BKPM: Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang Kejar Target Pembangunan Untuk Tarik Investor

Tuesday, 18 August 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com –  Pembangunan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang di Jawa Tengah terus digenjot demi memenuhi minat investor-investor yang akan membuka pabriknya di lokasi tersebut. Pekan lalu (13/8) Tim Satuan Tugas Relokasi Investasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (Satgas BKPM) sudah membawa satu calon investor asal Korea Selatan yang siap menanamkan modalnya di Indonesia. 
   
Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM Ikmal Lukman menyatakan bahwa konsorsium pengelola KIT Batang yang terdiri atas PT Perkebunan Nasional IX (Persero) (PTPN IX), PT Pembangunan Perumahan (Persero) (PP), PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) (KIW) dan perusahaan daerah, selalu berkoordinasi dengan BKPM terkait kemajuan persiapan lahan. 

“Satu bulan sejak dikunjungi Presiden pada akhir Juni 2020, pembukaan lahan telah mencapai 25 hektare. Bila ada investor berkomitmen terhadap suatu lahan, maka pembangunan lahan tersebut dapat diprioritaskan,” ujar Ikmal.

Kebutuhan infrastruktur pendukung di dalam maupun di luar KIT Batang dikejar untuk segera diselesaikan. Menurut Ikmal, Pemerintah Kabupaten Batang dan konsorsium KIT Batang benar-benar bergerak cepat dan agresif mempercepat pembangunan tersebut. Salah satu yang dikebut yaitu pembangunan jalan penghubung dari jalur keluar (exit toll) ke KIT Batang dan jalan utama kawasan yang dimulai bulan Agustus 2020. 

“Dengan dukungan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Pemkab Batang dan konsorsium, jalur keluar (exit toll) sementara di kilometer 372 telah dibuat, sambil menunggu pembangunan jalur keluar permanen simpang susun pada bulan September 2020,” imbuh Ikmal. 

Sementara fasilitas lainnya seperti jaringan pipa gas antara Cirebon-Semarang (Cisem) akan mulai konstruksinya pada akhir September 2020, dengan target penyelesaian dalam waktu 6-12 bulan. Diperkirakan aliran gas oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) siap didistribusikan pada akhir tahun 2021 atau awal 2022. Sementara itu suplai listrik di KIT Batang disiapkan dari PLTU Batang 2×1000 MW. 

See also  AP I Siapkan Skema Restrukturasi Finansial

“Kami rencanakan kawasan ini siap dibangun oleh calon investor pada awal tahun 2021. Melihat dukungan pemerintah pusat dan pemda untuk mempercepat proses perizinan dan kesiapan konsorsium mengeksekusi di lapangan, kami optimistis target tersebut akan tercapai. Atau bahkan bisa lebih cepat,” kata Ikmal. 

Pembangunan KIT Batang dibagi ke dalam 2 tahap pengembangan. Tahap 1 adalah pengembangan 450 hektare lahan, kemudian tahap selanjutnya meliputi keseluruhan wilayah seluas 4.300 hektare. Untuk upaya percepatan ini, telah dibentuk tim kecil yang terdiri dari pihak pemerintah dan BUMN, diantaranya BKPM, Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, BPJT Kementerian PUPR, Kementerian Perindustrian, PT Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Jasa Marga.

KIT Batang ditargetkan menjadi kawasan industri percontohan kerja sama antara pemerintah dengan BUMN, dengan konsep infrastruktur dasar dan pendukung disediakan oleh pemerintah. Infrastruktur meliputi akses jalan untuk tol dan non-tol, penyediaan air baku dan air bersih, kereta api, listrik, gas, terminal kontainer darat (dry port) dan pelabuhan. (FAY)

Berita Terkait

BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest
ALI 2026: Apresiasi Kinerja Layanan Investasi, Dorong Kemudahan Berusaha
Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Kerja Sama Strategis untuk Dukung Ekosistem Industri Petrokimia Nasional
Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Pemprov DKI Ungkap Biang Keroknya
OJK Canangkan Bulan Dana Pensiun 2026, Ajak Warga Siapkan Hari Tua
Transaksi dan Ekosistem Terus Tumbuh, Kinerja Bank Mandiri Tetap Solid
Wamen Todotua Ungkap Tiga Strategi Jemput Investasi dan Perkuat Hilirisasi
Epson Indonesia Perkuat Komitmen terhadap Pelanggan melalui Customer Day 2026 di 50 Lokasi Authorized Service Partner

Berita Terkait

Friday, 18 September 2026 - 18:11 WIB

BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Thursday, 17 September 2026 - 00:01 WIB

ALI 2026: Apresiasi Kinerja Layanan Investasi, Dorong Kemudahan Berusaha

Tuesday, 15 September 2026 - 17:40 WIB

Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Kerja Sama Strategis untuk Dukung Ekosistem Industri Petrokimia Nasional

Wednesday, 9 September 2026 - 09:10 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Pemprov DKI Ungkap Biang Keroknya

Monday, 7 September 2026 - 16:22 WIB

OJK Canangkan Bulan Dana Pensiun 2026, Ajak Warga Siapkan Hari Tua

Berita Terbaru

Energy

Siapkan SDM Nuklir, ITPLN Luncurkan Buku Teknologi PLTN

Friday, 25 Sep 2026 - 06:45 WIB

Olahraga

Timnas Voli Putra Bidik Perunggu Asian Games 2026

Thursday, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB