Kementerian PUPR dan Pemerintah Jepang Lakukan Sharing Knowledge Mengenai Pengembangan SDM Konstruksi Berkualitas

Thursday, 11 February 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT) Jepang melakukan sharing knowledge mengenai pengembangan sumber daya manusia (SDM) konstruksi berkualitas. Pembahasan ini dilakukan melalui Pertemuan Tingkat Tinggi Pembangunan Infrastruktur ke-7 (The Seventh High Level Meeting on Infrastructure Development) yang dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah dan Wamen MLIT Kunihiro Yamada melalui telekonferensi, Rabu (10/2/2021).

“Meskipun terhalang Pandemi COVID-19 dan hanya bertemu secara daring, saya harap hal ini tidak akan menghalangi kita dalam berdiskusi dan saling belajar bagaimana di antara kita mengatasi berbagai masalah infrastruktur terutama pada masa pandemi ini. Salah satu tantangan terbesar Indonesia adalah pembangunan infrastruktur berkualitas dan andal sebagaimana diarahkan Presiden Joko Widodo,” kata Fatah.

Pada sharing knowledge kali ini, Fatah mengatakan Kementerian PUPR telah melakukan sejumlah langkah guna mendukung pembangunan infrastruktur berkualitas. Pertama, restrukturisasi organisasi dengan membentuk unit-unit baru terkait pembinaan keteknikan di bidang konstruksi. Kedua, dalam memenuhi SDM konstruksi yang berkualitas Kementerian PUPR mengembangkan Politeknik Pekerjaan Umum (PU) sejak 2019.

Pengembangan SDM unggul merupakan salah satu visi Presiden Joko Widodo bersama Wapres Maruf Amin untuk 2020-2024. Sejalan dengan kebijakan Presiden tersebut, Politeknik PU melaksanakan tiga program yakni training vokasional, sekolah vokasional dan Program Magister Super Spesialis yang bekerja sama dengan empat perguruan tinggi.

Training vokasional dilakukan dengan memanfaatkan teknologi yang ada untuk pengembangan knowledge management dan job training. Training vokasional dilakukan baik dengan metode blended learning, full e-learning dan sertifikasi.

Sekolah vokasional merupakan program pendidikan formal diploma tiga untuk menghasilkan tenaga konstruksi ahli madya. Politeknik PU membuka tiga program studi yakni prodi konstruksi bangunan gedung, prodi konstruksi bangunan air dan konstruksi jalan dan jembatan. Masing-masing prodi menerima 50 mahasiswa.

See also  Wujudkan Renstra Tepat Sasaran, Kementerian PANRB Libatkan Pakar Profesional

Sementara Program Magister Super Spesialis terdiri dari 11 prodi yang bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponegoro dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember. “Program magister ini dirancang secara khusus dengan tujuan mencetak SDM yang mampu memecahkan masalah. Berbeda dari program magister biasa, program ini berlangsung 18 bulan, yaitu 6 bulan di kelas dan 12 bulan lainnya bekerja di lapangan,” tambah Fatah.

Sementarapihak MLIT menyampaikan saat ini di Jepang sebanyak 45,5% engineer profesional bekerja di bidang konstruksi. Seorang engineer profesional di Jepang adalah seseorang yang terdaftar di bawah Professional Engineer Act.

Dalam pertemuan ini juga dibahas mengenai Peningkatan Bendungan di Indonesia yang direncanakan dilakukan di empat bendungan yakni Bendungan Sutami di Jawa Timur, Bendungan Bili Bili Sulawesi Selatan, Bendungan Kedung Ombo di Jawa Tengah dan Waduk Kaskade Citarum. Secara keseluruhan peningkatan bendungan meliputi peningkatan kapasitas, transfer kapasitas, perluasan spillway dan perpanjangan umur bendungan.

Wamen MLIT Kunihiro Yamada mengharapkan pertemuan ini dapat dijadikan ajang bertukar pendapat dan ilmu dalam penataan infrastruktur yang berkualitas tinggi antara Indonesia dengan Jepang.

Turut hadir dalam pertemuan ini Kepala BPSDM Sugiyartanto, Sekretaris BPIW Iwan Nurwanto, Kepala Biro Perencanaan Anggaran dan KLN Rachman Arief Dienaputra, Direktur Politeknik PU Indriatmo Soekarno dan Wakil Direktur Politeknik PU Masrianto. (*)

Berita Terkait

Bersihkan RSUD Terdampak Bencana, Kementerian PU Siapkan 2 Puskesmas Relokasi di Aceh
Kementerian PU Siapkan Penanganan Permanen 6 Jembatan dan 28 Titik Longsor di Aceh
Arus Padat, Contraflow Diterapkan di Tol Jakarta–Cikampek
Rumah Hunian Danantara Hadir di Aceh Timur, Hutama Karya Kembali Dukung Pembangunan Huntara
Astra Dukung Peringatan Hari Desa Nasional 2026 untuk Memperkuat Pembangunan Desa
Kementerian PU Percepat Pemulihan Akses Padang–Bukittinggi yang Terdampak Longsor
Prabowo Resmikan Program Sekolah Rakyat, Hutama Karya Bangun di 5 Provinsi
Kementerian PU Lakukan Identifikasi dan Siagakan Alat Berat Tangani Banjir Sungai di Maluku Utara

Berita Terkait

Saturday, 17 January 2026 - 18:47 WIB

Bersihkan RSUD Terdampak Bencana, Kementerian PU Siapkan 2 Puskesmas Relokasi di Aceh

Saturday, 17 January 2026 - 01:18 WIB

Kementerian PU Siapkan Penanganan Permanen 6 Jembatan dan 28 Titik Longsor di Aceh

Friday, 16 January 2026 - 13:00 WIB

Arus Padat, Contraflow Diterapkan di Tol Jakarta–Cikampek

Friday, 16 January 2026 - 09:49 WIB

Rumah Hunian Danantara Hadir di Aceh Timur, Hutama Karya Kembali Dukung Pembangunan Huntara

Thursday, 15 January 2026 - 18:51 WIB

Astra Dukung Peringatan Hari Desa Nasional 2026 untuk Memperkuat Pembangunan Desa

Berita Terbaru

Olahraga

Kejutan, Samator Ungguli Medan Falcons Tirta Bhagasasi

Sunday, 18 Jan 2026 - 12:08 WIB