Duha Syariah Gandeng Kowargi Bantu Permodalan Warung Kecil

Tuesday, 17 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – KOPERASI Konsumen Kowargi Sejahtera Indonesia (Kowargi) bersinergi dengan lembaga pembiayaan Duha Madani Syariah dan PT Satoe Juara Nusantara (SJN) membantu warung-warung kecil anggota Kowargi di bidang permodalan, pendampingan sekaligus pembinaan. Ini dilakukan guna membangkitkan kembali warung-warung di desa yang kini semakin terpinggirkan akibat dampak maraknya mini market modern, seperti Alfamart dan Indomart.

Ketua Umum Kowargi, Mohammad Amir BS mengatakan, dalam kerja sama tersebut, pihak Duha Syariah menyiapkan dana untuk pembelian atau pengadaan sejumlah kebutuhan bahan pokok di warung-warung desa tersebut. Sementara pihak Kowargi sebagai pihak yang melakukan pembinaan dan pendampingan warung-warung yang menjadi anggotanya.


“Sedangkan PT SJN sebagai pihak yang menyediakan atau mensuplay kebutuhan pokok sekaligus mendistribusikan ke warung-warung tersebut untuk dijual kepada masyarakat,” kata dia saat acara Kerja Sama Strategis antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan KDS Juara Konsorsium (Kowargi, PT Duha Madani Syariah dan PT Satoe Juara Nusantara)  bertajuk “Mendorong 20.000 Warung Kecil Dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Dayehkolot, Bandung, Jawa Barat, Senin (16/11/2020).

Amir menambahkan, pada tahap awal warung-warung yang menjadi anggota Kowargi berada di Jawa Barat.

Amir menambahkan, saat ini di Kabupaten Bandung Barat, 1 kecamatan sudah sebanyak 820 warung menjadi anggota Kowargi, dan ditargetkan hingga kuartal 1 tahun 2021 sudah mencapai 1000 warung, atau per desa 100 warung.

Dia berharap dengan pembiayaan dari Duha Syariah ini warung-warung kecil di desa yang selama ini yang diibaratkan ‘hidup enggan mati tak mau’ ini bisa bangkit dan berkembang, sehingga bisa membangkitkan perekonomian di desa.

Direktur Duha Madani Syariah, Chairul Alam mengatakan, khusus di Kabupaten Bandung Barat ini, Duha Syariah menargetkan sebanyak 20.000 warung desa bisa dibantu atau dibiayai. “Kami hingga kuartal pertama 2021, pihak Doha Syariah, telah menyiapkan dana sebesar Rp20 miliar rupiah untuk 20 ribu warung tersebut atau 1 warung Rp 1 juta,” tambahnya.

See also  Penutupan Orientasi CPNS Kementerian PUPR Formasi 2021, Menteri Basuki Tekankan Pembentukan Karakter Menjadi Insan PUPR

Dalam pembiayaan tersebut, kata dia, pihak warung tidak dikenakan biaya apapun termasuk bunga. Keuntungan atau selisih harga penjualan menjadi hak pihak warung.

Sementara yang didapat Duha Syariah, Kowargi, dan PT SJN adalah margin dari pabrik ke warung yang besarnya sekitar 16 persen.

//Harga Lebih Murah//

Dalam kesempatan sama, Direktur PT SJN, Jaenal mengatakan, pihak PT SJN mendapatkan kebutuhan pokok langsung dari produsen, sehingga harganya lebih murah. “Kebutuhan pokok yang kami suplai ke warung-warung harganya lebih murah 10 hingga 15 persen dibanding harga di ritel modern,” katanya.

Kebutuhan pokok yang disuplai ke warung-warung desa di antaranya berupa beras, minyak, garam, cireng tuna, gula dan lainnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Perikanan dan Peternakan Kemenkop dan UKM, Budi Mustopo mengapresiasi upaya yang dilakukan Kowargi, Duha Syariah dan PT SJN. Melalui kerja sama strategis ini diharapkan mampu membangkitkan kembali warung-warung kecil di desan.

Selain itu, lanjutnya, dengan model seperti itu akan terjadi kemandirian ekonomi desa dan dapat membuka peluang produk-produk lokal, karena bahan kebutuhan pokok yang disuplai ke warung-warung berasal daerah itu sendiri.

“Kami juga berharap, model yang dikembangkan Kowargi, Duha Syariah, dan PRT SJN ini bisa dikembangkan ke daerah-daerah lain,” pungkasnya.

Berita Terkait

Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran
Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga
Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik
Anggaran Kementerian PU Diwujudkan Jadi Layanan Infrastruktur Berkualitas bagi Masyarakat
Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou
Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis
Hutama Karya Catatkan 10 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek MRT Jakarta Fase 2 CP203
Mendes Kukuhkan 200 Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia Kirim ke Jepang

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 22:03 WIB

Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran

Saturday, 13 June 2026 - 21:56 WIB

Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga

Saturday, 13 June 2026 - 09:56 WIB

Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik

Saturday, 13 June 2026 - 09:49 WIB

Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou

Thursday, 11 June 2026 - 16:21 WIB

Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis

Berita Terbaru

Nasional

Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga

Saturday, 13 Jun 2026 - 21:56 WIB

Berita Terbaru

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa

Saturday, 13 Jun 2026 - 12:14 WIB