Kementerian PUPR Siapkan Penananam Pohon Bernilai Ekonomis di Sabuk Hijau Bendungan

Saturday, 7 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rayat (PUPR) akan memanfaatkan area sabuk hijau (greenbelt), diantaranya pada Bendungan Gondang dan Bendungan Serbaguna Wonogiri untuk ditanami berbagai jenis pohon bernilai ekonomis yang dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Kegiatan penanaman pohon di area sabuk hijau bendungan merupakan salah satu upaya untuk mengajak masyarakat berperan aktif pada konservasi alam sekaligus pengembangan potensi ekonomi lokal di sekitar bendungan tanpa mengganggu fungsi utama bendungan sebagai tampungan air,” kata Menteri Basuki.

Staf Ahli Menteri PUPR (SAMPU) Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Sudhirman mengatakan, Bapak Menteri PUPR meminta kepada Balai-balai di lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air untuk melaksanakan program penghijauan di seluruh bendungan,” katanya saat meninjau kawasan sabuk Hijau di Bendungan Gondang dan Bendungan Serbaguna Wonogiri, Jumat (6/11/2020).

Sudhirman menegaskan kembali bahwa Menteri Basuki menginstruksikan agar dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur, baik jalan tol maupun bendungan, selalu berlandaskan prinsip-prinsip pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Untuk itu, kawasan bendungan harus ditata dan memiliki area sabuk hijau yang memadai dengan melakukan penanaman pohon yang disesuaikan dengan struktur tanah,” terangnya.

Pelaksanaan penanaman pohon ini akan melibatkan Ikatan Purnabhakti Kementerian Pekerjaan Umum (IPPU) dan kelompok masyarakat setempat. Penanaman pohon tersebut akan dilakukan secara serentak pada seluruh bendungan di Indonesia dalam rangka memperingati Hari Bhakti PU ke -75 pada tanggal 3 Desember 2020 mendatang.

Luas area sabuk hijau (greenbelt) untuk Bendungan Gondang adalah 18,60 Ha yang telah ditanam sejak tahun 2017 – 2019 sebanyak 450 pohon dari jenis durian, mangga, kelengkeng dan jambu. Pada tahun 2020 ini akan ditanami lagi sebanyak 780 pohon serupa.

See also  Kemendes PDTT Raih Penghargaan Pendorong Perubahan Terbaik

Bendungan Gondang yang dibangun Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Ditjen Sumber Daya Air memiliki kapasitas tampung 9,15 juta m3 dan luas genangan 43,86 Ha. Bendungan ini dapat menyuplai air bagi daerah irigasi seluas 4.680 Ha di Kabupaten Karanganyar dan Sragen.

Bendungan Gondang juga menjadi sumber air baku bagi Kabupaten Karanganyar dan Sragen masing-masing sebesar 100 liter/detik, mereduksi debit banjir sebesar 8% dari semula 503 m3/detik turun menjadi 462 m3/detik, konservasi air (ground water recharge), destinasi wisata, sebagai kawasan konservasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Garuda. Pembangunan dilakukan sejak tahun 2014 hingga 2019 dengan anggaran Rp 657 miliar dan kontraktor pelaksana PT Waskita Karya.

Sementara itu, penghijauan di Bendungan Serbaguna Wonogiri akan dilakukan di area sabuk hijau (greenbelt) seluas 1.653 ha dengan cakupan wilayah meliputi 7 (tujuh) kecamatan diantaranya Kecamatan Wonogiri, Wuryantoro, Eromoko, Giriwoyo, Baturetno, Nguntoronadi, dan Ngadirojo.

Pada tahun 2013 Perum Jasa Tirta 1 pernah melaksanakan penanaman pohon, seperti tanaman jati, akasia, mahoni, trambesi, sengon, petai cina, rikida, flamboyan, sono gliriside, johar, turi, mangga, sirsak, dan jambu mete. Program ini akan dilanjutkan di tahun 2020 dengan pohon serupa.

Bendungan Serbaguna Wonogiri atau yang lebih dikenal dengan sebutan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri dibangun dari tahun 1976 sampai dengan tahun 1981 berlokasi 7 Km arah selatan Kota Wonogiri memiliki manfaat sebagai penyediaan air irigasi untuk kurang lebih 23.600 ha di daerah Kabupaten Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, dan Sragen. Selain itu juga memiliki manfaat sebagai penyediaan tenaga listrik untuk daerah Kabupaten Wonogiri dengan kapasitas maksimum 12,4 MW dan objek pariwisata. (*)

Berita Terkait

Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri
Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal
Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu
KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional
BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara
Hutama Karya Catat Lebih dari 900 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila
Kementerian PU Percepat Pelaksanaan Program Prioritas Presiden, Pastikan Berjalan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu

Berita Terkait

Monday, 8 June 2026 - 09:20 WIB

Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Sunday, 7 June 2026 - 18:16 WIB

Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal

Saturday, 6 June 2026 - 20:46 WIB

Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu

Friday, 5 June 2026 - 01:49 WIB

KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional

Thursday, 4 June 2026 - 16:01 WIB

BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Utama

Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia

Tuesday, 9 Jun 2026 - 00:31 WIB

Berita Utama

Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah

Tuesday, 9 Jun 2026 - 00:29 WIB

foto ist

News

Shin Tae-yong Resmi Latih Persija

Monday, 8 Jun 2026 - 17:02 WIB

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

Dolar Tembus Rp18.000, Omzet Warteg Anjlok hingga 50 Persen

Monday, 8 Jun 2026 - 16:57 WIB