Prabowo ke AS, Pakar: AS Mau Indonesia tak Jatuh ke China

Wednesday, 21 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SP/Ruht Semiono
Raker Komisi I Bahas Persoalan Natuna - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto  mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020). Rapat kerja tersebut membahas pengembangan kekuatan TNI, kapabilitas Bakamla, serta penguatan diplomasi di wilayah perairan Natuna.

SP/Ruht Semiono Raker Komisi I Bahas Persoalan Natuna - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020). Rapat kerja tersebut membahas pengembangan kekuatan TNI, kapabilitas Bakamla, serta penguatan diplomasi di wilayah perairan Natuna.

DAELPOS.com – Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, mengatakan, undangan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (Memhan AS) kepada Menhan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke AS harus dilihat sebagai strategi AS menghadapi China. Dia melihat, AS ingin agar Indonesia tidak jatuh dalam perangkap China.

“AS melihat hal ini karena kedekatan ekonomi Indonesia terhadap China. Dikhawatirkan ketergantungan ekonomi Indonesia terhadap China akan melemahkan prinsip kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas aktif,” ujar Hikmahanto saat dikonfirmasi, Rabu (21/10).

Menurut Hikmahanto, Indonesia diprediksi oleh AS akan jatuh ke tangan China dengan ketergantungan ekonominya dan mudah dikendalikan oleh Beijing. Padahal, kata dia, Indonesia adalah negara strategis dan memiliki peran yang sentral di kawasan Asia Pasifik, baik untuk AS maupun China.

Kemudian, dalam Buku Putih Departemen Pertahanan AS disebutkan, China berniat untuk membangun pangkalan militer di Indonesia. Karena itu pula Menhan AS mengundang Menhan Indonesia untuk memperkuat kerja sama pertahanan kedua negara.

“Tapi di balik kerja sama itu AS ingin agar Indonesia tidak jatuh dalam perangkap China,” jelas Rektor Universitas Jenderal Ahmad Yani tersebut.

Selain itu, Hikmahanto menerangkan, AS juga ingin memberi pesan kepada China. Pesan bahwa Indonesia berpihak kepada AS, terutama dalam ketegangan AS-China di Laut China Selatan. Dia menilai, dalam konteks itu Menhan Indonesia harus tetap berngkat ke AS untuk menghadiri undangan Menhan AS.

“Keberangkatannya untuk menegaskan bahwa Indonesia bersahabat dengan siapapun negara,” terang Hikmahanto.

Kunjungan Menhan Indonesia ke Washington DC, AS guna memenuhi undangan mitranya, Menhan AS, Mark Esper, dikabarkan berlangsung hangat dan produktif. Hal ini menunjukkan kedekatan dan arti penting kerja sama bilateral RI-AS, khususnya di bidang pertahanan dan keamanan yang menjadi salah satu pilar hubungan bilateral kedua negara.

See also  Pemerintah Tempuh Langkah Hukum Kasus Pengadaan Satelit 123 BT

Menurut KBRI Washington DC, kunjungan Menhan Prabowo dan delegasi ke Pentagon, yang notabene adalah markas besar tentara AS dijamu dalam acara santap siang. Kunjungan itu juga dihadiri oleh Dubes RI untuk AS Muhammad Lutfi dan Atase Pertahanan KBRI Washington DC, Marsekal Pertama Age Wiraksono.

Lawatan resmi ini merupakan bagian dari diplomasi pertahanan yang secara aktif dijalankan oleh Menhan RI dengan mitranya dari berbagai negara, termasuk AS yang merupakan salah satu mitra strategis RI. Selain berbagi pandangan mengenai keamanan regional, prioritas pertahanan bilateral, dan akuisisi pertahanan, kedua Menhan secara khusus membahas mengenai upaya meningkatkan kegiatan kerja sama militer dan keamanan maritim.

Prabowo juga mengapresiasi dukungan AS dalam upaya memodernisasi alutsista Indonesia. Kunjungan Menhan Prabowo tercatat telah menghasilkan sejumlah kesepakatan penting. Antara lain terkait kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan untuk taruna/kadet TNI di berbagai lembaga pendidikan militer di AS.

Selain itu, kedua Menhan sepakat untuk bekerja sama dalam rangka melakukan repatriasi jenazah tentara AS yang hilang di Indonesia selama Perang Dunia II. Di akhir pertemuan, Prabowo menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah AS atas bantuan ventilator untuk penanganan Covid-19 di Indonesia. []

Berita Terkait

Husein Fadlulloh di PUI: Tata Kelola Pemerintah yang Baik Bukan Kememewahan
Kementerian Investasi dan Hilirisasi Minta Semua Pihak Jaga Iklim Investasi
Mendes Yandri Resmikan SPPG Pertama yang Dikelola BUM Desa
Pertemuan ke 26 General Committee PUIC Resmi Dibuka Puan Maharani
Jurus Kemenperin Bikin Industri Rendang Semakin Nendang
DPR RI Dukung Pemberdayaan Pemuda, Perlindungan Lingkungan, dan Konservasi Air dalam Sidang Ekonomi PUIC-19
Sidang PUIC-19 Dibuka dengan Komitmen Dukungan Terhadap Kemerdekaan Palestina
Angkat Isu Perempuan dan Palestina di Sidang PUIC ke-19, DPR Disebut Bisa Berbagi Pengalaman ke Negara OKI

Berita Terkait

Thursday, 15 May 2025 - 12:57 WIB

Husein Fadlulloh di PUI: Tata Kelola Pemerintah yang Baik Bukan Kememewahan

Wednesday, 14 May 2025 - 19:11 WIB

Mendes Yandri Resmikan SPPG Pertama yang Dikelola BUM Desa

Wednesday, 14 May 2025 - 14:16 WIB

Pertemuan ke 26 General Committee PUIC Resmi Dibuka Puan Maharani

Wednesday, 14 May 2025 - 13:53 WIB

Jurus Kemenperin Bikin Industri Rendang Semakin Nendang

Tuesday, 13 May 2025 - 15:57 WIB

DPR RI Dukung Pemberdayaan Pemuda, Perlindungan Lingkungan, dan Konservasi Air dalam Sidang Ekonomi PUIC-19

Berita Terbaru