Kemendagri Apresiasi Capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) DKI Jakarta Tahun 2020

Tuesday, 22 December 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengapresiasi capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) DKI Jakarta Tahun 2020 yang melebihi rata-rata nasional. Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Muhammad Hudori dalam Musrenbang Perubahan RPJMD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2017-2022 secara virtual, Selasa (22/12/20).

“Saya mengucapkan terima kasih, apresiasi yang tinggi kepada Pak Gubernur bahwa IPM Provinsi DKI Jakarta Tahun 2020 ini sebesar 80,77. Artinya, kalau kita lihat DKI ini menduduki ranking tertinggi di Indonesia, artinya ini juga berada di atas rata-rata nasional, yaitu di sekitar 71,94,” kata Hudori.

Hudori menyebutkan tiga faktor penting penentu kualitas hidup masyarat di DKI Jakarta yang tergolong baik, yang menyumbang angka IPM tertinggi di Indonesia itu. “Kalau bicara soal IPM ini ada 3 hal yang harus diperhatikan untuk kualitas hidup masyarakat di DKI Jakarta yang tergolong sangat baik, biasanya umur panjang dan hidup sehat, dari sisi pengetahuan, dan standar hidup layak,” ujarnya.

Ia juga meminta jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memeprtahankan, bahkan meningkatkan capaian tersebut, dengan menambahkan beberapa catatan, terutama untuk perubahan RPJMN ke depan. “Apresiasi ini perlu dipertahankan terus oleh Pemerintah DKI, mudah-mudahan juga ke depan dan seterusnya ini menduduki ranking yang pertama,” imbuhnya.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengukur capaian pembangunan manusia berbasis sejumlah komponen dasar kualitas hidup, seperti umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak. IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia yang menentukan peringkat atau level pembangunan suatu wilayah. Bagi Indonesia, IPM merupakan data strategis karena selain sebagai ukuran kinerja pemerintah, IPM juga digunakan sebagai salah satu alokator penentuan Dana Alokasi Umum (DAU).

See also  IPA 2024: Dirut Pertamina Beberkan Strategi Jaga Ketahanan Energi dan Kelestarian Lingkungan

Berita Terkait

UMKM Jakarta Bidik Pasar Global di ISEF 2026, Potensi Bisnis Capai Rp4,4 Miliar
Pramono Dorong Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pemprov DKI Usulkan Modal Dasar Bank Jakarta Naik Jadi Rp26 Triliun
31 Bangunan Terdampak, Warga Kapuk Mulai Angkat Kaki
Blok M Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2029
Pramono Tinjau Mal Pelayanan Publik, Pastikan Layanan Investasi Tak Berbelit
Bansos KAJ, KLJ, dan KPDJ September Mulai Dicairkan
Soal Desil KJP-KJMU, Pramono: Itu Kewenangan Pusat

Berita Terkait

Saturday, 17 October 2026 - 18:14 WIB

UMKM Jakarta Bidik Pasar Global di ISEF 2026, Potensi Bisnis Capai Rp4,4 Miliar

Tuesday, 13 October 2026 - 16:08 WIB

Pramono Dorong Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Sunday, 11 October 2026 - 18:26 WIB

Pemprov DKI Usulkan Modal Dasar Bank Jakarta Naik Jadi Rp26 Triliun

Saturday, 10 October 2026 - 20:08 WIB

31 Bangunan Terdampak, Warga Kapuk Mulai Angkat Kaki

Tuesday, 6 October 2026 - 19:35 WIB

Blok M Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2029

Berita Terbaru