Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh

Sunday, 26 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com– Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berkomitmen percepatan penanganan infrastruktur jalan dan jembatan yang terdampak bencana di Aceh. Penanganan yang dilakukan menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan konektivitas masyarakat segera pulih sehingga aktivitas sosial dan ekonomi dapat kembali berjalan dan masyarakat dapat bangkit pascabencana.

“Kementerian PU berkomitmen untuk mempercepat penanganan infrastruktur yang terdampak bencana agar konektivitas masyarakat dapat segera pulih. Infrastruktur yang kembali berfungsi akan menjadi penopang pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak,” kata Menteri PU Dody Hanggodo.

Bencana yang terjadi pada akhir November 2025 akibat curah hujan tinggi dan dampak Siklon Tropis Senyar menyebabkan kerusakan infrastruktur di berbagai wilayah Provinsi Aceh. Sebanyak 46 ruas jalan nasional terdampak yang tersebar di lintas timur, lintas tengah, lintas barat, dan lintas penghubung Provinsi Aceh dengan dampak 15 ruas jalan nasional putus, 16 jembatan nasional putus dari total 23 jembatan terdampak, 362 titik longsor, dan 37 titik banjir.

Hingga 23 Juli 2026, dari 15 ruas jalan nasional yang sempat terputus, sebanyak 13 ruas telah fungsional sementara dan dua ruas lainnya dapat dilalui melalui jalan alternatif. Sementara dari 16 jembatan nasional yang terputus, sebanyak 14 jembatan telah berfungsi kembali melalui penanganan darurat, sedangkan dua jembatan lainnya tetap melayani mobilitas masyarakat melalui jalan alternatif yang telah disiapkan.

Untuk mempercepat pemulihan konektivitas, Kementerian PU juga telah memasang 12 unit Jembatan Bailey pada sejumlah titik prioritas. Pemasangan jembatan darurat tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian PU, TNI, dan penyedia jasa konstruksi guna memastikan akses masyarakat dapat segera dibuka kembali.

Selain penanganan darurat, Kementerian PU juga melaksanakan penanganan permanen melalui rehabilitasi dan rekonstruksi jalan serta penggantian jembatan di sejumlah ruas terdampak. Penanganan dilakukan melalui skema Design and Build yang tersebar pada berbagai koridor jalan nasional di Aceh dengan masa pelaksanaan hingga tahun 2026 dan 2027.

See also  Jokowi Lantik Agus Subiyanto Jadi Panglima TNI

Kementerian PU juga terus mendukung penanganan infrastruktur jalan dan jembatan daerah yang terdampak di 18 kabupaten/kota di Provinsi Aceh melalui koordinasi lintas sektor dan penetapan sejumlah ruas prioritas untuk mendukung mobilitas masyarakat serta percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana.

Melalui penanganan yang cepat, kolaboratif, dan berkelanjutan, Kementerian PU memastikan bahwa pemerintah senantiasa hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya pada saat tanggap darurat, tetapi juga hingga proses pemulihan selesai dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitasnya dengan aman dan nyaman. (#PU608)

Berita Terkait

Bangun Desa di Bengkulu, Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus
HKI Perkuat Reputasi Infrastruktur Berkelanjutan melalui Capaian Tiga Penghargaan IQSA 2026
Mama-mama Kampung Sahari Sulap Ikan Tak Laku Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi
Olahan Matoa Buka Sumber Penghasilan Baru bagi Ratusan Warga Prafi
Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau
Kementerian PU Salurkan 11.800 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jonggol
Bank Jakarta dan ITB Bangun Ekosistem Pendidikan, Riset, dan SDM
PT Astra International Tbk Melalui Nurani Astra Bangun 7 Posko Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 13:51 WIB

Bangun Desa di Bengkulu, Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus

Wednesday, 9 September 2026 - 13:36 WIB

HKI Perkuat Reputasi Infrastruktur Berkelanjutan melalui Capaian Tiga Penghargaan IQSA 2026

Tuesday, 8 September 2026 - 13:36 WIB

Mama-mama Kampung Sahari Sulap Ikan Tak Laku Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi

Monday, 7 September 2026 - 13:50 WIB

Olahan Matoa Buka Sumber Penghasilan Baru bagi Ratusan Warga Prafi

Friday, 4 September 2026 - 18:33 WIB

Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau

Berita Terbaru

Berita Utama

Mendes Yandri Berdialog dengan Petani Kopi Desa Megamendung

Friday, 11 Sep 2026 - 18:48 WIB