MenkopUKM Apresiasi Pelatihan Vokasional Kopi Untuk Tingkatkan Kualitas SDM

Wednesday, 9 December 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menegaskan, konsumsi kopi di dalam negeri dan global, makin meningkat. Untuk itu, sangat dibutuhkan adanya sumber daya manusia (SDM) dan talenta vokasional kopi.

“Angka konsumsi dalam negeri ini, dipadukan dengan konsumsi global yang terus meningkat, mengindikasikan bahwa kebutuhan akan SDM dan talenta menjadi semakin tidak terhindarkan. Hal tersebut menggarisbawahi krusialnya program pelatihan vokasional kopi,” tegas MenkopUKM, Teten Masduki dalam Talking Point Closing Program Vocational Coffee Training Kopling @Olveh, Selasa (8/12/ 2020).

Hadir Founder Kopling @Olveh Lin Chi Wei, Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono, Deputi IV Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Rudy Salahuddin, Presiden Direktur KT and G Indonesia Suh Sukhyun, Wakil Direktur KT and G Korea Kim Gyoung Dong.

Menurut Teten, kerjasama antara pemerintah dengan pelaku usaha kopi dinilai sangat tepat, untuk mencetak SDM yang unggul, khususnya dalam hal vokasional kopi.
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya sekaligus mengucapkan selamat kepada Kopling at Olveh, KT and G dan Kemenko Bidang Perekonomian yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan ini. Bentuk-bentuk kolaborasi semacam ini perlu terus kita glorifikasi, sembari kita hadirkan di sektor-sektor usaha lainnya,” katanya.

Teten mengaku sangat antusias jika berdiskusi tentang kopi. Apalagi katanya, di Indonesia kopi sendiri memang merupakan sebuah komoditas yang sulit dipisahkan dari keseharian. Menurut MenkopUKM, saat ini produksi kopi di Indonesia terus menunjukkan tren meningkat, meski fluktuatif. Setidaknya 729 ribu ton produksi kopi Indonesia diproduksi oleh 94,5% pengusaha kopi perkebunan rakyat.

“Menariknya sejumlah 335 ribu ton merupakan angka konsumsi nasional 2019 dan diprediksi mencapai hampir 50% yaitu 353,9 ribu di tahun 2020,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pademi Covid-19 berdampak pada seluruh lini, termasuk UMKM. Namun, tidak sedikit pula ada UMKM yang dapat bertahan bahkan tumbuh di tengah pandemi. Mereka yang bertahan kata Teten adalah UMKM yang melakukan inovasi dengan beradaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen, masuk ke dalam ekosistem digital serta secara konsisten meningkatkan kualitas SDM.

See also  Program Transmigrasi Terbukti Mampu Bentuk Pusat Pemerintahan Baru

“Tahun 2020 ini, kita merasakan betul bagaimana sebuah pandemi berdampak bagi keseluruhan lini usaha termasuk UMKM yang merupakan 99,9% populasi usaha Indonesia, penyumbang 60% PDB nasional dan 14,17% ekspor nasional. Mereka yang bertahan adalah UMKM yang melakukan inovasi dengan beradaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen, masuk ke dalam ekosistem digital serta secara konsisten meningkatkan kualitas SDM,” tambahnya.

Menurut MenkopUKM, bentuk pelatihan daring yang digelar oleh Kopling at Olveh sangat relevan dalam kondisi pandemi ini. Tidak hanya dihadiri oleh petani kopi di beberapa wilayah di pulau Jawa, pelatihan daring Kopling at Olveh juga diikuti oleh tenaga pengajar dari SMK PPN Tanjungsari Sumedang, SMKN 57 Jakarta dan SMKN 1 Ulu Pungkut Mandailing Natal.

