Pasca Banjir di Bolaang Mongondow, Kementerian PUPR Tangani 6 Jembatan dan 38 Titik Longsor Jalan Nasional

Tuesday, 18 August 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan penanganan pascabencana banjir dan longsor di Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bolaang Mongondow sejak pertengahan Juli 2020 menyebabkan beberapa oprit jembatan tergerus air area permukiman warga tergenang. Puncaknya hujan lebat pada 30 Juli 2020 menyebabkan longsor di sejumlah titik jalan nasional dan 6 jembatan rusak dan hanyut yakni Jembatan Pakuku, Kosio, Sinandaka, Sinandaka II, Salongo I, dan Salongo III.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan agar seluruh Balai Kementerian PUPR di daerah-daerah selalu siap siaga terhadap bencana alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu. “Terlebih saat Pandemi COVID-19, kondisi jalan dan jembatan harus terus kita jaga agar jalur logistik tidak terputus,” kata Menteri Basuki.

Penanganan darurat telah dilakukan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XV Manado Ditjen Bina Marga, Kementerian PUPR dengan mengerahkan alat berat seperti exavator, buldozer, dump truck untuk membersihkan material longsoran yang menutup badan jalan sehingga akses jalan yang menguhubungkan antar wilayah dapat terbuka. Terdapat 38 titik longsor pada badan jalan dan lereng jalan yang tersebar di lima ruas jalan nasional, yakni Doloduo – Molibagu, Molibagu – Mamalia, Matali – Torosik, Onggunoi – Pinolosian, dan Naha – Tahuna.

Saat ini juga telah dilakukan penanganan darurat untuk 6 jembatan yakni : Jembatan Pakuku yang hanyut terbawa arus dengan membangun jalan dengan pengurugan dan pemadatan jalan di titik bekas jembatan. Pembukaan akses jalan baru ini untuk menghubungkan antar wilayah dan desa di Kabupaten Bolaang Mongondow yang sempat terisolasi. Selanjutnya Jembatan Kosio yang putus diterjang arus Sungai Ongkak telah dilakukan penyambungan jembatan bailey dengan rangka besi dan papan lantai. Saat ini Jembatan Kosio sudah dapat dilalui kendaraan roada empat dengan batas maksimal 6 ton.

See also  Konsolidasi dan Perkuat Bisnis Utama, Pertamina Rasionalisasi 25 Entitas Usaha

Selanjutnya untuk Jembatan Sinandaka dan Sinandaka II telah selesai dibangun jembatan darurat dengan rangka besi di sebelah jembatan rusak. Fondasi Jembatan Sinandaka terkikis sehingga konstruksinya miring. Kegiatan pembangunan jembatan darurat bertujuan untuk mengembalikan fungsi jalan dan jembatan guna memperlancar transportasi darat bagi masyarakat dan distribusi logistik khususnya dari dan ke wilayah Molibagu-Mamalia.

Penangan darurat Jembatan Salongo I dan Salongo III yang oprit tergerus air telah dilakukan dengan pemasangan rambu – rambu peringatan (police line), kemudian pemasangan bronjong pada area pasangan batu oprit yang tergerus, dan melakukan penimbunan pada badan jalan yang amblas. Dampak dari kerusakan atau gerusan pada pasangan batu oprit jembatan tersebut adalah terjadinya amblesan pada badan jalan, sehingga memutus arus lalu lintas dari Desa Salongo dengan Desa Soguo. (*)

Berita Terkait

Hutama Karya Musnahkan 57.008 Berkas Arsip, Perdana di Klaster BUMN Infrastruktur
Kementerian PU Tangani Banjir Tol Tangerang–Merak KM 50, Siapkan Solusi Sungai Cidurian
Kementerian PANRB Pastikan Keberlanjutan Layanan MPP Pascabencana di Wilayah Sumatra
Kementerian PU Bangun 2 Puskesmas Darurat di Aceh, Jaga Layanan Kesehatan Pascabencana
Menteri Dody Pantau Penanganan Sungai Kuranji di Sumbar
Menteri Dody Tinjau Tanggap Darurat Sungai Air Dingin di Padang
Menteri PU Tinjau Proyek Penanganan Akses Lembah Anai dan Malalak
Darurat Pencemaran Gili Iyang: Lindungi Paru-Paru Dunia dari Tumpahan Minyak

Berita Terkait

Tuesday, 3 February 2026 - 22:45 WIB

Hutama Karya Musnahkan 57.008 Berkas Arsip, Perdana di Klaster BUMN Infrastruktur

Tuesday, 3 February 2026 - 20:16 WIB

Kementerian PU Tangani Banjir Tol Tangerang–Merak KM 50, Siapkan Solusi Sungai Cidurian

Monday, 2 February 2026 - 18:09 WIB

Kementerian PANRB Pastikan Keberlanjutan Layanan MPP Pascabencana di Wilayah Sumatra

Saturday, 31 January 2026 - 00:09 WIB

Kementerian PU Bangun 2 Puskesmas Darurat di Aceh, Jaga Layanan Kesehatan Pascabencana

Friday, 30 January 2026 - 20:13 WIB

Menteri Dody Pantau Penanganan Sungai Kuranji di Sumbar

Berita Terbaru

ilustrasi / foto ist

Olahraga

AVC Cup 2026: Timnas Voli Indonesia Siapkan 32 Pemain

Tuesday, 3 Feb 2026 - 20:35 WIB