Agar Kuat dan Berdaya Saing, Koperasi Harus Berubah Melakukan Inovasi Transformasi Digital

Monday, 5 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Koperasi bisa hidup dan tetap ada hingga saat ini, karena mampu beradaptasi dengan perubahan yang kian cepat. Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof. Rully Indrawan mengatakan, disaat pandemi Covid-19, koperasi didorong untuk lebih cepat dalam menghadapi perubahan dan perkembangan teknologi terkini, melalui transformasi digital

“Mengapa koperasi bisa hidup dan tetap ada di kehidupan masyarakat, karena koperasi mampu beradaptasi dengan perubahan pada lingjubgan strategisnya. Saat ini kita “dipaksa” oleh pandemi, untuk menyesuaikan lebih cepat dan progresif”, tegas Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof. Rully Indrawan, dalam webinar Sosialisasi Program Inovasi dan Transformasi Digital, di Jakarta, Senin (5/10/2020).

Hadir dalam webdinar tersebut, Staf Khusus Menkop UKM Fiki C Satari, Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo, Direktur Utama Smesco Indonesia Leonard Thesabrata.

Sekretaris KemenkopUKM menjelaskan, transformasi yang dilakukan oleh koperasi dengan layanan digital, terutama dalan melayani anggota hingga berhubungan dengan mitra bisnis. Menurutnya, layanan digital menjadi alternatif satu-satunya untuk mewujudkan koperasi yang kuat dan memiliki daya saing koperasi.

“Digital layanan bagi para mitra dan anggota harus memiliki karakter yang berbeda. Karena layanan bagi anggota harus mampu menyajikan tingkat partisipasi anggota,” katanya.

Meskipun upaya tersebut bukan hal yang mudah diterapkan karena kondisi koperasi maupun anggota antar daerah memiliki variasi yang tajam. Namun dengan semangat kebersamaan kita bisa saling sharing baik dari sisi teknis maupun implementasi. Pemerintah bisa menjadi mediator dan fasilitator yang menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah dengan melakukan transformasi digital serta inovasi di lingkungan koperasi.
Kebersamaan dan sharing informasi menjadi mudah saat ini karena lagi2 karena dukungan teknologi informasi.

“Pertemuan seperti ini mustahil dimasa lalu. Pertemuan dengan zoom youtube sekarang sederhana dan mudah. Kesimpulannya, koperasi harus hidup dengan kesadaran di lingkungan yang cepat berubah. Transformasi digital harus dilakukan suka dan tidak suka. Inovasi menjadi sangat penting. Koperasi harus jadi bagian penting perjalanan sejarah,” ujarnya.

See also  Kemendagri Minta Pemprov DKI Jakarta Dukung Pembangunan Rendah Karbon dan Buat Renaksi Penanggulangan Banjir

SeskemenkopUKM menjelaskan, KemenkopUKM akan mengakomodasi kebutuhan dan mendukung koperasi. Apalagi dalam Undang- Undang Cipta Kerja, koperasi masuk dalam klaster UMKM yang ditugasi untuk turut mendinamisasi usaha2 yang dilakukan oleh masyarakat. Rully berharap hal tersebut dapat memotivasi dan memberikan inspirasi yang berbeda dibanding di masa lalu yaitu membuat koperasi kuat dan berdaya saing dengan dukungan pemetintah yang bernuansa pemberdayaan”, tambahnya.

Sementara itu, Staf Khusus MenkopUKM Fiki C Satari mengatakan, koperasi di Indonesia harus bertransformasi dengan perubahan zaman. Menurutnya perubahan harus dimulai hari ini, untuk menjadi bagian dari sejarah.

“Kita perlukan sebuah gerakan.
Ingin pastikan menjadi bagian sejarah hari ini dan akan datang. Bagian yang diingat penerus mendatang. Kalau bukan hari ini kapan lagi. Bagaimana koperasi kita perubahan zaman. Yang menjadi abadi adalah perubahan,” kata Fiki.

Berita Terkait

Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos untuk Dorong Produktivitas Masyarakat
Hakim Kabulkan Pengalihan Status Tahanan Nadiem Jadi Tahanan Rumah
Tingkatkan Literasi Karantina, Kemendes Bakal Gandeng Barantin
GKR Hemas Peduli Lansia dan Penyandang Disabilitas
Pelantikan Pengurus PAN se-Jatim, Viva Yoga Ingatkan Soliditas Kader
Tinjau Sekolah Rakyat Cilacap, Menteri PU Pastikan Proyek Jalan Sesuai Target
Tuntaskan 100 Titik Edukasi, SMART 171 Luncurkan Buku dalam Milad 1 Dekade
Menkeu-Mendagri-MenPANRB Bahas ASN dan Keuangan Daerah

Berita Terkait

Tuesday, 12 May 2026 - 09:54 WIB

Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos untuk Dorong Produktivitas Masyarakat

Tuesday, 12 May 2026 - 09:40 WIB

Hakim Kabulkan Pengalihan Status Tahanan Nadiem Jadi Tahanan Rumah

Tuesday, 12 May 2026 - 06:32 WIB

Tingkatkan Literasi Karantina, Kemendes Bakal Gandeng Barantin

Monday, 11 May 2026 - 16:46 WIB

GKR Hemas Peduli Lansia dan Penyandang Disabilitas

Monday, 11 May 2026 - 09:11 WIB

Pelantikan Pengurus PAN se-Jatim, Viva Yoga Ingatkan Soliditas Kader

Berita Terbaru

foto istimewa

Nasional

Juri dan MC LCC Empat Pilar Dinonaktifkan, Setjen MPR Minta Maaf

Tuesday, 12 May 2026 - 18:34 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa /  foto ist

Ekonomi - Bisnis

Menkeu: Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan I-2026

Tuesday, 12 May 2026 - 18:19 WIB