Lembaga Penyiaran Beperan Mengedukasi Masyarakat Mematuhi Protokol Kesehatan

Friday, 26 February 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto Ilustrasi / Net

foto Ilustrasi / Net

DAELPOS.com – Lembaga penyiaran dinilai turut serta mengedukasi masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai program tayangan yang disiarkan oleh lembaga penyiaran. Untuk itu Satgas Penanganan Covid-19 berkoordinasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terkait hal ini. 

“Untuk memastikan penyelenggara penyiaran mematuhi protokol kesehatan dalam setiap program yang ditayangkan kepada masyarakat,” jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Kamis (25/2/2021) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden. 

Ia menambahkan, salah satu hal yang ditekankan, ialah pemakaian face Shield dan masker, terutama pada program-program yang melibatkan lebih dari 2 orang. Hal ini menimbang bahwa berbagai program televisi memiliki jumlah penonton yang cukup banyak. Sehingga diharapkan para penyelenggara penyiaran dapat memberikan contoh yang baik dalam menjalankan protokol kesehatan sehingga dapat diikuti penontonnya. 

Dan dari hasil koordinasi, Wiku mengkonfirmasi bahwa para pelaku sektor media berkomitmen mendukung pelaksanaan protokol kesehatan. Baik dalam tayangan sinetron, reality show, variety show, ajang pencarian bakat, host berita dan talkshow. Dan langkah yang dilakukan Satgas dalam waktu dekat ialah membentuk tim perumus standar operasional prosedur (SOP) teknis yang juga melibatkan wakil dari Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Nasional Indonesia (ATVNI) dan KPI. 

Disamping itu, Wiku menegaskan bahwa pemerintah pada prinsipnya menjamin kebebasan dalam menyampaikan opini terkait apapun, termasuk upaya pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19. Namun ia berpesan agar masyarakat bertanggungjawab atas opini yang disampaikan. 

Selain itu, dalam menyampaikan opini hendaknya masyarakat juga harus menghormati kerja keras pihak-pihak yang telah melakukan penanganan pandemi Covid-19 di lapangan. Masyarakat diminta menghindari menyampaikan opini  yang berpotensi menimbulkan polemik dan merugikan berbagai pihak. 

See also  Hadapi Perekonomian 2023, Sri Mulyani: Optimistis Tapi Tetap Waspada

“Beropini lah secara bijak dan hargai kerja keras seluruh pihak yang telah berupaya menangani pandemi Covid-19. Terimakasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan kritik dan saran, Satgas sangat menghargai masukannya dan kami jadikan sebagai bahan evaluasi melakukan perbaikan penanganan Covid-19 kedepannya,” pungkas Wiku.  

Berita Terkait

Kementerian PU Lakukan Penanganan Darurat di Ketanggungan Brebes, Siapkan Langkah Lanjutan
Menkeu Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu
UIN Jakarta Tembus 29 Dunia, Kampus Islam Makin Diakui Global
2,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Diskon Tol 30% Kembali Berlaku
Genjot Hilirisasi, Pemerintah Kejar Ketahanan Energi Nasional
Program Mudik ke Jakarta Tembus Rp21 Triliun, Pramono Optimistis Terus Naik
Arus Balik Lebaran 2026, Trafik JTTS Tembus 257 Ribu Kendaraan
Warga Padati Istana, Antusias Bertemu Prabowo di Gelar Griya

Berita Terkait

Saturday, 28 March 2026 - 00:30 WIB

Kementerian PU Lakukan Penanganan Darurat di Ketanggungan Brebes, Siapkan Langkah Lanjutan

Friday, 27 March 2026 - 13:05 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu

Friday, 27 March 2026 - 09:41 WIB

UIN Jakarta Tembus 29 Dunia, Kampus Islam Makin Diakui Global

Thursday, 26 March 2026 - 17:01 WIB

2,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Diskon Tol 30% Kembali Berlaku

Thursday, 26 March 2026 - 13:33 WIB

Genjot Hilirisasi, Pemerintah Kejar Ketahanan Energi Nasional

Berita Terbaru

Megapolitan

Pramono Dukung Hunian Baru untuk Warga Bantaran Rel

Saturday, 28 Mar 2026 - 11:25 WIB