Ciptakan Rasa Gembira pada Anak Selama Covid-19

Sunday, 4 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Penjelasan tentang Covid-19 perlu disampaikan pada masyarakat agar mereka memahami dan tidak terpapar virus corona.

Praktisi Keluarga dan Anak Dr. Seto Mulyadi, M.Psi mengatakan cara memberikan edukasi tentang Covid-19 tergantung pada usia anak.

Pada anak usia di bawah lima  tahun penjelasan itu bisa disampaikan dalam bentuk dongeng, gambar, atau bernyanyi. Sehingga pesan yang disampaikan relatif lebih mudah dipahami dengan kapasitas pemikiran anak.

Kak Seto, panggilan akrab Seto Mulyadi, mencontohkan bagaimana menyampaikan  informasi melawan virus corona menggunakan boneka komodo dan buaya. Komodo yang menggunakan masker memberitahukan kepada buaya tentang hidup menjalankan protokol kesehatan.

Sedangkan menyampaikan seputar Covid-19 pada anak remaja itu bisa dilakukan dengan diskusi sehingga terhindar dari penekanan.

“Cara yang mudah dan sederhana lama-lama anak akan memahami. Kalau remaja bisa dengan diskusi dengan menyajikan contoh-contoh hingga akhirnya anak mendapat pemahaman yang benar,” ujar Kak Seto dalam talkshow bertema “Mengajak Anak-anak Bergembira di Masa Pandemi” di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) Graha BNPB Jakarta pada Minggu (4/10) pagi.

Kak Seto yang juga Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) juga menyoroti soal anak berkebutuhan khusus. Ia menyarankan agar orang tua perlu memberikan ekstra khusus lagi terhadap mereka yang berkebutuhan khusus dalam  situasi serba prihatin ini.

Perhatian dan apresiasi orang tua, kata Kak Seto, perlu disampaikan pada anak guna meningkatkan rasa percaya diri. Selain itu anak tidak melulu dijejalkan dengan tuntutan akademisi.

“Buat anak gembira agar psikilogisnya positif selama pandemi Covid-19. Ini kekuatan untuk menangkal virus tetap optimis, gembira, dan ciptakan suasana menyenangkan,” jelas Kak Seto.

Penyanyi Anak-anak Anabelle Wiana mengatakan awal menjalani pembelajaran jarak jauh atau sekolah dari online terasa jenuh. Akan tetapi, setelah beberapa lama, akhirnya Anabelle bisa mengisi kekosongan waktu dengan menyalurkan hobinya.

See also  Gandeng Sekolah Adiwiyata, Pertamina Ajak Generasi Muda Pakai Energi Baru Terbarukan

“Awalnya memang jenuh tapi belakangan masa pandemi ini bisa mendekatkan saya lebih dekat dengan orang tua,” kata Anabelle.

Produser Musikal “Cerita dalam Lagu” Roedyanto, yang juga pemain bas Emerald BEX, mengatakan pihaknya melakukan perubahan dalam situasi pandemi dengan sesuatu yang  berbeda. Ia memberikan tantangan kepada anak-anak untuk menyanyikan lagu baru yang belum pernah didengar dan dinyanyikan sebelumnya.

Roedyanto menegaskan lagu anak yang beredar di masyarakat lebih banyak lagu slow. Sehingga dirinya bergerak dengan membuat lagu “Rindu Sekolah” dengan notasi dan nada berbeda.

“Itu yang berbeda. Saya tidak menyanyikan. Saya buat notasi dan saya lepas ke anak-anak. Hanya saya meminta anak-anak agar tetap senang-senang saja,” ujar Roedyanto.

Roedyanto pun berencana ke depan akan menggarap cerita dalam lagu mengangkat isu edukasi seputar Covid-19. Tujuannya agar pesan yang disampaikan bisa mudah diterima anak.

“Kami akan memberikan edukasi kepada anak tentang bagaimana menerapkan protokol kesehatan dalam bentuk cerita lagu,” ujarnya.

Berita Terkait

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional
Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu
Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat
Belajar dari BAIC, Iftitah: Kemajuan Industri Dibangun dari Investasi pada Manusia dan Teknologi
Senator Mirah: MotoGP Mandalika Harus Berkelanjutan, Dampak Ekonomi dan Peningkatan SDM Lokal Jadi Prioritas
BNI Dukung 24 UMKM Lokal Tampil di MotoGP Mandalika 2026

Berita Terkait

Friday, 16 October 2026 - 21:40 WIB

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan

Thursday, 15 October 2026 - 13:01 WIB

Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Thursday, 15 October 2026 - 12:57 WIB

Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu

Thursday, 15 October 2026 - 12:49 WIB

Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Wednesday, 14 October 2026 - 15:44 WIB

Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Saturday, 17 Oct 2026 - 18:22 WIB