“Ke depan saya tentu berharap program ini dapat hadir kembali, dengan skala acara dan dampak yang lebih luas. Menyertakan tidak hanya rekan-rekan petani kopi, barista namun juga mereka yang terlibat dalam rantai pasok. Melibatkan institusi pendidikan yang lebih luas sehingga kita tidak hanya meningkatkan kapasitas UMKM saat ini, tetapi juga mempersiapkan Future SMEs atau UMKM masa depan,” kata MenkopUKM.

Program KemenkopUKM

Menteri Teten menegaskan, KemenkopUKM dalam upaya mempersiapkan Future SMEs, atau UMKM Masa Depan, KemenkopUKM mempersiapkan 4 pilar sebagai tahapan program yang berkelanjutan dan saling memperkuat, antara lain: peningkatan kapasitas sdm dan literasi digital dari para pelaku umkm, perbaikan proses bisnis, perluasan akses pasar dan penciptaan local heroes UMKM.

Ia menegaskan, program pelatihan vokasi ini dapat berdampak langsung kepada UMKM dan masyarakat khususnya karena sangat sejalan dengan pilar program peningkatan kapasitas SDM.

“Saya percaya program pelatihan vokasi ini dapat berdampak langsung kepada UMKM dan masyarakat khususnya karena sangat sejalan dengan pilar program “Peningkatan Kapasitas SDM” yang saya sebutkan sebelumnya. Dan bukan tidak mungkin dapat dilanjutkan dengan pilar “Perbaikan Proses Bisnis” khususnya terkait aspek rumah produksi bersama/factory sharing dan korporatisasi koperasi,” mengakhiri.

Berita Terkait

Akhir Penantian 22 Tahun, RUU PPRT Disahkan Hari Ini
PT Pelayaran Bahtera Adhiguna Gandeng BRIN Untuk Tingkatkan Optimalisasi Budidaya Anggur Laut
IPB Skors 16 Mahasiswa FTT Terkait Kasus Pelecehan Seksual di Grup Chat
Rakor Percepatan KDKMP, Mendes Yandri Minta Kepala Desa dan Pengurus KDKMP Dilibatkan Saat Beroperasi
Menteri PANRB Buka Pameran “Kartini Masa Kini”, Soroti Jejak dan Karya Fotografi
Dapur MBG Kelar! Kementerian PU Dorong Layanan Gizi dan Infrastruktur di Wilayah Perbatasan
Mendes Yandri Ajak Setiap Ormas Punya Desa Binaan
Konektivitas Mayoritas Pulih, Kementerian PU Kebut Perbaikan Dampak Bencana Sumatera Hingga Pelosok

Berita Terkait

Tuesday, 21 April 2026 - 18:30 WIB

Akhir Penantian 22 Tahun, RUU PPRT Disahkan Hari Ini

Monday, 20 April 2026 - 20:43 WIB

PT Pelayaran Bahtera Adhiguna Gandeng BRIN Untuk Tingkatkan Optimalisasi Budidaya Anggur Laut

Monday, 20 April 2026 - 18:27 WIB

IPB Skors 16 Mahasiswa FTT Terkait Kasus Pelecehan Seksual di Grup Chat

Monday, 20 April 2026 - 17:56 WIB

Rakor Percepatan KDKMP, Mendes Yandri Minta Kepala Desa dan Pengurus KDKMP Dilibatkan Saat Beroperasi

Monday, 20 April 2026 - 13:48 WIB

Menteri PANRB Buka Pameran “Kartini Masa Kini”, Soroti Jejak dan Karya Fotografi

Berita Terbaru

TelkomGroup meraih tiga penghargaan pada ajang Apresiasi Konektivitas Digital 2026.

Ekonomi - Bisnis

TelkomGroup Borong Tiga Penghargaan Apresiasi Konektivitas Digital 2026

Tuesday, 21 Apr 2026 - 18:35 WIB

foto ist

Nasional

Akhir Penantian 22 Tahun, RUU PPRT Disahkan Hari Ini

Tuesday, 21 Apr 2026 - 18:30 WIB