July 2026 - 07:16 WIB

Tinjau SR Sragen, Dody Tegaskan Komitmen Pemerintah

Sunday, 26 July 2026 - 01:39 WIB

Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh

Friday, 24 July 2026 - 14:38 WIB

Wujudkan Ekosistem Pendidikan Masa Depan Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Wednesday, 22 July 2026 - 09:28 WIB

Laba Lampaui Target, Kontrak Baru Hutama Karya Naik 22 Persen

Tuesday, 21 July 2026 - 13:30 WIB

Prabowo Puji Danantara, Streamlining BUMN Hemat Rp50 Triliun

Berita Terbaru

News

OJK Pacu UMKM Timur Naik Kelas Lewat Digitalisasi Keuangan

Tuesday, 28 Jul 2026 - 12:27 WIB